Apa Itu Bisnis Plan? Jenis & Cara Membuatnya!

Updated
November 30, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Apa Itu Bisnis Plan? Jenis & Cara Membuatnya!
Reading Time: 3 minutes

Ada banyak sekali persiapan yang harus dilakukan sebelum membuka sebuah bisnis. Sedikitnya, ada 5 hal penting yang harus kamu siapkan sebelum berbisnis. Pertama, kamu harus tahu manfaat dari produk kamu dan target konsumen apa yang akan kamu tuju. Jika sudah tahu target pasar, maka langkah kedua adalah mulai membuka bisnis secara perlahan namun pasti.

Kamu bisa membuka bisnis dalam skala kecil jika memiliki modal yang minim, atau langsung skala besar jika ingin mendapat keuntungan yang maksimal. Ketiga, lakukan iklan dengan benar sesuai keunggulan produk kamu. Langkah keempat, mulai mencari relasi bisnis maupun mentor. Dan langkah terakhir adalah membuat bisnis plan.

Apa Itu Bisnis Plan?

Pengertian bisnis plan adalah sebuah dokumen tertulis yang berisi tujuan bisnis, strategi bisnis, dan kondisi keuangan perusahaan. Sehingga dalam satu dokumen terdapat informasi yang lengkap mengenai bisnis yang kamu jalankan. Pembuatan bisnis plan harus dilakukan secara hati-hati dan tidak boleh tergesa-gesa.

Kamu bisa menjadikan bisnis plan sebagai arahan untuk mencapai tujuan bisnis kamu. Misalnya, jika nanti terjadi masalah dalam bisnis lalu kamu ingin menyerah maka kamu bisa melihat bisnis plan kamu ini untuk menemukan semangat kembali. Ataupun mencari pemecahan masalah dengan strategi bisnis yang sudah kamu susun secara lengkap di bisnis plan.

Jenis-Jenis Bisnis Plan

jenis jenis bisnis plan

Pada dasarnya bisnis plan terbagi menjadi beberapa jenis yang bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Sebab setiap jenis bisnis plan ini memiliki informasi dan strategi yang berbeda-beda. Adapun jenis-jenis bisnis plan adalah:

1. Start-Up Business Plan

Informasi yang ada pada start-up business plan mencakup produk atau jasa apa yang ditawarkan oleh perusahaan, sistem manajemen yang akan diterapkan, daftar tim marketing, daftar faktor resiko, hingga evaluasi pasar.

Start-up business plan juga menjabarkan informasi mengenai keuangan perusahaan. Seperti arus kas perusahaan, uang masuk dan keluar, serta keuntungan yang didapat oleh perusahaan. Bisnis plan jenis ini sering digunakan untuk mencari calon investor.

2. Strategic Business Plan

Strategic business plan yaitu sebuah dokumen yang berisi strategi dan tujuan bisnis secara spesifik atau terperinci. Di dalam strategic business plan harus ada visi dan misi perusahaan, strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan, faktor kritis, dan jadwal dimulainya penggunaan strategi bisnis ini.

Kelebihan utama dari strategis bisnis ini adalah bisa membantu stakeholder untuk memahami tujuan sebuah perusahaan dibangun. Dengan begitu maka stakeholder akan ikut percaya terhadap visi dan misi perusahaan.

3. Growth Business Plan

Jenis bisnis plan selanjutnya adalah growth business plan, yaitu sebuah bisnis plan yang mencakup informasi mengenai perencanaan pengembangan perusahaan di masa mendatang. Bisnis plan ini cukup efisien digunakan untuk kebutuhan internal dan eksternal.

Namun jika ingin menggunakan growth business plan sebagai kebutuhan eksternal maka kamu harus melengkapi informasi bisnis plan tersebut. Seperti menambahkan struktur manajemen perusahaan yang berisi informasi lengkap mengenai siapa saja yang menduduki posisi penting di dalam perusahaan.

4. Development Business Plan

Development business plan adalah prinsip bisnis plan yang menjelaskan secara terperinci mengenai jenis bisnis yang akan dibangun. Tidak hanya berisi tujuan dan strategi perusahaan saja, namun development business plan juga mencakup informasi administrasi perusahaan.

Bahkan bisnis plan satu ini juga berisi data lengkap organisasi di dalam perusahaan serta tanggung jawab yang dimiliki oleh masing-masing karyawan perusahaan. Karena development business plan menyajikan informasi yang lengkap, maka bisnis plan ini bisa disajikan kepada calon investor.

5. Operations Business Plan

Berbeda dari jenis bisnis plan sebelumnya, operations business plan dibuat hanya untuk anggota internal perusahaan. Oleh karenanya bisnis plan ini hanya berisi informasi tentang peraturan dan perencanaan perusahaan, serta tanggung jawab setiap anggota perusahaan.

Langkah-Langkah Membuat Bisnis Plan

Setelah tahu apa itu bisnis plan dan jenis-jenisnya, maka selanjutnya kamu bisa mempelajari bagaimana cara membuat bisnis plan.

1. Lakukan Riset Sebanyak Mungkin

Langkah pertama dalam membuat bisnis plan adalah dengan melakukan riset pasar sebanyak mungkin. Kamu bisa mulai mencari tahu produk apa saja yang saat ini laku dipasaran lalu tentukan target pasar. Namun pastikan kamu tetap memiliki keunikan tersendiri meski produk yang kamu jual sama jenisnya dengan milik kompetitor.

2. Buat Company Profile

Apabila kamu sudah menentukan barang apa yang akan dijual atau jasa apa yang akan ditawarkan maka langkah selanjutnya adalah membuat company profile. Pada company profile harus ada nama perusahaan, alamat, nama pemilik perusahaan, dan produk yang akan dijual.

3. Menentukan Tujuan dan Mempersiapkan Dokumen

Tujuan perusahaan harus kamu miliki pada awal merintis sebuah bisnis. Yang mana tujuan perusahaan ini nantinya akan dilihat oleh calon investor sehingga mereka bisa tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan kamu. Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen secara lengkap, seperti lisensi perusahaan, laporan keuangan, dan daftar anggota perusahaan.

4. Buat Marketing Plan

Langkah terakhir dalam membuat bisnis plan adalah dengan menyusun marketing plan. Pada marketing plan bisa diisi apa tujuan perusahaan, siapa target pasarnya, dan tujuan bisnis apa yang ingin diraih.

Bisnis plan sangatlah membantu untuk para pebisnis pemula yang baru akan merintis bisnis mereka dari awal sehingga bisnis yang akan dijalankan terarah dan dapat mencapai tujuan bisnisnya.

Referensi:

Adam Hayes, Business Plan Definition. Diakses tanggal: 09-11-2021

Alyson Paige, 6 Types of Business Plan. Diakses tanggal: 09-11-2021

Indeed, 7 Types of Business Plan. Diakses tanggal: 09-11-2021

Wildana Husada
Author
Wildana Husada
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->