5 Sinyal BTC Rp1,19 Miliar Bisa Meledak atau Turun Tajam di April 2026

Di-update
April 8, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Sentimen pasar Bitcoin (BTC) kembali melemah meski harga masih bertahan di bawah US$70.000 atau sekitar Rp1.189.790.000 dengan kurs Rp16.997 per dolar. Data terbaru menunjukkan rasio bullish terhadap bearish turun ke 0,81, level terendah sejak akhir Februari. Kondisi ini membuat pasar crypto dan cryptocurrency berada dalam fase menunggu arah baru.

1. Sentimen Bitcoin Turun ke Level Terendah Sejak Februari

Data Santiment menunjukkan rasio bullish-bearish Bitcoin turun menjadi 0,81 banding 1,00. Artinya, percakapan negatif mulai mendominasi komunitas crypto. Penurunan ini terjadi setelah BTC bergerak sideways cukup lama.

Kondisi tersebut membuat kepercayaan investor melemah. Diskusi bearish meningkat di X, Reddit, dan Telegram. Sentimen seperti ini sering muncul sebelum pergerakan besar.

Baca Juga: 5 Cara Investasi Minyak Dunia: Mulai dari Rp11.000, Bisa Lewat Crypto?

2. Bitcoin Bertahan di Rp1,19 Miliar Tapi Gagal Breakout

Bitcoin (BTC) berulang kali mencoba menembus US$70.000. Harga terakhir berada di sekitar US$69.550 atau sekitar Rp1.182.891.000. Ini menjadi percobaan ketujuh sejak Februari.

Kegagalan breakout membuat pasar kehilangan momentum. Trader mulai ragu untuk membuka posisi baru. Hal ini meningkatkan tekanan psikologis pada market cryptocurrency.

3. Potensi Short Squeeze US$6 Miliar Jika BTC Naik

Sekitar US$6 miliar posisi short bisa terlikuidasi jika BTC menyentuh US$72.500. Jika dikonversi, nilainya sekitar Rp1.232.282.500 per BTC. Level ini menjadi area penting yang dipantau trader.

Short squeeze dapat memicu lonjakan cepat. Likuidasi posisi short mendorong harga naik lebih tinggi. Pola ini sering terjadi pada pasar crypto yang volatil.

4. Risiko Turun Jika Sentimen Negatif Berlanjut

Sebaliknya, posisi long sekitar US$2 miliar berada dekat US$65.000. Level ini setara sekitar Rp1.104.805.000. Jika harga turun, likuidasi long bisa mempercepat penurunan.

Struktur ini membuat pasar berada di titik sensitif. Pergerakan kecil dapat memicu volatilitas besar. Trader cryptocurrency memantau zona ini dengan ketat.

5. Faktor Geopolitik dan Regulasi Tekan Crypto

Sentimen negatif juga dipicu konflik geopolitik dan ketidakpastian regulasi. Isu seperti konflik AS-Iran menahan minat beli investor. Selain itu, pembahasan aturan crypto baru juga menambah tekanan.

Namun secara on-chain, Bitcoin masih berada di atas realized price US$54.279. Jika dikonversi, level ini sekitar Rp922.567.263. Artinya pasar belum memasuki fase akumulasi penuh.

Apa Artinya untuk Investor Crypto

Sentimen negatif tidak selalu berarti harga akan turun. Bitcoin (BTC) sering bergerak berlawanan dengan mayoritas sentimen. Kondisi fear tinggi justru bisa menjadi peluang.

Kamu perlu memantau level US$72.500 dan US$65.000. Kedua zona ini menentukan arah berikutnya. Pasar crypto saat ini berada di fase keputusan besar.

Baca Juga: 3 Sinyal Ethereum: Bisa Tembus Rp40 Juta atau Turun Lagi?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.