Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga XRP (XRP) sempat diperdagangkan di kisaran $2,07 seiring pasar memasuki tanggal 5 Januari dengan momentum yang mulai menunjukkan arah positif setelah tren penurunan selama beberapa minggu.
Para pembeli berhasil mendorong harga XRP kembali di atas level $2 pada 3 Januari, mematahkan pola puncak harga yang terus menurun dan mengambil alih kendali jangka pendek dari pihak penjual.

Pada grafik harian (4/1/26), XRP akhirnya berhasil menembus garis tren menurun yang telah membatasi kenaikan harga selama bulan November dan Desember. Penolakan dari garis tren ini sebelumnya menjadi penanda fase koreksi dari level tertinggi bulan Oktober. Penutupan harga di atas garis ini menandai perbaikan struktur teknikal pertama sejak tekanan jual meningkat di akhir tahun lalu.
Baca juga: XRP Melampaui BNB: Apakah Permintaan ETF yang Melonjak Menjadi Katalis?
Saat ini, harga diperdagangkan di atas EMA 20 hari yang berada di sekitar $1,94 dan sedang menguji EMA 50 hari di sekitar $2,04 — dua level yang sebelumnya berfungsi sebagai resistensi dinamis selama fase penurunan. Jika harga mampu bertahan secara konsisten di atas zona ini, maka tren jangka pendek bisa dipastikan telah berbalik arah.
Namun demikian, XRP masih berada di bawah EMA 100 hari pada $2,22 dan EMA 200 hari di sekitar $2,35. Ini menunjukkan bahwa struktur tren dalam kerangka waktu yang lebih besar masih campuran. Kedua level ini akan menjadi zona resistensi utama berikutnya dan akan menentukan apakah pergerakan ini akan berkembang menjadi pembalikan tren yang nyata atau hanya menjadi reli pemulihan sementara.
Sementara itu, indikator Supertrend di grafik harian mulai mendatar di sekitar $1,80, yang mengindikasikan bahwa tekanan penurunan mulai mereda, meskipun belum sepenuhnya berbalik arah.

Pada kerangka waktu yang lebih pendek, terlihat bahwa pihak pembeli sedang memegang kendali, meski tidak secara agresif mengejar kenaikan harga. Di grafik 30-menit, XRP bergerak dalam saluran naik (rising channel), dengan pola higher lows yang terus terbentuk sejak terjadinya breakout pada 3 Januari.
Saat ini harga sedang berkonsolidasi di dekat batas atas saluran tersebut, yakni antara $2,05 hingga $2,08, menunjukkan adanya penerimaan harga di level ini, bukan tanda-tanda kelelahan pasar.
Indikator momentum mendukung pandangan ini. RSI tetap berada di atas level 70, mencerminkan tekanan beli yang kuat tanpa menunjukkan divergensi tajam. Sementara itu, MACD masih berada di zona positif, walaupun momentum mulai datar — ini mengindikasikan bahwa kelanjutan kenaikan membutuhkan partisipasi baru dari pasar, bukan hanya dorongan teknikal semata.
Struktur saat ini mendukung kelanjutan tren naik selama XRP mampu bertahan di atas level $2, yang kini berfungsi sebagai support jangka pendek pertama.
Arus masuk dana (inflows) kini menjadi salah satu pendorong utama ketahanan harga XRP. ETF XRP spot di AS mencatat arus masuk sebesar $13,59 juta pada 2 Januari, sehingga total arus masuk sejak peluncurannya mencapai $1,18 miliar. Dana-dana ini telah mengakumulasi sekitar 746 juta XRP, yang setara dengan lebih dari 1% dari total suplai yang beredar.
Pasokan yang “terkunci” ini sangat penting. Permintaan dari ETF secara efektif mengurangi jumlah token yang beredar aktif di pasar, sehingga menekan pasokan yang tersedia untuk dijual secara langsung. Kenaikan harga XRP di atas $2 baru-baru ini lebih dipengaruhi oleh aliran masuk dana ini, bukan karena spekulasi berbasis leverage.
Profil aliran ini sangat kontras dengan kondisi akhir November lalu, ketika harga melemah seiring dengan keluarnya dana dari ETF dan meningkatnya saldo XRP di bursa kripto.
Baca juga: Prediksi Harga Mingguan Crypto: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Kompak Menguat!
Data on-chain memperkuat narasi pengetatan pasokan. Jumlah XRP yang disimpan di bursa kripto turun menjadi sekitar 1,6 miliar token — level terendah sejak tahun 2018 — dan turun sekitar 57% sejak Oktober. Tren ini menunjukkan bahwa para pemegang lebih memilih memindahkan XRP ke penyimpanan jangka panjang, daripada bersiap untuk menjual saat harga naik.
Pembukaan escrow terjadwal Ripple sebesar 1 miliar XRP pada 1 Januari tampaknya tidak mengganggu keseimbangan ini. Secara historis, sebagian besar token yang dibuka dari escrow akan dikunci kembali, sehingga dampaknya terhadap pasar dalam jangka pendek terbatas. Pergerakan harga setelah pembukaan escrow tersebut mengonfirmasi pola ini.
Dengan semakin sedikit token yang tersedia di bursa, tekanan jual di masa depan kini membutuhkan pasokan baru, bukan hanya distribusi pasif dari token yang sudah tersedia.

Situasi regulasi secara umum juga menunjukkan perbaikan. CLARITY Act dipastikan akan dibahas di Senat bulan ini, dengan tujuan memberikan kejelasan tentang bagaimana bank dan lembaga keuangan dapat berinteraksi dengan aset digital, termasuk XRP.
Di saat yang sama, mundurnya Komisioner SEC Caroline Crenshaw juga dipandang pasar sebagai pengurangan hambatan regulasi. Meskipun bukan pemicu langsung, perubahan ini mengurangi risiko regulasi dan membuka jalan bagi partisipasi institusional melalui ETF.
Faktor-faktor ini membantu menjelaskan mengapa XRP mengungguli aset kripto lain minggu ini, bahkan sempat menyalip BNB dan menjadi kripto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar, yang sempat menyentuh sekitar $121,7 miliar.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan kontrak berjangka atas aset crypto dilakukan oleh PT Porto Komoditi Berjangka, suatu perusahaan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI serta merupakan anggota CFX dan KKI. Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja dan PT Porto Komoditi Berjangka tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.