XRP Terjun Bebas di Awal 2026: Akankah Kuartal Kedua Ulangi Kejayaan 2017?

Di-update
March 25, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Ripple (XRP) menutup kuartal pertama tahun 2026 dengan performa yang mengecewakan. Setelah mengalami penurunan sebesar -23,7%, banyak investor mulai mempertanyakan potensi pemulihan di kuartal kedua. Sejarah pergerakan harga Ripple (XRP) menunjukkan bahwa periode April hingga Juni sering kali menjadi momen krusial. Dalam beberapa tahun terakhir, kuartal kedua menjadi ajang pertaruhan antara reli besar atau koreksi tajam.

Kuartal Kedua: Antara Ledakan Harga dan Koreksi Mendalam

Jika menilik data historis, Ripple (XRP) pernah mencatatkan lonjakan luar biasa pada kuartal kedua tahun 2017 dengan kenaikan mencapai +1.109%. Namun, tidak semua kuartal kedua berakhir manis, seperti pada tahun 2022 ketika Ripple (XRP) justru anjlok hingga -59,4%. Tahun lalu, yakni 2025, kuartal kedua ditutup dengan kenaikan moderat sebesar +7,12%, menandakan adanya potensi pemulihan meski tidak spektakuler. Pola ini memperlihatkan bahwa kuartal kedua selalu menjadi periode volatilitas tinggi bagi Ripple (XRP).

Performa Ripple (XRP) di awal tahun 2026 yang negatif menambah tekanan psikologis bagi pelaku pasar. Namun, sejarah mencatat bahwa penurunan tajam di kuartal pertama sering kali diikuti oleh upaya rebound pada kuartal kedua. Kondisi pasar yang oversold saat ini membuka peluang bagi Ripple (XRP) untuk bangkit, terutama jika didukung sentimen positif dari pasar kripto secara keseluruhan. Meski demikian, risiko bull trap tetap mengintai jika pemulihan hanya bersifat sementara.

Baca Juga: 3 Alasan Robert Kiyosaki Yakin Bitcoin Bisa Meledak Hingga Rp4,22 Miliar di 2026!

Faktor Historis dan Sentimen Pasar: Kunci Penentu Arah Ripple (XRP)

Sejak 13 tahun terakhir, data dari CryptoRank menunjukkan bahwa kuartal kedua jarang bergerak datar untuk Ripple (XRP). Biasanya, pergerakan harga di periode ini sangat ekstrem, baik ke arah positif maupun negatif. Hal ini membuat banyak investor dan trader selalu waspada menjelang pergantian kuartal. Keberhasilan atau kegagalan Ripple (XRP) di kuartal kedua sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global dan perkembangan regulasi.

Selain faktor teknikal, sentimen makroekonomi dan perkembangan di ekosistem blockchain juga turut memengaruhi harga Ripple (XRP). Jika Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami reli, biasanya Ripple (XRP) juga ikut terdorong naik. Namun, jika terjadi aksi jual besar-besaran di pasar kripto, Ripple (XRP) berpotensi mengalami tekanan tambahan. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu mencermati berbagai indikator sebelum mengambil keputusan investasi.

Momentum Kuartal Kedua: Antara Pemulihan dan Ancaman Koreksi Lanjutan

Dengan kondisi pasar yang saat ini berada di zona oversold, peluang pemulihan Ripple (XRP) di kuartal kedua 2026 terbuka lebar. Namun, pemulihan tersebut sangat bergantung pada arus modal yang masuk ke pasar kripto dan kepercayaan investor terhadap Ripple (XRP). Jika sentimen positif mendominasi, bukan tidak mungkin Ripple (XRP) kembali mencatatkan pertumbuhan signifikan seperti tahun 2017.

Sebaliknya, jika tekanan jual masih kuat, Ripple (XRP) bisa saja terjebak dalam bull trap yang berujung pada koreksi lanjutan. Perlu diingat, volatilitas tinggi di kuartal kedua juga bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, peluang profit besar terbuka lebar bagi mereka yang mampu membaca arah pasar.

Namun di sisi lain, risiko kerugian juga meningkat jika keputusan investasi diambil tanpa analisis mendalam. Oleh sebab itu, strategi manajemen risiko menjadi sangat penting dalam menghadapi periode krusial ini. Ripple (XRP) kini berada di persimpangan jalan, menanti apakah kuartal kedua 2026 akan menjadi titik balik atau justru memperpanjang tren negatif.

Menanti Titik Balik Ripple (XRP) di Tengah Ketidakpastian

Kuartal kedua tahun 2026 menjadi momen penentuan bagi Ripple (XRP) setelah awal tahun yang penuh tekanan. Sejarah membuktikan bahwa periode ini sering kali membawa perubahan besar, baik ke arah pemulihan maupun koreksi lebih dalam. Dengan kondisi pasar yang oversold, peluang rebound tetap terbuka, namun risiko bull trap juga tidak bisa diabaikan. Para pelaku pasar kini menanti, apakah Ripple (XRP) mampu mengulang kejayaan masa lalu atau justru terjebak dalam siklus penurunan yang berkepanjangan.

Baca Juga: Altcoin Season Index: Indikator Penting untuk Mengetahui Altseason

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8