Apa itu Cukai dan Contohnya?

Updated
April 22, 2022
• Waktu baca 5 Menit
Gambar Apa itu Cukai dan Contohnya?
Reading Time: 5 minutes

Penerimaan negara bisa didapat dalam beragam bentuk, salah satunya adalah melalui cukai. Kamu mungkin sering mendengar kata cukai, namun tahukah kamu apa itu cukai? Kata cukai biasanya disandingkan dengan kata bea. Untuk memahami lebih jelas tentang pengertian cukai dan contohnya, berikut penjelasan lengkapnya!

Baca juga: Apa itu PPN? Tarif, Perhitungan dan Objek Pajak

Pengertian Cukai

pengertian cukai

Menurut Undang-Undang No. 37 tahun 2007, pengertian cukai adalah pungutan negara yang dikenakan pada barang-barang tertentu. Barang-barang yang kena bea cukai ditetapkan dalam undang-undang yang telah disebutkan sebelumnya. Beberapa contoh barang kena cukai adalah alkohol, tembakau, hingga bahan bakar.

Konsumen mungkin tidak melihat biaya cukai secara langsung pada produk atau jasa yang dibelinya. Sebab biaya cukai adalah biaya yang dibayarkan oleh pedagang yang kemudian membebankan biaya tersebut kepada konsumen melalui harga jual yang lebih tinggi.

Akan tetapi, ada beberapa jenis pajak cukai yang dibayarkan secara langsung oleh konsumen, misalnya pajak properti, rekening pensiun, dan masih banyak lagi. Jenis tarikan ini pada dasarnya merupakan pajak bisnis tetapi terpisah dari pajak lain yang harus dibayarkan dalam bisnis seperti pajak penghasilan.

Fungsi Cukai

Setelah memahami tentang apa itu cukai, tentunya kamu juga perlu memahami tentang fungsi cukai. Berikut merupakan fungsi dan manfaat cukai bagi masyarakat.

Sebagai Pengendali

Cukai mayoritas dikenakan kepada barang yang memiliki dampak negatif bagi masyarakat jika dikonsumsi secara berlebihan, misalnya saja tembakau dan alkohol.

Fungsi cukai ini bermanfaat untuk mengawasi, mengendalikan produksi barang, serta membatasi distribusi barang-barang tersebut. Tentunya ada batasan tersendiri untuk produksi barang-barang yang terkena cukai demi terjaganya stabilitas masyarakat.

Mengoptimalkan Penerimaan Negara

Pajak cukai ditetapkan oleh pemerintah serta memiliki kekuatan hukum Undang-Undang. Tentunya, uang yang dihasilkan melalui cukai ini akan masuk ke dalam kas negara.

Adanya penarikan cukai masuk atau keluar bisa membantu mengoptimalkan penerimaan negara. Penerimaan negara dalam bentuk cukai sangat berguna untuk menunjang pembangunan nasional.

Mengawasi Kegiatan Impor

Kegiatan ekspor dan impor harus diawasi oleh Undang-Undang di sebuah negara, terlebih untuk impor barang-barang seperti tembakau, alkohol, barang mewah, dan sejenisnya.

Adanya cukai berguna sebagai pengawas kegiatan impor. Barang impor yang masuk ini harus melewati kepabeanan dan cukai terlebih dahulu.

Mewujudkan Iklim Usaha dan Investasi

Cukai bermanfaat untuk membangun iklim usaha dan investasi yang kondusif. Hal ini dilakukan dengan cara memperlancar logistik di sektor impor dan sektor ekspor. Biasanya, pihak penerimaan cukai akan menyederhanakan prosedur kepabeanan dengan sistem manajemen risiko yang diterapkan.

Melindungi Masyarakat

Fungsi cukai lainnya adalah untuk melindungi masyarakat dalam industri di dalam negeri. Adanya pengawasan dan pencegahan barang impor yang tidak sesuai dengan budaya dan kesejahteraan lokal membuat masyarakat lebih terlindungi.

Apalagi tembakau dan alkohol misalnya memerlukan pengawasan distribusi yang ketat guna melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan barang tersebut.

Meningkatkan Pertumbuhan Industri

Walaupun cukai dibebankan kepada pemilik barang, akan tetapi konsumenlah yang tetap membeli barang dengan membayar harga barang plus cukai. Cukai diawasi dan ditangani oleh pemerintah dengan legalitas yang sudah ditetapkan.

Diharapkan pertumbuhan industri bisa ditingkatkan, dengan adanya pemberian fasilitas pada kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran.

Baca juga: Pengaruh Pajak Terhadap Investasi Saham, Reksadana, dan Crypto

Contoh Cukai

contoh cukai

Pemerintah menetapkan contoh cukai atau barang kena cukai dalam payung hukum UU No.7 tahun 2021. UU tersebut menetapkan beberapa macam barang yang dikenai pajak cukai adalah sebagai berikut.

Hasil Tembakau

Hasil tembakau ada beberapa macam, mulai dari sigaret, rokok, cerutu, tembakau iris, dan berbagai hasil olahan tembakau lainnya. Semua produk turunan tembakau ini masuk ke dalam barang kena cukai.

Bagaimana dengan cairan rokok elektrik seperti liquid vape? Ternyata produk tersebut juga kena cukai karena masuk ke dalam produk olahan tembakau jenis lainnya. Hanya saja untuk produk liquid vape yang tidak mengandung konsentrat tembakau berarti tidak masuk cukai.

Pelunasan cukai hasil tembakau ini dilakukan dengan pelekatan  Pita Cukai. Tarif dari cukai tembakau ditetapkan dengan jumlah rupiah per satuan barang atau gram. Sementara itu, untuk hasil olahan tembakau lainnya seperti liquid vape, tarif cukainya sebesar 57% dari harga jual eceran.

Minuman Beralkohol

Minuman dengan kadar alkohol berapapun kadarnya masuk ke dalam barang kena cukai. Untuk pelunasan cukai atas minuman dengan kandungan etil alkohol ini, ditandai dengan adanya pita cukai di kemasannya. Untuk tarif cukai dari minuman beralkohol ini dibedakan ke dalam tiga golongan, yaitu:

  • Golongan A dengan dengan kadar alkohol 5%. Baik impor maupun buatan dalam negeri dikenakan cukai sebesar Rp15.000 per liter.
  • Golongan B dengan kadar alkohol lebih dari 5% dan kurang dari 20%. Besaran cukai untuk buatan lokal Rp33.000 per liter, sedangkan impor sebesar Rp44.000 per liter.
  • Golongan C dengan kadar alkohol lebih dari 20% hingga 45%. Dikenakan cukai sebesar Rp80.000 ribu per liter untuk buatan dalam negeri, sedang impor sebesar Rp139.000 ribu per liter.

Etil Alkohol atau Etanol

Etil alkohol merupakan cairan yang biasanya digunakan untuk membuat minuman beralkohol. Selain itu, juga dipakai untuk membuat spiritus bakar, bahan campuran cat, hingga cairan disinfektan.

Tarif cukai untuk jenis barang ini mulai dari Rp15.000 sampai Rp20.000 per liter untuk kadar 5%. Pungutan cukai ini dibayarkan langsung tanpa adanya pita cukai layaknya barang lainnya yang kena cukai.

Apa Beda Bea dan Cukai?

Cukai biasanya berdampingan dengan bea, namun keduanya memiliki arti yang berbeda. Lantas, apa itu cukai dan perbedaannya dengan bea?

Pengertian

Secara pengertian, antara bea dan cukai sudah berbeda. Bea merupakan pungutan atas barang ekspor atau impor yang ada di wilayah kepabeanan.

Sementara cukai adalah pungutan resmi yang dibebankan hanya untuk barang dengan sifat dan karakteristik khusus, misalnya konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi atau konsumsinya bisa menimbulkan dampak negatif.

Target Penarikan

Bea dibebankan kepada badan maupun individu yang melakukan kegiatan ekspor maupun impor. Berbeda dengan cukai, target tarikannya adalah konsumen yang membayar barang lebih mahal karena adanya penambahan cukai.

Barang yang Dikenai Bea dan Cukai

Untuk barang yang dikenai bea dan cukai pun berbeda. Bea hanya menarik biaya atas barang-barang yang datang dari aktivitas ekspor maupun impor. Sementara itu, untuk cukai khusus kepada barang dengan kriteria khusus, misalnya tembakau dan produk turunannya serta alkohol.

Nah itu dia ulasan tentang pengertian apa itu cukai beserta contohnya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kami adalah Pintu, aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti. Belakangan ini, investasi dan trading crypto banyak menarik masyarakat Indonesia. Sebut saja jumlah investor crypto di Indonesia per Desember 2021 yang telah mencapai 11 juta orang.

Dengan adanya regulasi dan aturan yang semakin jelas mengenai investasi crypto di Indonesia, para investor pun semakin yakin untuk mulai berinvestasi di aset ini. Untuk kamu yang ingin berinvestasi crypto namun tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang! Investasi crypto di Pintu bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai

Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai

Bankrate. Excise tax. Diakses 6 Maret 2022

Husni Isnaini. Kemenkeu Bahas Cukai Miras: Makin Memabukkan Makin Besar Cukainya?. Diakses 6 Maret 2022

Julia Kagan. Excisetax. Diakses 6 Maret 2022

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->