Fully Diluted Market Cap vs Market Cap dalam Crypto

Updated
July 6, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Fully Diluted Market Cap vs Market Cap dalam Crypto
Reading Time: 4 minutes

Untuk kamu yang baru masuk ke dunia investasi dan trading crypto, biasanya akan dihadapkan dengan berbagai istilah crypto yang asing dan tidak kamu pahami. Artikel kali ini akan membahas tentang market cap vs fully diluted market cap serta istilah serupa yang seringkali muncul. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Market Cap dalam Investasi?

Market cap adalah akronim dari market capitalization atau dapat diterjemahkan sebagai kapitalisasi pasar. Secara umum, istilah market cap dalam lingkup investasi dapat didefinisikan sebagai nilai total yang beredar pada saat ini.

Apa itu Market Cap dalam Saham?

Market cap dalam saham adalah nilai total aset saham yang dapat diperoleh dengan cara mengalikan antara harga aset saat ini dengan jumlah total aset yang beredar.

Apa itu Market Cap dalam Crypto dan Bitcoin?

Market cap dalam crypto adalah nilai total aset crypto yang dapat diperoleh dengan mengalikan jumlah total koin yang beredar dengan nilai satu koin pada saat ini.

Dari pengertian tersebut, bisa diketahui bahwa market cap di bitcoin adalah jumlah total aset bitoin yang dapat diperoleh dengan mengalikan jumlah total bitcoin (BTC) yang beredar dengan nilai bitcoin pada saat itu.

Fungsi Market Cap Crypto

Apa kegunaan dari informasi market cap crypto tersebut? Simak fungsi market cap crypto bagi investor dan trader berikut ini.

  • Membandingkan ukuran pasar suatu aset crypto dengan pasar aset crypto keseluruhan
  • Menentukan substansialita, dalam arti melihat nilai potensial suatu aset crypto di masa depan, serta menjadikannya sebagai tanda daya apung di pasar dalam rangka mengambil keputusan investasi. Semakin tinggi nilai kapitalisasi pasar, maka semakin aman pula nilai aset crypto.

Apa Itu Fully Diluted Market Cap dalam Cryptocurrency?

Selain market cap, dikenal pula istilah fully diluted market cap. Kedua istilah ini sering tertukar satu sama lain padahal memiliki arti yang sedikit berbeda.

Fully diluted market cap adalah nilai total crypto pada harga hari ini jika diasumsikan seluruh aset crypto beredar di pasaran. Fully diluted market cap merupakan metode kapitalisasi yang didasari atas asumsi bahwa kapitalisasi pasar di masa depan akan bertumbuh seiring atau selaras dengan jumlah pasokan token yang beredar pada saat tertentu.

Persamaan dan Perbedaan Market Cap vs Diluted Market Cap

fully diluted market cap adalah

Persamaan Market Cap vs Diluted Market Cap

Market cap dan diluted market cap merupakan dua metrik yang dapat digunakan oleh investor untuk menentukan peringkat popularitas dan kepentingan relatif terhadap pasar crypto secara keseluruhan sebagaimana halnya investor membuat peringkat perusahaan publik berdasarkan harga saham mereka. Tak hanya itu, keduanya juga sama-sama dapat digunakan oleh investor untuk melihat nilai potensial crypto di masa yang akan datang.

Perbedaan Market Cap vs Diluted Market Cap

Kendati demikian, market cap dan diluted market cap memiliki sedikit perbedaan dari segi pengertian dan rumusnya.

Sebagai contoh, berikut merupakan nilai market cap dan diluted market cap pada kondisi perdagangan Bitcoin per 26 Agustus 2021.

Sebagai informasi, Bitcoin baru dicetak setiap kali block Bitcoin ditambang. Posisi perdagangan Bitcoin per 26 Agustus 2021 menunjukkan bahwa jumlah Bitcoin yang dibuat dan beredar hampir mencapai 18,8 juta koin. Di sisi lain, jumlah maksimum Bitcoin yang dapat ditambang terbatas pada angka 21 juta.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka nilai kapitalisasinya dihitung sebagai berikut.

Nilai market cap bitcoin adalah 18,8 juta x harga 1 Bitcoin di tanggal 26 Agustus 2021

Nilai diluted market cap bitcoin adalah 21 juta x harga 1 Bitcoin di tanggal 26 Agustus 2021

Baca juga: Investasi Crypto di Pintu Earn, Bonus Hingga 12%!

Apa itu Circulating Supply dalam Cryptocurrency?

Selain kedua istilah tersebut di atas, ada pula istilah circulating supply. Circulating supply adalah jumlah pasokan crypto yang beredar, yaitu jumlah total koin atau token yang tersedia secara publik dan beredar di pasar.

Apa Itu Total Supply dalam Cryptocurrency?

Untuk memahami konsep circulating supply, maka kamu juga harus memahami apa yang dimaksud dengan total supply. Total supply adalah jumlah total token yang ada pada blockchain, termasuk token yang tidak beredar secara publik di pasaran.

Dalam hal ini, tidak semua token yang dibuat oleh perusahaan tersedia untuk diedarkan, melainkan hanya sebagian di antaranya. Token yang tersedia untuk diedarkan inilah yang disebut sebagai circulating supply, dan jumlahnya selalu lebih rendah dibandingkan dengan total supply.

Perbedaan Circulating Supply vs Market Cap

circulating supply vs market cap

Lalu, apa perbedaan circulating supply vs market cap?

Dari segi pengertian, circulating supply adalah jumlah total koin atau token yang tersedia dan aktif untuk diperdagangkan atau digunakan oleh investor maupun masyarakat secara luas.

Sementara itu, market cap adalah nilai total aset yang beredar di pasaran.

Dari segi rumus, rumus market cap adalah circulating supply dikalikan dengan harga koin atau token pada saat ini.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai perbedaan fully diluted market cap vs market cap dalam crypto dan perbedaan circulating supply vs market cap dalam crypto. Dengan informasi ini, semoga kamu bisa lebih bijak lagi sebelum mengambil keputusan berinvestasi crypto, ya!

Untuk kamu yang ingin berinvestasi crypto menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah dipahami, download Pintu sekarang di App Store dan Play Store kamu! Pintu merupakan aplikasi jual beli crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi

Meetbunch. Circulating Supply. Diakses pada Kamis, 23-06-2022.

Robert Stevens. Crypto Token Supply: What’s the Difference Between Maximum, Circulating and Total Supply?. Diakses pada Kamis, 23-06-2022.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->