Apa itu Accrual Basis dan Bedanya dengan Cash Basis?

Updated
June 17, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Accrual Basis dan Bedanya dengan Cash Basis?
Reading Time: 4 minutes

Pernah dengar istilah accrual basis dan cash basis? Dua istilah ini sering muncul dalam dunia akuntansi dan sangat penting untuk dipahami. Penasaran? Yuk, simak apa

Apa Itu Accrual Basis?

Accrual basis adalah metode akuntansi yang mencatat pendapatan dan biaya saat transaksi terjadi, bukan saat uang diterima atau dibayar. Misalnya, jika kamu menjual Bitcoin dan pembeli berjanji akan membayar minggu depan, pendapatan itu sudah bisa dicatat hari ini. Begitu juga dengan biaya, misalnya biaya listrik untuk mining, dicatat saat listriknya digunakan, bukan saat tagihannya dibayar.

Kelebihan dan Kekurangan Accrual Basis

Metode accrual basis memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi keuangan perusahaan. Kamu bisa melihat cash flow yang akan datang dan merencanakan ke depan. Berikut selengkapnya mengenai kelebihan dan kekurangan accrual basis.

Kelebihan Accrual Basis

  1. Menggambarkan Kondisi Keuangan yang Lebih Akurat: Dengan metode accrual basis, kamu bisa melihat pendapatan dan biaya yang sebenarnya, tidak peduli kapan uangnya masuk atau keluar. Ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kesehatan keuangan bisnis crypto kamu.
  2. Membantu dalam Perencanaan dan Pengambilan Keputusan: Karena mencatat pendapatan dan biaya saat transaksi terjadi, metode ini membantu kamu dalam merencanakan dan membuat keputusan bisnis. Kamu bisa melihat cash flow yang akan datang dan merencanakan strategi bisnis dengan lebih baik.
  3. Penerimaan yang Lebih Baik oleh Standar Akuntansi: Metode accrual basis diterima dan didorong oleh International Financial Reporting Standards (IFRS) dan Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Ini membuat metode ini lebih dapat diandalkan dan diakui secara luas.

Kekurangan Accrual Basis

  1. Kompleks dan Memerlukan Biaya Lebih: Metode accrual basis lebih rumit dibandingkan dengan metode cash basis. Kamu mungkin perlu bantuan dari akuntan profesional untuk mengelola buku akuntansi, dan ini tentu saja memerlukan biaya tambahan.
  2. Mungkin Menyebabkan Kesulitan Cash Flow: Dalam metode accrual basis, pendapatan dicatat saat transaksi terjadi, bukan saat uangnya diterima. Jadi, bisa jadi kamu sudah mencatat pendapatan, tapi uangnya belum masuk. Ini bisa menyebabkan masalah cash flow jika tidak dikelola dengan baik.
  3. Kesulitan dalam Pelacakan Tunai: Metode accrual basis berfokus pada transaksi, bukan pada aliran uang. Jadi, bisa jadi lebih sulit untuk melacak uang tunai yang masuk dan keluar dari bisnis kamu.

Contoh Accrual Basis

cash basis dan accrual basis

Misalkan kamu menjual Ethereum senilai $2000 ke temanmu, dan dia berjanji akan membayar dua hari lagi. Dalam metode accrual basis, kamu sudah mencatat $2000 sebagai pendapatan hari ini, meski uangnya belum diterima.

Apa Itu Cash Basis?

Sekarang, kita beralih ke cash basis. Cash basis adalah metode akuntansi yang mencatat pendapatan dan biaya saat uangnya benar-benar diterima atau dibayar. Jadi, jika kamu menjual Bitcoin dan pembelinya berjanji akan membayar minggu depan, pendapatan itu baru dicatat saat uangnya benar-benar diterima.

Baca juga: Apa itu Kas Kecil dan Bagaimana Cara Mengelolanya?

Kelebihan dan Kekurangan Cash Basis

Kelebihan dari cash basis adalah metodenya lebih sederhana dan murah untuk diterapkan. Selain itu, berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya secara lebih lengkap.

Kelebihan Cash Basis

  1. Sederhana dan Mudah Dipahami: Metode cash basis sangat sederhana dan mudah dipahami, bahkan oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang akuntansi. Kamu hanya perlu mencatat pendapatan dan biaya saat uangnya benar-benar masuk atau keluar.
  2. Mengontrol Cash Flow dengan Lebih Baik: Dengan metode cash basis, kamu bisa melihat dengan jelas berapa banyak uang yang masuk dan keluar dari bisnis crypto kamu. Ini membantu kamu mengontrol cash flow dengan lebih baik.
  3. Biaya Akuntansi Lebih Rendah: Karena sederhana, metode cash basis biasanya memerlukan biaya akuntansi yang lebih rendah. Kamu mungkin tidak perlu bantuan dari akuntan profesional dan bisa mengelola buku akuntansi sendiri.

Kekurangan Cash Basis

  1. Tidak Menggambarkan Kondisi Keuangan yang Akurat: Metode cash basis hanya mencatat pendapatan dan biaya saat uangnya masuk atau keluar. Jadi, bisa jadi kamu sudah melakukan banyak transaksi, tapi jika uangnya belum masuk, kondisi keuangan bisnis kamu tampak sepi.
  2. Kurang Cocok untuk Bisnis dengan Transaksi Kredit: Jika bisnis crypto kamu banyak melakukan transaksi kredit, metode cash basis mungkin kurang cocok. Karena pendapatan baru dicatat saat uangnya diterima, kamu mungkin kesulitan melacak piutang.
  3. Tidak Selaras dengan Standar Akuntansi: Metode cash basis kurang diterima oleh Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) dan Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (GAAP). Jadi, jika kamu ingin bisnis crypto kamu diakui secara luas, metode ini mungkin kurang tepat.

Contoh Cash Basis

Misalkan kamu menjual Ethereum senilai $2.000 ke temanmu, dan dia berjanji akan membayar dua hari lagi. Dalam metode cash basis, kamu baru mencatat $2.000 sebagai pendapatan saat uangnya benar-benar diterima.

Baca juga: Apa itu Kas Kecil dan Cara Mengelolanya?

Perbedaan Accrual Basis vs Cash Basis

Jadi, apa perbedaan accrual basis dan cash basis? Sederhananya, accrual basis mencatat transaksi saat terjadi, sedangkan cash basis mencatat transaksi saat uangnya baru diterima atau dibayar. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

AspekAccrual BasisCash Basis
Pencatatan PendapatanPendapatan dicatat saat transaksi terjadi, tidak peduli kapan uangnya diterima.Pendapatan baru dicatat saat uangnya benar-benar diterima.
Pencatatan BiayaBiaya dicatat saat transaksi terjadi, tidak peduli kapan uangnya dibayar.Biaya baru dicatat saat uangnya benar-benar dibayar.
KesederhanaanMetode ini lebih rumit dan mungkin memerlukan bantuan dari akuntan profesional.Metode ini lebih sederhana dan mudah dipahami, bahkan oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang akuntansi.
Pengendalian Cash FlowMungkin menyebabkan kesulitan dalam pengendalian cash flow karena pendapatan dan biaya dicatat sebelum uangnya masuk atau keluar.Lebih mudah dalam pengendalian cash flow karena pendapatan dan biaya dicatat sesuai dengan aliran uang.
Gambaran Kondisi KeuanganMemberikan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi keuangan perusahaan.Mungkin tidak memberikan gambaran yang akurat jika banyak transaksi yang uangnya belum masuk atau keluar.
Penerimaan oleh Standar AkuntansiLebih diterima oleh Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) dan Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (GAAP).Kurang diterima oleh IFRS dan GAAP.

Cash Basis dan Accrual Basis dalam Pajak

Dalam konteks pajak, metode yang kamu pilih bisa berpengaruh pada kapan kamu harus membayar pajak atas pendapatan yang diterima. Jika kamu menggunakan metode cash basis, kamu membayar pajak saat uangnya diterima. Sedangkan jika menggunakan metode accrual basis, kamu membayar pajak saat transaksi terjadi, meski uangnya belum diterima.

Pemahaman tentang accrual basis dan cash basis sangat penting dalam dunia ekonomi maupun investasi. Belakangan ini, jenis-jenis investasi semakin berkembang luas, mulai dari saham hingga crypto. Buat kamu yang ingin memulai investasi crypto secara mudah, download Pintu sekarang! Di Pintu, kamu bisa menyimak berita crypto terbaru hingga belajar crypto secara gratis lewat smartphone kamu!

Referensi:

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->