Fungsi Konsumsi dan Tabungan: Rumus dan Cara Hitung

Updated
August 23, 2023
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Fungsi Konsumsi dan Tabungan: Rumus dan Cara Hitung
Reading Time: 3 minutes

Apakah kamu pernah bertanya-tanya bagaimana rumah tangga memutuskan berapa banyak yang harus mereka tabung atau konsumsi dari pendapatan mereka? Meskipun secara tidak langsung, prinsip fungsi tabungan dan konsumsi nyatanya dimanfaatkan. Simak bagaimana rumus dan cara menghitung fungsi tabungan dan konsumsi lewat artikel berikut ini!

Apa itu Fungsi Tabungan?

fungsi tabungan adalah

Kamu mungkin sering mendengar istilah ‘tabungan’, tapi tahukah kamu apa itu fungsi tabungan dalam dunia ekonomi? Fungsi tabungan adalah representasi matematis dari bagaimana jumlah pendapatan yang diterima oleh rumah tangga mempengaruhi jumlah tabungan mereka. Dengan kata lain, fungsi ini menunjukkan hubungan antara pendapatan dan tabungan.

Rumus Fungsi Tabungan

Secara matematis, rumus dasar fungsi tabungan adalah: S = Y – C Dimana: S = Tabungan Y = Pendapatan total C = Konsumsi

Baca juga: Ini Perbedaan Tabungan dan Investasi yang Wajib Kamu Tau!

Cara Menghitung Fungsi Tabungan

Dengan menggunakan rumus di atas, kamu memerlukan beberapa data untuk bisa menemukan jumlah tabungan, yaitu:

  1. Tentukan pendapatan total (Y).
  2. Hitung total konsumsi (C) berdasarkan data atau informasi yang ada.
  3. Kurangkan pendapatan total dengan konsumsi untuk mendapatkan jumlah tabungan.

Contoh Soal Fungsi Tabungan

Untuk dapat memahami penggunaan fungsi tabungan, simak contoh berikut.

Misalkan pendapatan total (Y) dari Bapak A adalah Rp 10.000.000 dan konsumsi (C) adalah Rp 8.000.000. Maka, nilai tabungan (S) Bapak A adalah:

S = 10.000.000 – 8.000.000 = 2.000.000

Apa itu Fungsi Konsumsi?

rumus fungsi konsums

Fungsi konsumsi adalah representasi matematis dari bagaimana pendapatan mempengaruhi konsumsi rumah tangga. Dengan kata lain, fungsi ini menunjukkan hubungan antara pendapatan dan jumlah yang dikonsumsi seseorang.

Rumus Fungsi Konsumsi

Rumus dasar fungsi konsumsi adalah: C = a + bY Dimana: C = Konsumsi a = Konsumsi awal (ketika pendapatan adalah 0) b = Kemiringan garis konsumsi Y = Pendapatan

Baca juga: Berapa Rasio Tabungan yang Baik? Ini Cara Hitungnya!

Cara Menghitung Fungsi Konsumsi

Untuk dapat mengetahui jumlah konsumsi seseorang, kamu perlu mengikuti beberapa langkah berikut.

  1. Tentukan nilai a dan b berdasarkan data atau informasi yang ada.
  2. Tentukan pendapatan (Y).
  3. Masukkan nilai a, b, dan Y ke dalam rumus untuk mendapatkan jumlah konsumsi.

Contoh Soal Fungsi Konsumsi

Misalkan, Pak Budi memiliki nilai konsumsi awal (a) sebesar Rp1.000.000 dengan koefisien kemiringan garis konsumsi (b) senilai 0,8 serta nilai pendapatan (Y) adalah Rp10.000.000.

Maka, nilai konsumsi (C) adalah: C = 1.000.000 + 0,8 x 10.000.000 = 9.000.000

Dalam dunia trading, pemahaman tentang fungsi tabungan dan konsumsi sangat penting. Mengapa? Karena hal ini berkaitan dengan bagaimana masyarakat memilih untuk menabung atau mengkonsumsi pendapatan mereka. Tabungan itu sendiri berpengaruh besar terhadap modal yang dapat kamu keluarkan untuk keperluan investasi.

Berbicara tentang investasi, salah satu aset yang tengah menarik masyarakat luas saat ini adalah crypto. Dengan pergerakan harga yang fluktuatif, crypto jadi aset yang menarik bagi investor karena mungkin memberikan keuntungan sangat besar bila dilakukan secara tepat.

Buat kamu yang tertarik untuk berinvestasi crypto, download Pintu sekarang! Di Pintu, terdapat 200++ aset crypto yang dapat kamu investasi dan tradingkan, lho!

Referensi:

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->