Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Token Paxos Gold (PAXG), yang mewakili kepemilikan emas fisik dalam bentuk aset crypto, mencatat aliran modal $248 juta di bulan Januari 2026 — rekor tertinggi sejak peluncurannya. Investor cryptocurrency tampaknya meningkatkan minat pada token emas ini di tengah ketidakpastian pasar crypto dan reli harga logam mulia, menjadikan PAXG sebagai salah satu instrumen utama dalam pasar emas token pada awal tahun.
Data defi menunjukkan bahwa PAXG menerima aliran masuk modal lebih dari USD $248 juta, yang setara sekitar Rp4,17 triliun pada Januari 2026. Pencapaian ini mendorong kapitalisasi pasar Paxos Gold ke lebih dari USD $2,2 miliar (± Rp36,95 triliun). Besarnya aliran masuk menunjukkan meningkatnya permintaan investor untuk eksposur ke emas melalui blockchain daripada aset crypto tradisional.
Baca Juga: 5 Prediksi Utama Harga Emas 2026–2030 dalam Konteks Pasar Aset Global
PAXG adalah token yang didukung oleh emas fisik yang disimpan di brankas LBMA di London, memungkinkan pemilik token memiliki bagian emas nyata secara digital.
Dalam fase volatilitas pasar crypto, token emas semacam ini menjadi pilihan investor yang mencari aset yang lebih stabil. Tokenisasi emas menggabungkan likuiditas digital dengan nilai intrinsik logam mulia, sehingga menarik partisipasi dari investor DeFi dan institusional.

Harga emas sendiri telah mengalami rally tajam, melonjak di atas USD 5.300 per ounce dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga ini turut menarik minat terhadap instrumen yang terkait emas, termasuk PAXG. Momentum harga logam mulia memperoleh kekuatan karena kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi makro dan permintaan safe-haven global.
Sementara Bitcoin (BTC) dan banyak aset crypto lainnya menunjukkan performa datar atau negatif dalam 12 bulan terakhir, token emas seperti PAXG memperoleh aliran modal signifikan. Hal ini mencerminkan pergeseran sementara dari aset berisiko ke instrumen yang dianggap lebih stabil. PAXG digunakan sebagai salah satu cara untuk menyeimbangkan portofolio ketika volatilitas crypto meningkat.
Total pasar token emas kini diperkirakan telah melampaui USD $5,5 miliar secara keseluruhan. Ini mencerminkan pertumbuhan dalam segmen aset tokenized real-world asset (RWA) yang menawarkan eksposur ke nilai dunia nyata. Likuiditas ini membuat emas token semakin menarik bagi investor yang ingin eksposur emas tanpa perlu pengelolaan fisik logam.
CEO platform keuangan terdesentralisasi menyebut bahwa tokenisasi emas meningkatkan utilitas logam mulia melalui kemampuan transfer digital dan pembagian kepemilikan yang fleksibel. Di tengah pergerakan harga pasar yang tidak menentu, emas token dipandang sebagai instrumen perlindungan nilai sementara aset digital lain stagnan. Investor melihat PAXG dan token emas serupa sebagai cara untuk mempertahankan nilai modal tanpa harus keluar dari ekosistem crypto.
Rekor aliran modal ke PAXG menandai minat yang kuat pada aset nyata berbasis blockchain ketika pasar crypto luas menghadapi tekanan harga. Bagi investor muda maupun pemula di pasar crypto, fenomena ini menunjukkan bahwa diversifikasi aset, termasuk dalam token emas, bisa menjadi bagian strategi mitigasi risiko. Namun prospek jangka panjang dari token emas tetap bergantung pada arah harga emas fisik dan sentimen makroekonomi global.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• CoinDesk. Paxos’ gold token rakes in record inflows as crypto investors turn to the yellow metal. Diakses tanggal 29 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.