Apa Itu Dogecoin (DOGE)?

January 10, 2022
Combined Shape 2
4 Menit
Bagikan
Gambar Apa Itu Dogecoin (DOGE)?
Reading Time: 4 minutes

Dogecoin (DOGE) adalah salah satu cryptocurrency yang disebut sebagai memecoin karena dibuat hanya dengan tujuan parodi, lengkap dengan logo anjing Shiba inu ‘doge’ yang sempat viral di internet. Ia adalah memecoin pertama yang dibuat dalam dunia kripto. Dogecoin sendiri diluncurkan pada Desember 2013 sebagai candaan bagi komunitas kripto yang pada saat itu sangat terbatas. Artikel ini akan membahas lengkap tentang apa itu Dogecoin dan mengapa ia bisa populer sampai sekarang.

Definisi Dogecoin

Dogecoin adalah sebuah memecoin yang merupakan fork atau percabangan dari Litecoin. Koin ini lahir di masa banyak pengembang baru mulai mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang dibawa oleh inovasi Bitcoin. Meskipun banyak di dunia kripto yang menganggap Dogecoin sebagai proyek yang tidak memiliki fundamental, Dogecoin terus membuktikan kekuatannya dengan kapitalisasi pasar yang terus meningkat.

💡 Dogecoin memasarkan dirinya sebagai “the fun and friendly cryptocurrency”

Menurut CoinMarketCap, Dogecoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar 23 milyar dolar AS (per Desember 2021), menempatkannya sebagai aset kripto ke-11 terbesar di dunia. Bahkan, Dogecoin sempat menempati posisi ke-5 di dunia. Dogecoin didesain untuk tidak memiliki batas jumlah suplai koin dan hal ini membuat harganya cenderung konsisten di bawah $1 dolar.

Meskipun harganya murah dan berawal dari candaan, Dogecoin masih tetap menemukan fungsinya sebagai cryptocurrency dan sering digunakan sebagai uang tip kepada content creator online atau dalam crowdfunding atau penggalangan dana.

Sejarah Dogecoin dan cara kerjanya

seajarah dogecoin
Gambar asli dari meme ‘doge’

Dogecoin diluncurkan pada Desember 2013 oleh seorang programer dari IBM AS yaitu Billy Markus dengan bantuan pemasaran oleh Jackson Palmer, seorang manager produk Adobe dari Australia. Mereka meluncurkan Dogecoin pada 6 December 2013 sebagai lelucon berdasarkan meme Doge. Dua minggu sestelah peluncurannya, harga Dogecoin meningkat sebesar 300%.

Dogecoin memasarkan dirinya sebagai Bitcoin versi “fun” dengan meme Shibu Inu (anjing Jepang) sebagai logonya. Tampilan dan gaya pemasarannya yang kasual menarik perhatian banyak orang dalam komunitas kripto. Mereka lalu menggunakan Doge dalam transaksi sehari-hari seperti uang tip dalam forum Reddit.

Namun, secara teknologi, Dogecoin juga tidak bisa diremehkan. Teknologi scrypt dan pasokan yang tak terbatas membuat Dogecoin sebagai versi Bitcoin yang lebih cepat, lebih murah, dan ramah konsumen. Teknologi scrypt ini merupakan fork atau modifikasi dari Litecoin (LTC) yang menggunakan proof-of-work (PoW). Sekarang, proses penambangan Dogecoin digabungkan dengan Litecoin sehingga penambang LTC dapat menambang Dogecoin dalam waktu yang bersamaan.

Baca juga: Apa itu fork dalam cryptocurrency?

Kenapa Dogecoin populer?

Dogecoin adalah sebuah anomali dalam dunia kripto. Biasanya, proyek-proyek tanpa teknologi dan penggunaan yang jelas harganya terus turun dan akhirnya akan menghilang sendirinya. Hal ini tidak terjadi kepada Dogecoin. Meskipun penggunaannya terbatas dan ia tidak membawa inovasi teknologi blockchain, Dogecoin berhasil bertahan.

1. Komunitas yang kuat

Komunitas Dogecoin adalah kunci mengapa aset kripto ini bisa bertahan lebih dari 7 tahun. Sejak tahun 2013, banyak pencinta kripto yang tertarik dengan Dogecoin dan akhirnya membentuk komunitasnya sendiri. Konsep Dogecoin yang santai dan tidak terlalu serius ternyata berhasil menarik banyak orang yang lelah dengan dunia kripto yang seringkali penuh dengan debat dan kekhawatiran.

Komunitas Dogecoin ini akhirnya terus berkembang sehingga forum seperti Reddit membuka bagian khusus untuk Dogecoin. Bahkan, pada tahun 2014 beberapa orang dari komunitas Dogecoin membentuk Dogecoin Foundation. Organisasi non-profit ini kembali aktif pada tahun 2021 dan ia bertugas menentukan rencana ke depan Dogecoin.

2. Elon Musk

cuitan elon musk tentang dogecoin
Serangakaian cuitan Elon Musk yang membantu menaikkan harga Dogecoin.

Elon Musk, CEO dari Tesla, dianggap sebagai ‘bapak’ dari Dogecoin karena ia sering melakukan cuitan yang mempromosikan Dogecoin. Hal ini memuncak pada awal 2021, ketika cuitan Elon dan beberapa publik figur lain membuat harga DOGE melonjak melewati harga tertingginya. DOGE mencatat kenaikan sebanyak 9,884% antara Januari dan Mei. Pada akhir kenaikannya, DOGE telah mencapai puncak harga tertinggi sepanjang masa pada $0,74 dolar.

Namun, setelah masa kenaikan tersebut, Doge kembali turun drastis dan hanya mengalami kenaikan harga saat Elon Musk melakukan cuitannya lagi.

3. Kegiatan Filantropis

Salah satu hal lain yang membuat Dogecoin populer dalam komunitas kripto adalah banyaknya kegiatan filantrofis yang komunitasnya adakan. Salah satunya adalah upaya penggalangan dana untuk membantu mengirim Tim Bobsled Jamaika ke Olimpiade 2014 yang berhasil mengumpulkan DOGE senilai $50.000 dolar.

Selain itu, beberapa kegiatan lainnya adalah DOGE senilai $11.000 dolar untuk membangun sumur di Kenya dan $55.000 dolar untuk mensponsori pengemudi NASCAR Josh Wise. Mereka juga bekerja sama dengan yayasan non-profit untuk meningkatkan akses air bersih di Kenya melalui inisiatif Doge4Water.

Inisiatif-inisiatif ini merupakan sesuatu yang aneh di dunia komunitas kripto yang biasanya mengutamakan keuntungan. Kegiatan filantropis ini salah satu faktor yang membuat komunitas Dogecoin menjadi begitu kuat dan loyal.

Kekurangan Dogecoin

kekurangan dogecoin

Dogecoin sendiri sering menjadi objek kritikan komunitas kripto di dunia karena ia tidak memberikan berkontribusi berguna dalam hal teknologi dan kegunaannya. Selain itu, terdapat beberapa alasan lain yang membuat Dogecoin diperdebatkan dalam komunitas kripto.

  • Tidak memiliki kegunaan fungsional: Dogecoin dibuat hanya sebagai mata uang untuk pembayaran seperti Bitcoin dan tidak memiliki fungsi lain. Namun, harganya yang berada di bawah $1 dolar membuatnya sulit digunakan sebagai standar pembayaran.
  • Sifatnya inflasional: Dogecoin memiliki suplai yang tidak terbatas, mirip dengan uang fiat. Hal ini membuat sifatnya inflasional yang membuatnya tidak cocok sebagai investasi jangka panjang.
  • Terlalu mudah dipengaruhi publik figur: Dogecoin memiliki stabilitas harga yang bahkan lebih buruk daripada aset kripto pada umumnya. Seperti pada kasus Elon Musk, harga DOGE bisa tiba-tiba naik 1.000% hanya untuk turun 1.500% setelahnya. Volatilitas ini merusak nilai DOGE sebagai medium penyimpanan aset.

Membeli Dogecoin

Kamu bisa mulai membeli DOGE dan aset kripto lainnya di aplikasi Pintu. Melalui Pintu, kamu bisa membeli DOGE dengan cara yang aman dan mudah. Ayo download aplikasi cryptocurrency Pintu di Play Store dan App Store! Keamananmu terjamin karena Pintu diregulasi dan diawasi oleh Bappebti dan Kominfo.

Kesimpulan

Dogecoin adalah memecoin pertama di dunia cryptocurrency. Ia merupakan sebuah parodi terhadap komunitas kripto yang dianggap selalu serius. Meskipun begitu, hingga saat ini Dogecoin memiliki komunitas loyal yang menjadi fondasi kuat bagi memecoin ini. Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa DOGE sekarang menempati peringkat 20 besar aset kripto di dunia.

Referensi:

Ari Budi Santosa
Author
Ari Budi Santosa

Bagikan

Artikel Terkait