AI Gak Jaman, Apa itu AGI yang Sedang Viral di Media?

Updated
April 7, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar AI Gak Jaman, Apa itu AGI yang Sedang Viral di Media?
Reading Time: 4 minutes

Istilah AI (Artificial Intelligence) mulai sering terdengar belakangan ini. Kecerdasan buatan ini memudahkan berbagai bidang pekerjaan dan semakin ramai di dunia crypto. Namun, belakangan telah muncul Artificial General Intelligence yang dikatakan bisa mengalahkan teknologi ini dan digadang-gadang akan dimiliki oleh Chat GPT-5. Simak selengkapnya tentang apa itu AGI, fungsi hingga keunggulannya dibanding AI dalam artikel berikut ini!

Apa itu Artificial General Intelligence (AGI)?

Dianggap lebih canggih dari AI, AGI atau Artificial General Intelligence adalah kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan seperti manusia, yang mana mampu mengenali dan mempelajari segala sesuatu di sekitarnya, lalu menyelesaikan berbagai masalah berkat kemampuan belajarnya tadi. Jika kamu pernah menonton film The Terminator atau The Matrix, maka robot-robot seperti di dalam film itulah yang dikenal sebagai AGI.

Baca juga: Siapa Sosok Open AI Dibalik ChatGPT?

Fungsi Artificial General Intelligence

Saat ini, AGI masih dalam pengembangan alias belum tercipta. Namun para ahli telah mempersiapkannya untuk membantu manusia dalam berbagai hal di antaranya:  

  • Menggantikan tugas-tugas mekanis dan teknis. Seperti menghitung, menulis, memasak, dan lain-lain.
  • Membantu meningkatkan produktivitas dan meringankan beban ekonomi. Karena AGI dapat mengerjakan tugas lebih cepat, produktif, dan efisien.
  • Membantu manusia memecahkan masalah yang rumit dengan kemampuannya mempelajari hal baru.
  • Pengembangan teknologi baru akan lebih pesat.

Kelebihan dan Kekurangan Artificial General Intelligence

Layaknya penemuan lain, AGI juga memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu:

Kelebihan AGI

  • Mampu berpikir lebih efisien daripada manusia. 
  • AGI digambarkan dapat memahami perasaan manusia sehingga bisa menjadi partner kerja.
  • Fungsi otomatisasinya mempermudah sebagian besar pekerjaan manusia.

Kekurangan dan Risiko AGI

Selama ini AGI digambarkan sebagai temuan yang dapat membahayakan kehidupan manusia. Kemampuannya untuk mempelajari lingkungan dan berinovasi membuat AGI memiliki kecerdasan kompleks layaknya manusia.

Penggunaan AGI juga menjadikan penyerapan tenaga kerja berkurang drastis. Dalam jangka panjang, dikhawatirkan akan memperburuk kondisi ekonomi manusia. Seluruh kelebihan dan kekurangan AGI masih menjadi perdebatan karena kecerdasan buatan ini belum tercipta hingga sekarang.

Baca juga: Mengenal Pentingnya Image Segmentation dalam AI

Contoh Artificial General Intelligence

Hingga kini, belum ada contoh nyata AGI karena kecerdasan ini masih dalam bentuk wacana. Namun jika telah tercipta, beberapa contoh AGI akan dapat terlihat pada kemampuannya untuk: 

  • Menggeneralisir masalah dan mengaplikasikannya dalam berbagai kondisi
  • Menggunakan ilmu pengetahuan dan pengalamannya untuk merencanakan masa depan
  • Mengadaptasi kondisi di sekitarnya untuk memecahkan masalah
  • Mencari alasan di balik tindakannya
  • Menyelesaikan puzzle, game komputer, dan permainan catur.
  • Memiliki perasaan dasar manusia dan kesadaran diri
  • Menyelesaikan soal-soal matematika
  • Menyadari bahwa dirinya memiliki kebutuhan dan keinginan.

Perbedaan Artificial General Intelligence dan Artificial Intelligence

Karena AGI adalah pengembangan dari AI, maka ada beberapa perbedaan yang nyata diantara keduanya. Perbedaan paling nyata adalah kemampuan berpikir. AI hanya dapat melakukan hal-hal yang telah diprogramkan ke dalamnya. Sementara AGI dapat belajar mengembangkan kemampuannya ke level baru layaknya manusia.

AI juga tidak dapat memecahkan masalahnya sendiri, misalnya robot pembuat kopi hanya dapat membuat kopi sesuai program. Ketika bahan diubah atau posisi peralatan dipindahkan, robot tidak dapat mengerjakan fungsinya. Sementara AGI dapat menganalisis sebuah masalah untuk mencari pemecahannya. Robot dengan AGI mampu berpikir dan menggunakan aneka cara sehingga masalah terpecahkan. Perbedaan lainnya adalah AI tidak dilengkapi dengan perasaan dan emosi, sementara AGI memilikinya.

AGI juga memiliki lima kemampuan dasar manusia yang tidak dimiliki AI, yaitu:

  • Panca indera
  • Pengetahuan dasar
  • Kemampuan belajar
  • Kemampuan membayangkan
  • Kemampuan memecahkan masalah
perbedaan agi dan ai
(mygreatlearning.com)

Mayoritas ilmuwan yakin AGI belum akan tercipta hingga tahun 2300, karena masih banyak misteri otak manusia yang belum terpecahkan. AGI dapat tercipta jika manusia sudah mampu memecahkan dan meniru seluruh kemampuan otaknya.

Berikut peredaan AI dan AGI selengkapnya dalam tabel berdasarkan aspek-aspeknya. 

AspekArtificial Intelligence (AI)Artificial General Intelligence (AGI)
PengertianJenis teknologi yang menggunakan algoritma untuk meniru perilaku manusia pada tugas-tugas tertentu.Level AI yang lebih tinggi yang mampu belajar dan beradaptasi seperti manusia dan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai tugas di berbagai bidang, serta memiliki kesadaran diri dan emosi.
Kemampuan BerpikirHanya dapat melakukan tugas yang telah diprogramkan ke dalamnya.Mampu belajar dan mengembangkan kemampuan ke level baru layaknya manusia dan dapat menganalisis sebuah masalah untuk mencari pemecahannya.
Kemampuan Memecahkan MasalahTidak dapat memecahkan masalahnya sendiri, hanya dapat menjalankan tugas sesuai program yang telah diprogramkan.Mampu menganalisis masalah dan menggunakan berbagai cara untuk memecahkan masalah.
Kemampuan EmosiTidak memiliki emosi atau perasaan.Memiliki kemampuan emosi dan perasaan layaknya manusia.
Kemampuan Dasar ManusiaTidak memiliki kemampuan dasar manusia seperti panca indera, pengetahuan dasar, kemampuan belajar, kemampuan membayangkan, dan kemampuan memecahkan masalah.Memiliki lima kemampuan dasar manusia yaitu panca indera, pengetahuan dasar, kemampuan belajar, kemampuan membayangkan, dan kemampuan memecahkan masalah.
Tujuan PenggunaanBiasanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam suatu tugas atau industri tertentu seperti otomotif, kesehatan, dan keuangan.Tujuan penggunaan yang lebih luas, seperti menciptakan mesin yang memiliki kesadaran diri dan emosi layaknya manusia, membantu manusia dalam berbagai tugas yang rumit dan membantu memecahkan berbagai masalah besar dalam masyarakat seperti masalah lingkungan dan kemiskinan.
Tingkat KemajuanTelah banyak diaplikasikan dalam berbagai industri dan terus mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.Masih dalam tahap pengembangan dan perkembangannya lebih lambat dibanding AI. Mayoritas ilmuwan memprediksi bahwa AGI belum akan tercipta hingga tahun 2300 karena masih banyak misteri otak manusia yang belum terpecahkan.

Itu dia penjelasan lengkap tentang apa itu AGI atau Artificial General Intelligence yang kini tengah ramai di media-media. Cukup menarik, bukan? Bagaimana pendapatmu? Apakah AGI bisa membawa dampak positif bagi kehidupan manusia atau justru sebaliknya? Semoga informasi ini bermanfaat!

Kamu bisa menemukan informasi lain soal AI dan teknologi terbaru di Pintu Blog. Pintu sendiri adalah aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti di mana kamu bisa berinvestasi secara aman dan mudah. Download aplikasi crypto Pintu! Seiring perkembangan AI, dampaknya terhadap industri crypto pun semakin besar terlebih dengan banyaknya proyek crypto seperti Fetch.ai (Fet), dan SingularityNET (AGIX) yang juga menggunakan teknologi AI. Ingin belajar lebih lanjut soal ini? Kamu bisa melakukannya di kelas crypto Pintu Academy! 

Referensi:

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->