5 Alasan Mengapa Kondisi Ekonomi Tiap Orang Berbeda Menurut Para Ahli

Updated
November 17, 2021
• Waktu baca 4 Menit
Gambar 5 Alasan Mengapa Kondisi Ekonomi Tiap Orang Berbeda Menurut Para Ahli
Reading Time: 4 minutes

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin menyadari bagaimana setiap orang memiliki kondisi ekonomi yang berbeda-beda. Mengapa ekonomi setiap orang beragam? Apakah hal tersebut dipengaruhi oleh faktor internal atau eksternal? Dalam artikel ini, akan dibahas lengkap tentang 5 alasan mengapa kondisi ekonomi tiap orang berbeda.

Baca juga: Apa itu Fluktuasi Ekonomi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pengertian Kondisi Ekonomi

gambar kondisi ekonomi

Sederhananya, kondisi ekonomi adalah keadaan ekonomi di suatu wilayah. Jika dilihat dari tingkat individu, kondisi ekonomi secara umum bisa diartikan sebagai keadaan ekonomi seseorang saat ini.

Selain itu, kondisi ekonomi saat ini juga bisa diartikan sebagai kedudukan atau posisi seseorang dalam sebuah komunitas atau kelompok yang ditentukan oleh jenis aktivitas ekonomi, pendapatan, dan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhannya.

5 Alasan Mengapa Ekonomi Setiap Orang Beragam

ekonomi tiap orang berbeda

Kondisi ekonomi setiap individu yang beragam diakibatkan oleh jenis pekerjaan yang berbeda-beda, tingkat pendapatan dan pengeluaran yang berbeda, cara yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan hidup, serta gaya hidup yang beragam pula. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pekerjaan Beragam

Setiap manusia harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, sehingga dituntut untuk melakukan berbagai aktivitas ekonomi, salah satunya adalah dengan bekerja. Pekerjaan yang dimiliki setiap orang pun berbeda-beda tergantung pada kemampuan yang dimilikinya.

Dalam lingkup komunitas, pekerjaan setiap orang tentunya akan memberikan manfaat pula bagi orang lain.  Misalnya, petani memerlukan baju untuk digunakan dalam aktivitas sehari-harinya, sementara penjual baju memerlukan beras dari petani untuk kemudian diolah menjadi nasi yang dikonsumsi sehari-hari.

Baca juga: Apa itu Bitcoin?

Secara umum, pekerjaan tiap individu juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, kondisi wilayah di sekitar rumah, serta tradisi ekonomi keluarga. Pekerjaan yang beragam tentunya akan menentukan tingkat pendapatan yang berbeda untuk tiap individu.

Tingkat Pendapatan Berbeda

Alasan lainnya mengapa ekonomi setiap orang beragam adalah karena pendapatan setiap individu juga berbeda pula. Bahkan dengan pekerjaan yang sama, tingkat pendapatan individu satu dan individu lainnya juga mungkin memiliki perbedaan.

Bhaskara, dkk (2019) juga menyebutkan adanya perbedaan tingkat pendapatan antara pekerja formal dan informal. Pekerjaan informal dianggap memiliki produktivitas yang relatif lebih rendah sehingga pendapatan yang diperoleh juga lebih rendah dibandingkan dengan pekerjaan formal.

Dalam pembagian status pekerjaan, faktor pendidikan juga berperan penting, di mana semakin tinggi pendidikannya maka jabatan yang diperoleh akan relatif lebih tinggi begitu pula dengan jumlah pendapatannya. Namun tentunya ada faktor-faktor lain yang ikut berpengaruh baik dari segi pengalaman kerja, soft skill, dan lain sebagainya.

Tingkat Pengeluaran Berbeda

Mereka yang memiliki jumlah pendapatan sama, bisa memiliki kondisi ekonomi yang berbeda pula akibat perbedaan jumlah pengeluaran, termasuk jumlah tanggungan dalam keluarga.

Berdasarkan penelitian Agung dan Budi (2018), semakin banyak jumlah tanggungan, maka akan semakin banyak pula biaya yang perlu dikeluarkan oleh seseorang. Jumlah tanggungan akan memberikan dampak sangat besar pada tingkat kesejahteraan keluarga apabila tidak diimbangi dengan jumlah pendapatan yang sesuai.

Metode untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup yang Berbeda

Faktor lain yang ikut mempengaruhi kondisi ekonomi seseorang adalah perilaku keuangan individu, yang mana berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengatur keuangan secara lebih bertanggung jawab.

Indikatornya sendiri mencakup penyisihan uang untuk keperluan tabungan, penyusunan rancangan keuangan untuk masa depan hingga pembayaran tagihan secara tepat waktu.

Menurut Hilgert dan Jeanne dalam Purwidianti dan Mudjiyanti (2016), keputusan keuangan yang baik dan benar dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah pendapatan, mengelola pengeluaran, membayar pajak, dan lainnya. Ajaran dan kebiasaan mengelola keuangan sejak kecil akan memainkan peranan penting untuk manajemen keuangan seorang individu di masa mendatang.

Gaya Hidup Beragam

Alasan mengapa ekonomi setiap orang beragam selanjutnya yaitu terkait gaya hidup tiap individunya. Gaya hidup diartikan sebagai bagaimana seseorang hidup, termasuk bagaimana seseorang menggunakan uang dan bagaimana ia mengalokasikan waktunya.

Gaya hidup seseorang bisa berubah akibat pengaruh dari lingkungan, misalnya saja tren yang sedang ada di masyarakat saat ini.

Berdasarkan hasil penelitian Dias Kanserina (2015), gaya hidup seseorang juga bisa berdampak pada munculnya perilaku konsumtif. Dalam hal ini, semakin mewah gaya hidup seseorang, maka akan ikut meningkatkan perilaku konsumtifnya. Begitu pula sebaliknya.

Perilaku konsumtif inilah yang membuat kondisi ekonomi setiap orang beragam. Ada yang pengeluarannya lebih banyak karena harus memenuhi gaya hidupnya yang tinggi dan ada juga yang bisa berhemat dengan menekan perilaku konsumtifnya.

Itulah 5 alasan mengapa ekonomi setiap orang beragam. Salah satu cara meningkatkan kondisi ekonomi adalah dengan meningkatkan jumlah penghasilan. Contohnya melalui investasi.

Belakangan ini, investasi crypto sendiri sedang banyak diminati masyarakat Indonesia. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia bahkan telah mencapai 6,5 juta orang dan melampaui investor pasar modal.

Untuk kamu yang tertarik berinvestasi dan trading crypto, download Pintu sekarang! Jual beli bitcoin dan berbagai aset crypto lainnya bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Baca juga: Apa itu Cryptocurrency?

Referensi:

Bhaskara AAY, Wardana IG, Marhaeni AAIN, Pengaruh Pendidikan, Jenis Kelamin, dan Status Pekerjaan Terhadap Pendapatan Pekerja di Bali.

James Chen, Economic Conditions. Diakses tanggal: 1-11-21.

Kanserina D, Pengaruh Literasi Ekonomi dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNDIKSHA 2015. Diakses tanggal: 1-11-21.

Nurhayati S, Pengaruh Kondisi Ekonomi Terhadap Tingkat Pendidikan Anak di Desa Sinar Tebudak Kecamatan Tujuh Belas. Diakses tanggal: 1-11-21.

Purwanto A dan Taftazani BM, Pengaruh jumlah tanggungan terhadap tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga pekerja K3L Universitas Padjadjaran. Diakses tanggal: 1-11-21.

Purwidianti W dan Mudjiyanti R, Analisis Pengaruh Pengalaman Keuangan dan Tingkat Pendapatan Terhadap Perilaku Keuangan Keluarga di Kecamatan Purwokerto Timur. Diakses tanggal: 1-11-21.

Tim Arif, Arif Teman Berlatih dan Belajar Cerdas. Diakses tanggal: 1-11-21

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->