Apa itu Hammer Candlestick, Contoh, dan Cara Menggunakannya?

Updated
May 3, 2022
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Apa itu Hammer Candlestick, Contoh, dan Cara Menggunakannya?
Reading Time: 3 minutes

Hammer candlestick adalah salah satu candlestick yang bisa kamu temukan saat mengamati grafik harga di pasar crypto maupun pasar aset lainnya. Apa itu pola Candlestick Hammer dan bagaimana kamu bisa memanfaatkan pola ini untuk mengambil keuntungan dan strategi investasi? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Baca juga: 4 Indikator Trading Crypto Terbaik yang Wajib Kamu Ketahui

Apa itu Hammer Candlestick?

Candlestick hammer artinya candle di grafik harga aset yang secara visual berbentuk palu, dimana bagian bayangan (sumbu) bawah berukuran dua kali ukuran tubuh sebenarnya.

Bagian tubuh candle mewakili perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan, sedangkan bagian bayangan (sumbu) bawah menunjukkan harga tertinggi dan terendah untuk periode perdagangan tersebut.

Hammer candlestick adalah candle dalam grafik yang muncul ketika aset diperdagangkan secara signifikan lebih rendah dari pembukaannya. Pola ini merupakan pola pembalikan arah bullish yang umumnya muncul pada akhir sesi tren turun (downtrend). Oleh karena itu, pola ini juga umum dikenal dengan nama candlestick hammer bullish.

Contoh Hammer Candlestick

contoh hammer candlestick

(investopedia.com)

Gambar di atas menunjukkan contoh candle hammer. Grafik menunjukkan penurunan harga (bearish) diikuti dengan hammer candlestick di titik terendahnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hammer candlestick memiliki sumbu atau bayangan bawah yang panjang, dua atau tiga kali lebih panjang dari bagian tubuh (body) aslinya. Konfirmasi pembalikan harga dari bearish ke bullish dapat dilihat pada candle berikutnya, yang memiliki gap lebih tinggi.

Cara Menggunakan Hammer Candlestick untuk Trading

Menemukan Tren Pembalikan Bearish ke Bullish

Candlestick hammer biasanya muncul setelah grafik penurunan harga. Candlestick hammer terjadi ketika banyak penjual memasuki pasar selama penurunan harga. Ketika pasar tutup, datangnya pembeli menyerap tekanan jual dan mendorong harga pasar mendekati harga pembukaan.

Oleh karena itu, pola ini menandai akan terjadinya pembalikan dari bearish ke bullish. Dengan kata lain, setelah pola ini tren akan naik secara perlahan. Saat harga mulai bergerak naik mengikuti palu, maka saat itulah pola hammer candlestick terkonfirmasi.

Membeli atau Menjual Aset

Pola hammer candlestick berbentuk “T” dan tidak menunjukkan pembalikan harga ke atas sampai dikonfirmasi. Konfirmasi terjadi ketika candle berikutnya ditutup di atas harga penutupan hammer candlestick.

Konfirmasi tersebut menunjukkan dorongan pembelian yang kuat. Pada masa konfirmasi ini, biasanya investor mencari peluang untuk memasuki posisi long atau keluar dari posisi short.

Baca juga: Apa itu Posisi Long dan Short dalam Crypto?

Menempatkan Stop Loss

Untuk trader yang membeli aset atau mengambil posisi buy, trader bisa menempatkan stop loss di bawah bayangan palu. Dalam hal ini, stop loss bisa ditempatkan di bawah titik terendah palu, atau tepat di bawah tubuh palu jika harga bergerak lebih tinggi secara agresif selama masa konfirmasi.

Perbedaan Hammer dan Hanging Man

perbedaan hammer dan hanging man candlestick

(hsb.co.id)

Secara visual, pola Hammer dan Hanging man sangatlah mirip. Namun, kedua pola ini memiliki beberapa perbedaan. Berikut merupakan perbedaan hammer dan hanging man yang perlu kamu ketahui.

Kemunculan Candlestick

Hammer atau Candlestick hammer bullish akan ditemukan pada tren turun yang apabila terkonfirmasi akan berbalik menjadi tren naik.

Namun, ada kalanya candle berbentuk palu ini ditemukan di tren naik, sehingga disebut dengan candlestick hammer bearish. Pola inilah yang dikenal dengan pola Hanging Man.

Menurut laman Babypips, hanging man adalah pola pembalikan bearish yang juga dapat menandai level resistance teratas.

Sinyal yang Diberikan

Dari penjelasan sebelumnya, bisa dilihat juga bagaimana hammer candlestick adalah penanda terjadiny tren bullish, sementara Hanging Man adalah penanda tren bearish.

Baca juga: Apa itu Pola Inverted Hammer Candlestick?

Bentuk Candlestick

Bayangan bawah memiliki panjang dua atau tiga kali dari bagian candle. Sama seperti pola Hammer Candlestick, pola ini bisa juga memiliki sedikit atau tidak ada sama sekali bayangan atas. Bagian tubuh candle berada di ujung atas rentang perdagangan.

Biasanya, candle hammer berwarna putih (hijau) sementara candle hanging man berwarna hitam (merah)

Itu dia informasi mengenai apa itu hammer candlestick, contoh, dan cara menggunakannya. Cukup mudah dipahami, bukan?

Baru-baru ini, trading dan investasi crypto menarik perhatian banyak orang, termasuk di Indonesia. Buat kamu yang ingin memulai investasi crypto namun tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang!

Pintu adalah aplikasi jual beli crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti dan mudah digunakan oleh pemula maupun profesional.

Selamat berinvestasi dan trading!

Referensi:

Babypips. Single Candlestick Patterns. Diakses pada Minggu, 3 April 2022.

Investopedia. Hammer Candlestick. Diakses pada Minggu, 3 April 2022.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->