Apa itu Transaksi Online dan Transaksi Digital?

Updated
November 18, 2021
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Transaksi Online dan Transaksi Digital?
Reading Time: 4 minutes

Tidak sedikit orang menganggap transaksi online dan digital adalah hal yang sama, padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Untuk lebih memahami perbedaan antara keduanya, Yuk simak pembahasan tentang apa itu transaksi online dan transaksi digital dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Wow, Ini Perkembangan Volume Transaksi Bitcoin di Indonesia

Apa Itu Transaksi Digital?

apa itu transaksi digital

Pengertian Transaksi Digital

Dikutip dari Investopedia, transaksi digital adalah transaksi yang dilakukan tanpa memerlukan uang tunai atau transaksi non-tunai. Dalam hal ini, transaksi digital bisa dilakukan secara online maupun offline.

Transaksi digital dirancang untuk memudahkan masyarakat, khususnya investor dan pengguna jasa keuangan, dalam melakukan aktivitas keuangan, serta meminimalisasi risiko keuangan yang mungkin terjadi tanpa harus membawa uang dalam jumlah besar kemana-mana.

Kelebihan Transaksi Digital

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan penggunaan transaksi digital, antara lain:

Lebih Mudah dan Efisien

Transaksi digital bisa kamu lakukan hanya dengan menggunakan aplikasi pada gadget kamu tanpa perlu repot-repot membawa uang tunai setiap saatnya. Terlebih untuk transaksi dengan nominal besar, transaksi digital akan sangat memudahkan nasabah.

Fleksibilitas Nominal Transaksi

Dibandingkan transaksi tunai, transaksi digital bisa dilakukan secara lebih fleksibel terkait nominal transaksi yang dilakukan. Sebagai contohnya, jika kamu ingin membeli barang seharga Rp50.990 secara tunai, mau tidak mau kamu harus membayar sejumlah Rp51.000 karena tidak ada uang senilai Rp10.

Sementara itu, transaksi digital memungkinkan kamu untuk membayar berbagai produk atau jasa hingga nominal terakhir sekalipun.

Kekurangan Transaksi Digital

Di balik kemudahan yang ditawarkan oleh sistem transaksi digital, sistem ini juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

Butuh Pemahaman Teknologi

Untuk masyarakat yang tidak terlalu fasih terhadap teknologi, transaksi digital akan dianggap cukup menyulitkan.

Kemungkinan Peretasan

Berita tentang adanya peretasan di perusahaan Fintech seringkali muncul di berbagai media, yang tentunya dapat mengancam dana yang disimpan oleh nasabah. Namun, perusahaan pun terus mengembangkan sistem dan teknologi terbaru untuk menciptakan keamanan yang lebih maksimal lagi untuk para pengguna.

Contoh Transaksi Digital

Berikut ini merupakan beberapa contoh transaksi digital.

Paypal

PayPal adalah rekening virtual asal Amerika Serikat yang bisa digunakan di seluruh dunia. PayPal sendiri menyediakan berbagai layanan transfer dan pembayaran secara online dan internasional sekalipun.

Apple Pay

Apple Pay merupakan aplikasi yang biasanya digunakan oleh para pengguna produk Apple untuk memudahkan transaksi pembelian barang secara online.

Google Pay

Merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan para pemilik ponsel Android dan pengguna Google untuk melakukan transaksi online di aplikasi maupun situs web dengan menjadikan Google Pay sebagai alternatif pembayaran.

Transaksi Kartu Kredit

Transaksi dengan kartu kredit mungkin dilakukan secara offline maupun online, menggunakan jaringan internet atau jaringan telepon kabel, sehingga bisa termasuk ke dalam transaksi digital.

Baca juga: Apa itu Bitcoin?

Apa Itu Transaksi Online?

apa itu transaksi online

Pengertian Transaksi Online

Berbeda dari transaksi digital, transaksi online adalah salah satu metode pembayaran yang memungkinkan transaksi secara online untuk membeli produk atau jasa, berinvestasi, maupun menggunakan jasa perbankan.

Transaksi online difasilitasi oleh penyedia layanan pembayaran atau juga disebut sebagai payment gateway.

Transaksi online umumnya dilakukan melalui koneksi terenkripsi yang aman untuk mengurangi kemungkinan pencurian data pribadi dan tagihan, serta dapat digunakan sebagai alat pembayaran satu kali atau berulang. Sebagai contohnya adalah ketika kamu membeli sepatu melalui platform e-commerce atau berlangganan Netflix.

Kelebihan Transaksi Online

Dikutip dari 7news.au, berikut ini merupakan beberapa kelebihan transaksi online.

  • Lebih hemat biaya, karena pembayaran online biasanya dilakukan secara otomatis sehingga biayanya pun jauh lebih murah dibanding metode pembayaran manual, seperti cek, dan wesel.
  • Transaksi berlangsung lebih cepat dan tidak memakan waktu.
  • Setelah diproses, biasanya dana akan langsung masuk ke rekening atau virtual account milik penjual sehingga meminimalkan risiko pencurian.
  • Memudahkan proses transaksi, karena penjual bisa langsung mengetahui kapan dana masuk ke rekening sehingga mereka dapat menentukan kapan barang akan dikirim pada pembeli.

Kekurangan Transaksi Online

Di sisi lain, transaksi online juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  • Meskipun bisa dikatakan lebih hemat biaya, namun pembayaran online tetap tidak gratis karena adanya biaya layanan yang dibebankan pada pengguna.
  • Rentan terhadap cyber crime atau kejahatan dunia maya, seperti hacker yang meretas sistem, pencurian data atau informasi pribadi, dan lain-lain.
  • Ketergantungan pada infrastruktur telekomunikasi, khususnya internet, karena tanpa adanya internet maka transaksi online tidak mungkin dapat berlangsung.

Contoh Transaksi Online

Transaksi online dapat dilakukan melalui adanya fasilitas yang disediakan oleh penyedia layanan pembayaran yang meliputi:

Transaksi dengan Internet Banking

Seperti namanya, transaksi dengan menggunakan internet banking baik itu untuk keperluan transfer, pembayaran tagihan, dan lainnya termasuk ke dalam transaksi online.

Transaksi dengan Mobile Banking

Selain itu, transaksi mobile banking juga termasuk ke dalam transaksi digital. Berbagai layanan perbankan biasanya menyediakan layanan internet banking dan mobile banking untuk memudahkan nasabahnya.

Nah, itu dia penjelasan lengkap terkait apa itu transaksi digital dan transaksi online. Adanya transaksi online dan digital memang sangat memudahkan masyarakat. Bahkan, kini kamu bisa berinvestasi secara online, lho! Salah satunya melalui Pintu, platform jual beli crypto di Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti.

Di Pintu, kamu bisa membeli aset crypto pertamamu mulai dari Rp11.000 saja! Tidak hanya itu, kamu juga bisa melihat perubahan harga Bitcoin setiap saat melalui aplikasi Pintu. Jika kamu ingin memperdalam pengetahuan tentang crypto, belajar crypto secara gratis di Pintu Akademi!

Referensi:

7 News, Advantages and disadvantages of online payments. Diakses tanggal: 16-11-2021

Corporate Finance Institute, Digital Wallet. Diakses tanggal: 16-11-2021

Go Cardless, Online payments: An introduction. Diakses tanggal: 16-11-2021

Jack Frankenfield, Digital Transaction. Diakses tanggal: 16-11-2021

LinnWorks, A Complete List Of Online Payment Methods (+ Examples From Around The World). Diakses tanggal: 16-11-2021

Management Study Guide, Digital Cash: Advantages and Disadvantages. Diakses tanggal: 16-11-2021

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->
Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
tampilan aplikasi pintu crypto
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Lisensi aplikasi pintu menkominfo dan bappebti
Foundations/Reg-license/ISO27001
Lisensi ISO
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.
Pintu App Logo
Pintu App
The Easiest way to Trade Bitcoin and other Cryptos
10K+