3 Sinyal Bitcoin: Rp1,02 Miliar Bisa Diuji Lagi, Kapan Bitcoin ATH?

Di-update
April 1, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – pasar crypto kembali menghadapi fase yang menarik untuk dicermati setelah trader senior Peter Brandt menilai Bitcoin (BTC) belum tentu mencetak rekor harga baru pada 2026.

Dalam pandangannya, harga BTC justru masih berpeluang menguji area US$60.000 atau sekitar Rp1,02 miliar sebelum memasuki fase pemulihan berikutnya. Bagi kamu yang baru masuk ke dunia cryptocurrency maupun yang sudah lama berinvestasi, proyeksi seperti ini penting dipahami bukan sebagai kepastian, melainkan sebagai skenario risiko yang membantu membaca arah pasar dengan lebih tenang.

1. Peter Brandt Nilai ATH Baru Bisa Tertunda

Peter Brandt menyampaikan bahwa Bitcoin berpotensi belum mencetak all-time high (ATH) baru pada 2026, dan peluang rekor harga baru menurutnya baru bisa muncul sekitar kuartal II 2027. Pandangan ini menunjukkan bahwa siklus kenaikan harga crypto tidak selalu berlangsung cepat setelah puncak sebelumnya tercapai. Untuk investor pemula, pesan utamanya adalah pasar cryptocurrency bergerak dalam siklus, sehingga ekspektasi keuntungan instan sering kali justru meningkatkan risiko keputusan emosional.

Dalam artikel tersebut, Brandt juga menekankan bahwa pandangannya bersifat perkiraan, bukan kepastian mutlak. Itu berarti kamu tetap perlu melihat analisis seperti ini sebagai salah satu referensi, bukan satu-satunya dasar mengambil keputusan investasi. Pendekatan yang lebih sehat adalah menggabungkan sentimen pasar, manajemen risiko, dan tujuan investasi pribadi sebelum membeli atau menjual aset crypto.

Baca Juga: 3 Fakta Prospek Crypto SIREN di April 2026!

2. Area Rp1,02 Miliar Jadi Level yang Banyak Diperhatikan

Salah satu sorotan terbesar adalah kemungkinan Bitcoin kembali menguji US$60.000, yang jika dikonversi dengan kurs Rp17.000 per dolar setara sekitar Rp1.020.000.000. Level ini penting karena disebut sebagai area yang bisa disentuh lagi sebelum pasar membentuk dasar pergerakan baru. Dalam konteks edukasi, area support seperti ini sering dipakai investor untuk mengukur apakah koreksi masih wajar atau mulai mengarah ke tekanan yang lebih dalam.

Agar lebih mudah dipahami, berikut angka-angka penting yang muncul dalam analisis tersebut:

  • Proyeksi retest: US$60.000 = sekitar Rp1,02 miliar
  • Harga saat laporan terbit: US$67.599 = sekitar Rp1.149.183.000
  • ATH sebelumnya: US$126.000 = sekitar Rp2.142.000.000

Dari data itu terlihat bahwa selisih antara harga saat ini dan area US$60.000 tidak terlalu jauh dalam persentase pasar crypto. Karena itu, investor pemula perlu memahami bahwa volatilitas adalah karakter alami cryptocurrency, termasuk pada aset besar seperti Bitcoin.

3. Risiko Koreksi Lebih Dalam Masih Ada

Selain skenario retest ke US$60.000, artikel juga menyinggung analisis lain yang melihat pola penurunan mirip Januari 2026. Jika pola koreksi sekitar 39% terulang, maka harga BTC bahkan bisa turun ke sekitar US$45.000 atau setara Rp765.000.000. Skenario ini memang belum tentu terjadi, tetapi tetap relevan untuk dipahami sebagai bagian dari perencanaan risiko investasi.

Bagi kamu yang berinvestasi bertahap, informasi seperti ini berguna untuk menyusun strategi, misalnya membagi modal ke beberapa level beli dan tidak masuk sekaligus di satu harga. Cara ini umum dipakai di pasar crypto agar investor tidak terlalu terpukul ketika harga bergerak berlawanan dari ekspektasi. Semakin volatil suatu aset cryptocurrency, semakin penting pula disiplin terhadap ukuran posisi dan horizon investasi.

Apa Artinya Buat Investor Pemula?

Inti edukatif dari perkembangan ini adalah bahwa pasar tidak selalu bergerak lurus ke atas, bahkan setelah Bitcoin mencetak rekor besar pada 2025. Harga dapat naik, turun, lalu bergerak mendatar cukup lama sebelum kembali membangun tren baru. Karena itu, investor pemula sebaiknya tidak hanya fokus pada target keuntungan, tetapi juga memahami skenario koreksi, siklus pasar, dan pentingnya memiliki rencana keluar-masuk yang rasional.

Dengan kata lain, proyeksi Brandt lebih tepat dibaca sebagai pengingat bahwa momentum bullish belum otomatis kembali hanya karena BTC sempat pulih sesaat. Kalau kamu mengikuti pasar crypto harian, kabar seperti ini bisa membantu menyaring ekspektasi yang terlalu optimistis. Sikap yang paling relevan saat kondisi seperti ini adalah tetap netral, mencermati data, dan menilai apakah strategi kamu masih sesuai dengan profil risiko pribadi.

Baca Juga: 3 Fakta Ini Justru Bisa Picu Bull Run Baru di April 2026!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8