Kalahkan AI, Apa Itu ChatGPT-5 dan Fitur Terbarunya?

Updated
April 18, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Kalahkan AI, Apa Itu ChatGPT-5 dan Fitur Terbarunya?
Reading Time: 4 minutes

Dilansir dari Aliliaquat, model bahasa generatif seperti GPT-4 dan GPT-5 merevolusi pemrosesan bahasa alami. GPT-5 menjanjikan upgrade yang signifikan atas GPT-4, dengan fitur-fitur baru dan kemampuan yang disempurnakan. Untuk mengetahui secara rinci mengenai GPT-4, baca artikel berikut ini Lagi Ramai, Apa Itu ChatGPT-4? Lebih Jago Dibanding ChatGPT-3?

Dalam artikel blog ini, kita akan mengetahui apa itu GPT-5, apa saja fitur-fitur terbarunya, apa saja potensi dan kemampuannya, serta kapan GPT-5 akan dirilis. Simak artikel lengkapnya berikut ini!

Apa Itu GPT-5?

Apa itu GPT-5? Dilansir dari Data Economy, GPT-5 adalah sistem AI hipotetis yang diharapkan menjadi generasi berikutnya dari seri LLM GPT OpenAI. GPT-5 belum dirilis, dan belum ada informasi resmi mengenai kapan tanggal perilisan, pengembangan atau kemampuannya. Namun, berdasarkan beberapa prediksi dan spekulasi, GPT-5 mungkin memiliki fitur-fitur berikut ini, apa sajakah itu?

Fitur-Fitur Baru GPT-5

Menurut analisa dan spekulasi dari Aliliaquat, berikut ini sebagian fitur baru yang paling menonjol dari GPT-5:

1. Arsitektur yang lebih baik

GPT-5 menggunakan arsitektur canggih yang memungkinkannya untuk memproses dan menghasilkan bahasa secara lebih efisien dan akurat daripada versi sebelumnya. Arsitektur ini mencakup jaringan saraf grafik dan mekanisme perhatian, yang membantu model untuk lebih memahami hubungan antara kata dan frasa.

2. Teknik pelatihan yang disempurnakan

GPT-5 menggunakan kumpulan data pelatihan yang lebih luas dan beragam, yang membantunya mempelajari dan menggeneralisasi pola bahasa dengan lebih baik. Selain itu, GPT-5 menggunakan pelatihan tanpa pengawasan, yang memungkinkannya untuk belajar dari data yang tidak terstruktur tanpa pengawasan manusia.

3. Kemampuan pemodelan bahasa yang lebih baik

GPT-5 dirancang untuk memahami dan menghasilkan bahasa dengan cara yang lebih mirip manusia. GPT-5 dapat memahami dan menghasilkan struktur bahasa yang lebih bernuansa dan kompleks, seperti sarkasme dan ironi, serta dapat menghasilkan respons yang lebih koheren dan logis.

4. Dukungan multibahasa

GPT-5 dirancang untuk mendukung berbagai bahasa, menjadikannya alat yang berharga untuk penerjemahan bahasa dan aplikasi lain yang memerlukan dukungan multibahasa.

Secara keseluruhan, fitur-fitur baru ini membuat GPT-5 menjadi model bahasa yang lebih kuat dan serbaguna daripada pendahulunya, dengan potensi untuk merevolusi bidang pemrosesan bahasa alami.

GPT5 masih berupa konsep teoritis. Jika memang menjadi kenyataan, hal ini bisa berdampak signifikan pada berbagai bidang dan aplikasi yang mengandalkan pemrosesan bahasa alami, dan yang paling inovatif dari semua fitur ini adalah mencapai level AGI.

Jadi, mari kita cari tahu sedikit mengenai AGI dan apa perbedaanya dengan AI.

Baca Juga: AI Viral, Apa Itu Chat GPT? Bisa Dalam Bahasa Indonesia!

Apa Itu AGI dan Apa Perbedaanya dengan AI?

perbedaan agi dan ai
Sumber: AI News

Apa yang dimaksud dengan AGI? Makna AGI mengacu pada sistem AI yang dapat belajar dan bernalar di berbagai domain dan konteks, seperti halnya manusia. AGI (Artificial General Intelligence) berbeda dengan Artificial Narrow Intelligence (ANI), yang bagus dalam tugas-tugas tertentu tetapi kurang generalisasi, dan Artificial Super Intelligence (AIS), yang melampaui kecerdasan manusia dalam setiap aspek.

Apa perbedaan antara AGI dan AI? AGI sering dianggap sebagai ‘holy grail’ penelitian AI, karena memungkinkan sistem AI untuk berinteraksi dengan manusia secara alami dan bermakna, serta memecahkan masalah kompleks yang membutuhkan kreativitas dan akal sehat.

Salah satu fitur utama dari makna AGI adalah kemampuan untuk bernalar dan mengambil keputusan tanpa adanya instruksi atau panduan eksplisit.

Aspek penting lain dari makna AGI adalah kemampuan mesin untuk belajar dari pengalaman dan meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu melalui uji coba dan feedback dari pengguna manusia.

Namun, AGI juga sulit dipahami dan kontroversial, karena tidak ada definisi atau ukuran yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan kecerdasan tingkat manusia atau bagaimana cara mengujinya.

Baca Juga: Apa itu Perplexity AI? Google Bertenaga Chat GPT

Apa yang Akan Mampu Dilakukan GPT-5?

kelebihan gpt-5
Sumber: Trending ETC

Kemampuan GPT-5 yang canggih dan dukungan multibahasa membuatnya menjadi alat yang berharga untuk berbagai aplikasi dalam pemrosesan bahasa alami. Berikut ini adalah beberapa potensi atau hal yang mampu dilakukan oleh GPT-5:

  1. Penerjemahan Bahasa: Dukungan multibahasa GPT-5 menjadikannya alat yang berharga untuk penerjemahan bahasa. GPT-5 dapat digunakan untuk menghasilkan terjemahan berkualitas tinggi di antara berbagai bahasa.
  2. Chatbots: Kemampuan pemodelan bahasa GPT-5 menjadikannya kandidat yang ideal untuk chatbots. GPT-5 dapat menghasilkan respons yang alami dan koheren terhadap pertanyaan pengguna, sehingga menghasilkan interaksi yang lebih mirip manusia.
  3. Pembuatan Konten: GPT-5 dapat digunakan untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi, seperti artikel berita, deskripsi produk, dan postingan media sosial.
  4. Penjawaban Pertanyaan: Kemampuan pemodelan bahasa GPT-5 dapat dimanfaatkan untuk membangun sistem penjawab pertanyaan yang kuat. Sistem ini dapat menghasilkan respons yang akurat dan terperinci terhadap pertanyaan pengguna, sehingga menghasilkan pencarian informasi yang lebih efisien dan efektif.

Secara keseluruhan, kemampuan canggih GPT-5 menjadikannya tools yang serbaguna dan kuat untuk berbagai aplikasi dalam pemrosesan bahasa alami.

Kapan GPT-5 Rilis dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Menurut beberapa laporan, GPT-5 akan menyelesaikan training pada bulan Desember 2023. OpenAI mungkin akan segera merilis upgrade ChatGPT tersebut setelah tersedia, seperti yang dilakukan dengan pembaruan GPT-4.

Belum ada roadmap publik untuk GPT-5, tetapi OpenAI mungkin akan menyiapkan versi peralihan pada bulan September atau Oktober, yaitu GPT-4,5.

Dilansir dari Data Economy, pengguna yang ingin mengakses rangkaian lengkap fitur ChatGPT GPT-5 kemungkinan harus menjadi anggota ChatGPT Plus. Itu berarti pengguna harus membayar biaya setidaknya $20 per bulan yang setara dengan Rp295.501 (kurs $1 = Rp14.775) untuk mengakses model AI generatif terbaru.

Referensi:

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->