Apa Itu Market Share, Rumus dan Contohnya?

Updated
January 15, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa Itu Market Share, Rumus dan Contohnya?
Reading Time: 4 minutes

Dalam rangka memasarkan suatu produk atau jasa, biasanya perusahaan akan menyusun strategi pemasaran yang dinilai efektif untuk menarik minat pelanggan. Penyusunan strategi pemasaran ini didasarkan oleh berbagai pertimbangan, salah satunya ialah pangsa pasar (market share). Apa itu market share, contoh, dan cara menghitungnya? Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Apa itu Mekanisme Pasar dalam Dunia Ekonomi?

Apa itu Market Share?gambar market share

Secara umum, market share adalah persentase penjualan yang diperoleh suatu perusahaan selama kurun waktu tertentu apabila dibandingkan dengan total penjualan yang diperoleh seluruh perusahaan dalam bidang industri dan periode yang sama.

Misalnya, total pendapatan yang diperoleh suatu perusahaan A yang menjual mie instan dalam kurun waktu satu bulan adalah 40 juta, sedangkan total pendapatan seluruh perusahaan yang menjual mie instan adalah 1 miliar rupiah. Dengan demikian, perusahaan A memegang market share sebesar 4%.

Penghitungan market share umumnya digunakan untuk memberikan gambaran umum kepada perusahaan mengenai pasar atau target konsumen yang dituju, dan pesaingnya.

Market share yang dimiliki suatu perusahaan juga akan sangat berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan terbuka, begitu pula pada pengambilan keputusan investor untuk berinvestasi pada sebuah perusahaan.

Pengertian Market Share Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian market share menurut para ahli.

Griffith dan Reenen (1999)

Dalam jurnal berjudul “Market Share, Market Value and Innovation in a Panel of British Manufacturing Firms”, Griffith dan Reene menyatakan bahwa market share adalah rasio total dari penjualan suatu perusahaan yang dibandingkan dengan total penjualan dari perusahaan lain di industri yang sama.

Philip Kotler (2006)

Sementara itu, dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Pemasaran”, Philip Kotler mendefinisikan market share sebagai suatu persentase yang menunjukkan besarnya penjualan yang dimiliki kompetitor dalam market yang relevan.

Sofyan Assauri (2001)

Ada juga Sofyan Assauri yang dalam bukunya yang berjudul “Pangsa Pasar” mendefinisikan market share atau pangsa pasar sebagai besar bagian atau luas total pasar yang dapat dikuasai oleh sebuah perusahaan. Lebih lanjut, Beliau memaparkan bahwa market share biasanya dinyatakan dalam satuan persen.

Undang-Undang

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang “Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat” pasal 1 angka 13, pangsa pasar adalah persentase nilai jual atau beli suatu barang atau jasa yang dikuasai oleh pelaku usaha di suatu pasar dan dalam tahun kalender tertentu.

Apa Tujuan dan Fungsi Market Share?

Berikut beberapa fungsi dan manfaat market share bagi investor maupun pemilik perusahaan.

Mengetahui Kekuatan Brand di Mata Konsumen

Pertama, dengan mengetahui market share, kamu bisa mengetahui sejauh mana kekuatan brand di mata konsumen atau orang awam yang belum menggunakan produk atau jasa yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan perusahaan.

Hal tersebut sekaligus dapat menjadi bahan evaluasi untuk menilai apakah strategi pemasaran yang telah diterapkan selama ini sudah efektif dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan pembelian. Lebih lanjut, market share juga tercerminkan pada seberapa besar loyalitas konsumen dalam membeli barang atau jasa yang dikeluarkan sebuah perusahaan.

Memperkirakan Prospek Perusahaan di Masa Depan

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, market share sangat penting terutama dalam pasar keuangan. Besarnya market share akan menentukan jumlah dana yang diberikan oleh investor maupun stakeholders sebagai bentuk investasi pada sebuah perusahaan.

Semakin banyak investor yang menanamkan dana investasi pada perusahaan, berarti semakin besar peluang untuk mengembangkan skala perusahaan tersebut. Skala perusahaan ini berkaitan dengan penambahan jumlah karyawan yang direkrut, aset yang dimiliki, dan tentunya pemahaman masyarakat mengenai jenis barang atau jasa yang dijual.

Menentukan Daya Saing Perusahaan

Selain profitabilitas, competitiveness atau daya saing perusahaan merupakan aspek lain yang turut ditinjau oleh investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi pada perusahaan.

Dengan memiliki pemahaman tentang besar market share yang berhasil dikuasai oleh sebuah perusahaan, pihak manajemen perusahaan bisa menyusun strategi untuk meningkatkan pangsa pasar perusahaan.

Rumus Market Share

Adapun rumus market share bisa kamu cek di bawah ini.

Market Share = Penjualan / Total Penjualan x 100%

Sementara itu, penjualan dapat dihitung dengan rumus:

Penjualan = Unit yang dijual x Harga jual per unit

Contoh Market Share

contoh market share

PT ABCEE adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi susu dalam kemasan botol dengan rasa coklat dan plain, serta yogurt dengan varian rasa blueberry. Pada bulan November 2021, PT. ABCEE mencatat penjualan sebagai berikut:

  • Susu Coklat: terjual sebanyak 5.130 botol dengan harga jual Rp8.000
  • Susu Plain : terjual sebanyak 4.370 botol dengan harga jual Rp7.000
  • Yogurt: terjual sebanyak 2.500 botol dengan harga jual Rp12.000

Diketahui total penjualan seluruh perusahaan pada industri serupa di Indonesia mencapai 5 miliar rupiah. Lalu, berapakah market share yang dimiliki oleh PT. ABCEE?

Berdasarkan kasus tersebut, dapat diketahui bahwa jumlah total penjualan PT. ABCEE selama bulan November 2021 adalah sebagai berikut.

Penjualan = Unit yang dijual x Harga jual per unit

Penjualan = (5.130 x Rp8.000) + (4.370 x Rp7.000) + (2.500 x Rp12.000) = Rp101.630.000

Dengan menggunakan rumus sebelumnya, market share yang dimiliki PT. ABCEE selama bulan November 2021 adalah sebesar:

Market Share = Penjualan / Total Penjualan x 100%

Market share = Rp101.630.000 / Rp5.000.000.000 x 100% = 0,02%

Market Share di Dunia Crypto

Di dalam dunia crypto, tidak terdapat istilah market share, namun market cap (kapitalisasi pasar). Lalu, apa itu market cap di crypto? Pada dasarnya, market cap adalah total nilai perdagangan dari aset crypto tertentu. Metrik ini digunakan untuk mengukur pasar suatu aset crypto dibandingkan dengan aset lainnya.

Cara menghitung market cap crypto pun cukup sederhana, yang mana kamu bisa menggunakan rumus market cap berikut.

Market Cap = Total Pasokan Aset Crypto yang Beredar x Harga Aset Saat Ini

Sebagai contohnya, anggaplah sebuah altcoin memiliki total pasokan yang beredar sebesar 25 juta koin. Kini, tiap 1 aset crypto tersebut berharga Rp100.000. Berapa nilai market cap dari altcoin bersangkutan?

Market Cap = 25.000.000 x Rp10.000

Market Cap = Rp250 miliar

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu market share, fungsi, rumus, dan contohnya. Sebelumnya, sempat disinggung juga mengenai market cap dan crypto dalam artikel ini. Belakangan ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang berminat terhadap investasi crypto.

Per Mei 2021 lalu saja, jumlah investor crypto di Indonesia telah mencapai 6,5 juta orang.  Nah, untuk kamu yang tertarik memulai investasi dan trading crypto secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, yuk download Pintu sekarang!

Referensi:

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->