Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tekanan bearish ringan dalam beberapa sesi terakhir seiring dengan ketidakpastian pasar global dan sikap hati-hati dari para trader. BTC kesulitan untuk membentuk momentum kenaikan yang kuat, namun penurunan harganya masih terkendali.
Menariknya, permintaan yang tinggi terhadap ETF Bitcoin spot mengindikasikan bahwa posisi investor mungkin mulai beralih ke pandangan yang lebih positif. Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 19 Januari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $92,662 atau setara dengan Rp1.571.935.372 mengalami penurunan 2,45% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.567.877.194 dan harga tertingginya di Rp1.618.726.686.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp31.262 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 89% menjadi Rp578,81 triliun.
Baca juga: Harga Bitcoin Tembus $95.000, 3 Altcoin Ini Menarik Perhatian Pasar Karena Potensi Rally
ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk dana sebesar $1,42 miliar selama sepekan terakhir, menjadi total mingguan tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan ini mencerminkan minat institusional yang kembali muncul di tengah pergerakan harga yang cenderung datar. Terakhir kali terjadi lonjakan serupa adalah pada Oktober 2025, ketika ETF menarik dana sebesar $2,71 miliar.
Arus masuk seperti ini sering kali menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor. Modal yang masuk ke ETF biasanya mencerminkan strategi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek. Tren saat ini menunjukkan bahwa pelaku pasar mengantisipasi kenaikan harga Bitcoin, memperkuat sentimen bullish meskipun ada volatilitas jangka pendek dan sinyal makroekonomi yang beragam.

Indikator makro juga mendukung prospek yang positif. Indikator Pi Cycle Top, alat historis untuk mengukur kondisi pasar Bitcoin yang terlalu panas, saat ini menunjukkan pola yang menyimpang. Indikator ini membandingkan rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 111 hari dengan SMA 2×365 hari untuk mengidentifikasi puncak siklus.
Saat ini, kedua rata-rata tersebut justru semakin menjauh alih-alih mendekat. Pemisahan ini menandakan bahwa pasar belum dalam kondisi jenuh beli (overheated).
Secara historis, kondisi seperti ini biasanya terjadi di fase awal hingga pertengahan pasar bullish dengan risiko yang relatif rendah. Sinyal ini sangat kontras dengan kondisi pasar saat sinyal jual muncul, sehingga menguatkan adanya sinyal beli yang aktif.

Harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran $95.173 pada 18 Januari, tetap bertahan di atas level penting $95.000. Zona ini telah terbukti menjadi support yang kuat meskipun telah beberapa kali diuji, mengindikasikan bahwa minat beli masih aktif.
Arus masuk ETF yang berkelanjutan dapat memberikan dorongan permintaan yang dibutuhkan untuk mengangkat harga dari fase konsolidasi saat ini.
Baca juga: 3 Altcoin Incaran Para Whale Saat Pasar Crypto Kembali Melejit
Jika keyakinan bullish terus berlanjut, BTC berpotensi naik kembali menuju $98.000. Kenaikan ini juga akan memungkinkan Bitcoin untuk merebut kembali rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari (200-EMA) yang berada di sekitar $95.986.
Menembus level tersebut akan mengembalikan momentum bullish dan memperkuat peluang untuk menembus ambang psikologis di $100.000.

Namun, tetap ada risiko. Jika sentimen investor berubah atau ETF spot mulai mencatat arus keluar dana, struktur bullish ini bisa melemah. Dalam skenario tersebut, Bitcoin bisa kehilangan support di $95.000. Jika terjadi penurunan, BTC berisiko turun menuju $93.471, yang akan menandai tekanan bearish yang baru.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.