Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Fenomena prediksi harga kripto kembali menghebohkan jagat maya, kali ini datang dari YoungHoon Kim, sosok asal Korea Selatan yang mengklaim memiliki IQ tertinggi di dunia, yakni 276. Kim baru-baru ini membagikan lima prediksi berani terkait pasar kripto melalui akun X (Twitter) miliknya, dengan Ripple (XRP) menjadi sorotan utama.
Klaim dan ramalan Kim langsung menyedot perhatian komunitas kripto global, terutama karena ia dikenal sebagai pendukung fanatik XRP. Namun, di balik sensasi tersebut, muncul pula gelombang skeptisisme terhadap keakuratan prediksi dan validitas klaim IQ yang ia sandang.

YoungHoon Kim semakin dikenal luas berkat pernyataan kontroversialnya yang menyebut dirinya sebagai “Son of XRP” atau “Anak XRP”. Dalam serangkaian unggahan di X, Kim menegaskan bahwa dirinya “lahir untuk membawa Ripple (XRP) ke harga $100” dan tidak ada yang bisa menghentikannya. Ia juga menyatakan bahwa “kripto akan segera meledak”, menandakan keyakinan penuh terhadap potensi lonjakan harga di pasar aset digital.
Sikap agresif Kim dalam mendukung Ripple (XRP) semakin memperkuat citranya sebagai influencer kripto yang berani mengambil risiko. Prediksi Kim mengenai Ripple (XRP) yang akan mencapai $100 dalam lima tahun ke depan tentu saja menuai pro dan kontra. Saat artikel ini ditulis, harga Ripple (XRP) masih berada di kisaran $1,32, turun 1,67% dalam 24 jam terakhir.
Jika prediksi Kim benar, maka Ripple (XRP) harus melonjak hingga 7.475% dari harga saat ini, sebuah target yang sangat ambisius. Tak hanya Ripple (XRP), Kim juga menyebut bahwa musim altcoin atau “altseason” telah tiba 100%, dan memprediksi bahwa meme coin seperti Pepe Coin (PEPE) akan menjadi yang pertama mengalami lonjakan harga.
Baca Juga: 5 Fakta Besar BVNK Crypto: Mastercard Invest Rp30 Triliun untuk Masa Depan Stablecoin?

Selain Ripple (XRP), Kim juga melontarkan pernyataan kontroversial mengenai Bitcoin (BTC) dan altcoin lainnya. Ia menyebut Bitcoin (BTC) sebagai “memecoin”, sebuah istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan aset kripto tanpa fundamental kuat seperti Dogecoin (DOGE) atau Pepe Coin (PEPE). Menurut Kim, Bitcoin (BTC) sudah kehilangan daya tariknya sebagai aset utama dan akan segera tergeser oleh altcoin yang lebih inovatif.
Ia juga menegaskan bahwa gelombang kenaikan harga berikutnya akan didominasi oleh meme coin sebelum akhirnya altcoin besar seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) ikut terdongkrak. Pernyataan Kim ini tentu saja memicu perdebatan di kalangan komunitas kripto.
Banyak pihak yang menilai bahwa klaim tersebut terlalu berani dan tidak didukung oleh data fundamental yang kuat. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap Kim sebagai visioner yang mampu melihat peluang besar di balik volatilitas pasar kripto. Dengan pengikut media sosial yang terus bertambah, setiap pernyataan Kim selalu menjadi bahan diskusi hangat di berbagai forum dan grup kripto.
Meski memiliki banyak penggemar, prediksi Kim kerap menuai keraguan, terutama karena rekam jejak ramalannya yang sering meleset. Pada awal Januari, Kim sempat memprediksi harga Bitcoin (BTC) akan menembus $100.000 dalam waktu 48 jam, namun kenyataannya harga justru turun dari $93.747 menjadi $91.099. Prediksi lain yang juga meleset adalah target harga Ripple (XRP) yang diklaim akan mencapai rekor tertinggi baru pada akhir 2025, namun hingga kini belum terwujud.
Selain itu, Kim juga pernah memperkirakan Bitcoin (BTC) akan mencapai $300.000 pada awal 2026, sebuah level yang hingga kini belum pernah disentuh. Klaim IQ 276 yang diusung Kim pun tak luput dari sorotan. Investigasi yang dilakukan oleh VICE pada Juli 2025 menemukan bahwa para ahli psikometri kesulitan mereproduksi skor IQ Kim berdasarkan data tes yang ada.
Chris Leek dari Mensa bahkan menyebut upaya mengekstrapolasi skor 276 sebagai “omong kosong”, sementara Jason Betts, psikometris asal Australia, memperkirakan skor IQ Kim sebenarnya tidak lebih dari 175. Meski demikian, pendukung Kim dari GIGA Society Professional tetap membela dengan menyebut bahwa skor 276 menggunakan standar deviasi 24, setara dengan 210 pada skala SD15 yang lebih umum. Namun, publikasi pendukung yang sempat dirilis pada Agustus 2025 akhirnya ditarik kembali.

Fenomena YoungHoon Kim membuktikan bahwa dunia kripto tidak hanya dipenuhi oleh analisis teknikal dan fundamental, tetapi juga narasi dan figur kontroversial yang mampu mempengaruhi sentimen pasar. Meski prediksi-prediksi Kim kerap menuai pro dan kontra, kehadirannya tetap menjadi warna tersendiri di tengah dinamika industri aset digital. Para investor dan pengamat disarankan untuk tetap kritis dan tidak mudah terbuai oleh janji-janji fantastis tanpa dasar yang jelas. Pada akhirnya, keputusan investasi harus didasarkan pada riset mendalam dan pertimbangan rasional, bukan sekadar mengikuti tren atau figur populer.
Baca Juga: Apa itu Grok AI? AI Real-Time dari Elon Musk yang Jadi Pesaing ChatGPT di 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.