Apa itu Bandarmology, Kelebihan dan Kekurangannya?

Updated
November 24, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Apa itu Bandarmology, Kelebihan dan Kekurangannya?
Reading Time: 3 minutes

Bandarmology adalah istilah yang tidak asing lagi dalam dunia trading, terutama bagi para trader saham. Apa itu Bandarmology? Bagaimana teknik analisanya, serta kekurangan dan kelebihan dari analisis tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Rumus dan Cara Menghitung Nilai Intrinsik Saham

Apa itu Bandarmologi?

apa itu bandarmology

Berdasarkan teknik analisisnya, pelaku pasar modal terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  1. Chartist yang menggunakan grafik untuk menganalisis saham
  2. Fundamentalist yang menggunakan laporan keuangan perusahaan untuk menganalisis saham
  3. Futurist yang menggunakan kinerja perusahaan di lapangan atau prospek masa depannya untuk menganalisis saham, dan
  4. Bandarist atau bandar follower.

Bandarmology adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana orang-orang menggunakan pergerakan bandar saham guna mengetahui pergerakan harga saham dalam waktu dekat.

Bandarmologi saham yang digunakan oleh bandarist agak berbeda dengan ilmu-ilmu lain dalam analisis saham. Umumnya, ilmu-ilmu lain bersifat pasti karena terdapat bukti dari penelitian di masa lalu, sedangkan ilmu bandarmologi sifatnya tidak pasti.

Bandarmologi lebih berfokus pada sistem, paham, serta tingkah laku bandar dalam mempermainkan harga saham serta emosi investor lain pada pasar modal.

Lalu, siapa itu “bandar” dalam saham? Pada dasarnya, bandar saham adalah orang-orang dengan jumlah dana yang sangat besar, dan jika mereka menggunakan uang tersebut di pasar modal, maka akan terjadi perubahan harga saham yang signifikan.

Untuk kamu yang tertarik belajar bandarmologi saham, berikut beberapa poin utama yang harus kamu ketahui.

  • Ikuti strategi si bandar, karena pengikut hanya punya informasi yang terbatas.
  • Bandar mempunyai informasi terbaik, analisis paling mendalam, strategi paling baik, serta memiliki kekuatan untuk menggerakkan harga.

Bagaimana Teknik Bandarmologi?

Sederhananya, bandarmology adalah tentang bagaimana kamu “berada di sisi” bandar untuk memperoleh keuntungan, bukan menjadi “mangsa” bandar tersebut. Alasannya adalah karena bandar memiliki kekuatan yang sangat besar untuk mempengaruhi harga aset.

Contoh bandarmologi adalah sebagai berikut.

Kamu membeli saham di harga yang sudah naik, berharap harga makin naik, namun yang terjadi malah sebaliknya. Kesalahan tersebut biasanya diakibatkan oleh keterlambatan entry. Dalam hal ini ketika kamu melakukan entry, bandar malah menjual saham mereka yang menyebabkan harga saham merosot jauh.

Dalam kondisi seperti ini, bandar akan seolah-olah menjadi penjual dan kamu hanya berperan sebagai penglarisnya. Namun, bukan berarti kamu kalah mutlak di pasar modal. Kamu hanya perlu merubah strategi, misalnya dengan mengikuti pergerakan bandar.

Misalnya saja, ketika bandar membeli saham, maka kamu bisa ikut membelinya. Biasanya entry bandar akan membuat nilai saham mengalami kenaikan tinggi atau biasa disebut fase akumulasi.

Ketika dirasa kamu sudah mendapatkan keuntungan yang cukup, maka kamu bisa menjual saham yang kamu miliki sebelum bandar menjual semua saham yang dimilikinya yang dapat menyebabkan harga menjadi turun atau biasa disebut fase distribusi.

Lalu, bagaimana ketika bandar sudah membeli saham, kenaikan harga sudah terlalu tinggi, namun kamu terlambat untuk melakukan entry? Kamu bisa menunggu koreksi harga saham sebelum melakukan entry.

Jika, kamu memaksakan entry, kemungkinan besar kamu akan menjadi “mangsa” si bandar. Jadi, lebih baik menahan dulu untuk tidak membeli saham tersebut, dari pada harus melakukan cut-loss nantinya.

Baca juga: 5 Rasio Keuangan yang Mempengaruhi Harga Saham

Kelebihan Analisa Bandarmologi

Setelah mengetahui tentang apa itu bandarmology, kamu mungkin bertanya-tanya kenapa kamu harus melakukan analisa bandarmologi. Salah satu kelebihan analisa bandarmologi adalah kamu bisa mengetahui pergerakan bandar dan bisa menghindar dari menjadi “mangsa” bandar.

Jika kamu tidak tertarik untuk melakukan analisa bandarmologi, ada baiknya kamu memilih saham dengan kapitalisasi besar agar harga tidak mudah dimainkan oleh bandar.

Kerugian Analisa Bandarmologi

kerugian analisa bandarmology

Sementara itu, kerugian analisa bandarmologi adalah bisa menggoyahkan investor untuk berinvestasi jangka panjang karena nilai saham yang fluktuatif oleh pergerakan bandar.

Untuk mencegah terjadinya hal ini, jangan terlalu sering memeriksa grafik harga jika tujuanmu adalah untuk investasi jangka panjang.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu bandarmology, kelebihan dan kekurangan analisa tersebut. Selain bandarmology, tentunya masih terdapat berbagai jenis analisis fundamental dan teknikal yang bisa kamu gunakan untuk memprediksi pergerakan harga aset.

Investasi sendiri kini telah semakin berkembang jenis maupun peminatnya, salah satunya adalah investasi crypto. Belakangan ini, investasi crypto telah menarik perhatian semakin banyak orang. Jumlah investor crypto di Indonesia per Mei 2021 lalu bahkan telah mencapai 6,5 juta orang.

Tertarik melakukan investasi dan trading crypto? Download Pintu sekarang! Di Pintu, kamu bisa melakukan jual beli berbagai aset crypto mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Fadjar dan Prima, The Art of Mr Market. Diakses tanggal: 22-11-21.

Robin Haryadi, Super Trader. Diakses tanggal: 21-11-21.

William Hartanto, The Tao of Bandarmology. Diakses tanggal: 21-11-21.

Tirta Prayudha, Mengerti Bandarmologi. Diakses tanggal: 22-11-21.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->