Pengertian dan Jenis-jenis Kurs

Updated
January 13, 2022
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian dan Jenis-jenis Kurs
Reading Time: 3 minutes

Kurs adalah salah satu istilah yang sangat lekat dengan mata uang asing, dan biasa juga disebut sebagai exchange rate, kurs bisa diartikan sebagai nilai tukar. Untuk lebih jelas mengenai pengertian dan jenis-jenis kurs, berikut pembahasan selengkapnya.

Baca juga: Ini 10 Daftar Mata Uang Tertinggi di Dunia, Teratas Bukan Dollar?

Pengertian Kurs

pengertian kurs

Apa itu kurs? Pada dasarnya, kurs adalah nilai mata uang suatu negara apabila dibandingkan dengan nilai mata uang negara lain.

Apabila dirangkum dalam kata-kata, kurs bisa dinyatakan sebagai berapa Rupiah untuk bisa membeli satu Euro, atau berapa Dollar Amerika Serikat untuk bisa membeli satu Ringgit Malaysia, dan seterusnya.

Contohnya sebagai berikut, pada 1 Januari nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika adalah Rp15.000. Berarti untuk bisa membeli 1 Dollar Amerika, kamu memerlukan uang sebesar Rp15.000.

Nilai tukar atau kurs biasanya ditulis dengan akronim mata uang nasional. Contohnya Rupiah dengan akronim IDR (Indonesian Rupiah), EUR untuk Euro, USD untuk dollar Amerika, dan lain sebagainya.

Sebuah nilai tukar mata uang bisa naik dan turun disebabkan oleh perubahan di pasar valuta asing atau balas. Kurs valas adalah rasio perbandingan nilai mata uang dalam negeri dengan luar negeri.

Jenis-Jenis Kurs

jenis-jenis kurs

Nilai tukar mata uang terbagi menjadi dua macam, yaitu kurs jual dan kurs beli. Berikut pengertian dan perbedaan keduanya.

Kurs Jual

Kurs jual juga dikenal dengan sebutan harga jual valuta asing. Kurs jual adalah nilai tukar yang digunakan oleh bank untuk menjual valuta asing kepada nasabah.

Kurs Beli

Kebalikan dari kurs jual, kurs beli merupakan harga beli valuta asing. Kurs beli adalah nilai tukar yang digunakan oleh bank untuk membeli mata uang asing dari nasabah. Dalam hal ini, kurs beli menggambarkan nilai tukar mata uang asing yang dikonversikan ke mata uang domestik.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kurs

Sebuah kurs mata uang bisa dipengaruhi nilainya oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar ini erat kaitannya dengan kondisi valuta asing dan pasar ekonomi sebuah negara. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kurs.

Kinerja Ekonomi

Mengapa kinerja ekonomi suatu negara dapat mempengaruhi kurs mata uang domestik di sebuah negara? Secara umum, jika sebuah negara mengalami gejolak politik, kepercayaan terhadap suatu mata uang domestik akan hilang.

Hilangnya kepercayaan tersebut akan berisiko menyebabkan berpindahnya modal ke negara dengan mata uang yang lebih stabil.

Investor asing tentu ingin meminimalisir risiko hilangnya modal maupun nilai pengembalian yang kecil karena berinvestasi pada negara yang kinerja ekonominya lemah, serta kondisi politiknya tidak stabil.

Ketentuan Perdagangan

Apabila harga ekspor suatu negara mengalami peningkatan dengan persentase yang lebih besar dibandingkan dengan harga impornya, maka pertumbuhan perdagangan di negara tersebut dianggap menguntungkan.

Peningkatan ini juga menunjukkan besarnya permintaan ekspor di suatu negara, yang akan berdampak pula pada peningkatan pemasukan dari lini ekspor, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan nilai kurs.

Utang Publik

Setiap negara pasti terlibat dalam pembiayaan defisit skala besar guna membayar proyek-proyek dari sektor publik dan pendanaan pemerintah. Negara yang mengalami defisit besar dan utang yang banyak kurang menarik di mata investor.

Mengapa demikian? Dalam hal ini, pemerintah mungkin bisa mencetak uang guna membayar utang-utangnya. Akan tetapi, peredaran uang yang terlalu banyak akan menyebabkan inflasi, serta dapat menyebabkan menurunnya nilai mata uang dalam negeri.

Perbedaan Tingkat Inflasi

Negara dengan tingkat inflasi rendah biasanya akan memiliki nilai mata uang domestik yang bagus. Dalam hal ini, daya beli suatu negara yang meningkat akan menciptakan nilai mata uang yang stabil terhadap mata uang asing. Beberapa contoh negara dengan tingkat inflasi rendah selama abad 20 di antaranya adalah Jerman, Swiss, serta Jepang.

Sementara itu, negara dengan tingkat inflasi tinggi biasanya akan mengalami depresiasi nilai mata uang domestik.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan jenis-jenis kurs, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kurs. Perbedaan kurs antar negara ini biasa dimanfaatkan untuk investasi dan trading forex.

Selain forex, investasi crypto pun sedang banyak diminati masyarakat Indonesia, lho! Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto bahkan telah mencapai 6,5 juta orang. Untuk kamu yang tertarik berinvestasi di bidang crypto secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, yuk download Pintu sekarang!

Referensi:

Alexandra Twin. 6 Factors That Influence Exchange Rates. Diakses tanggal: 4-1-2022

James Chen. Exchange Rate Definition. Diakses tanggal: 4-1-2022

Wikipedia. Exchange Rate. Diakses tanggal: 4-1-2022

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->