5 Metode Penilaian Investasi dan Contohnya, Investor Wajib Tau!
Updated
June 26, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Reading Time: 4minutes
Sebelum melakukan investasi, penting bagi investor untuk melakukan analisis kelayakan investasi tersebut. Metode penilaian investasi adalah salah satu analisis fundamental untuk mengidentifikasi tren investasi jangka panjang dan memperkirakan profitabilitas di masa depan. Berikut pengertian dan jenis-jenis metode penilaian investasi dari Ekonom Internasional yang bisa kamu gunakan untuk memperkirakan profitabilitas dari investasi yang kamu pilih.
Daftar Isi
Pengertian Metode Penilaian Investasi
Sederhananya, metode penilaian investasi menurut para ahli adalah bentuk analisis untuk menilai daya tarik atau kelayakan sebuah investasi untuk kamu lakukan atau tidak. Analisisnya mencakup beberapa teknik pembiayaan seperti besaran investasi awal, arus kas, tingkat diskon atau pengembalian dan periode investasi. Kini, sudah banyak juga para ahli yang mengungkapkan metode penilaian investasi dan contohnya.
Jika kamu bertanya-tanya, ada berapakah metode yang digunakan dalam penilaian investasi. Jawabannya adalah ada 7, yaitu Payback Period (PB), Net Present Value(NPV), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Return (ARR), Profitability Index (PI), Discounted Payback Period (DPB) dan Return of Investment (ROI). Namun dalam artikel ini, kami hanya akan membahas 5 metode penilaian investasi yang paling banyak digunakan.
Ada beberapa metode dalam penilaian proyek investasi. Yang pertama adalah Payback Period. Pada dasarnya, Payback Period adalah salah satu metode yang paling sederhana. Metode ini menghitung waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan biaya awal investasi berdasarkan arus kas. Sederhananya, PB adalah lamanya sebuah investasi mencapai titik impas (Break Even Point). Periode pengembalian yang pendek menandakan investasi lebih menarik.
Keuntungan dari metode ini adalah mudah dipahami dan dihitung, bahkan untuk kalangan tanpa latar belakang ekonomi. Namun, metode ini juga memiliki kekurangan, karena perhitungannya akan berhenti tepat setelah titik pengembalian tercapai. Nilai uang atau apapun yang terjadi setelahnya akan diabaikan.
Net Value Present (NPV)
NPV adalah rasio perbedaan antara nilai sekarang dari arus kas masuk dan nilai sekarang dari arus kas keluar selama periode waktu tertentu. Nilai NPV dapat digunakan untuk memperhitungkan nilai uang dan membandingkan alternatif investasi serupa. Jika nilai NPV positif, maka investasi sebaiknya dilakukan.
Metode ini dianggap sebagai metode penilaian investasi yang paling baik. Pasalnya, investor dapat menghitung nilai arus investasi masa depan di masa sekarang. Namun, kelemahannya, segala sesuatu di masa depan yang diperhitungkan hanyalah asumsi yang tidak bisa dipastikan.
Rumus metode penilaian investasiNet Value Present (NPV):
NPV = nilai bersih di masa sekarang
Rt = Arus kas bersih (masuk-keluar) selama periode t investasi ($)
i = suku bunga (%)
t = jangka waktu investasi
Dalam bentuk sederhana, NPV juga dapat dihitung seperti berikut:
NPV = nilai saat ini dari arus kas yang diharapkan – nilai saat ini dari uang yang diinvestasikan
IRR adalah metode yang digunakan untuk memperkirakan profitabilitas dari investasi bersangkutan. Nilai IRR diperoleh dengan trial-error tingkat diskon agar nilai NPV dari semua arus kas sama dengan nol. Semakin tinggi nilai IRR, maka investasi tersebut akan semakin direkomendasikan.
Nilai IRR dapat dihitung dengan rumus berikut:
IRR = tingkat pengembalian internal
NPV = nilai bersih di masa sekarang
Ct = arus kas masuk bersih selama periode t investasi ($)
C0 = modal awal investasi($)
t = periode investasi
Accounting Rate of Return (ARR)
ARR adalah metode penilaian investasi untuk mengukur besarnya keuntungan yang diperoleh dari sebuah investasi. Nilai ARR menyatakan persentase laba bersih terhadap jumlah modal investasi awal. Semakin tinggi nilai ARR, maka investasi dinilai semakin menguntungkan.
Rumus metode penilaian ARR adalah:
Profitability Index (PI)
Indeks profitabilitas merupakan metode pengukuran rasio nilai sekarang dari arus investasi di masa depan terhadap jumlah investasi awal. Nilai PI yang lebih besar dari 1,0 dianggap sebagai investasi yang baik.
Nilai indeks profitabilitas dapat dihitung dengan rumus berikut:
Selain lima metode di atas, ada metode penilaian investasi lainnya seperti Discounted Payback Period (DPB) dan Return of Investment (ROI). Berbagai metode tersebut dapat digunakan untuk menganalisis berbagai jenis instrumen investasi yang kamu miliki.
Itu dia penjelasan singkat mengenai 5 metode penilaian investasi dan contohnya. Semoga informasi ini bermanfaat!
Belakangan ini, makin banyak orang yang tertarik untuk berinvestasi aset kripto seperti bitcoin. Wajar saja mengingat bitcoin mengalami kenaikan harga yang cukup drastis tiap tahunnya. Per 14 Juli 2021, bitcoin menyentuh harga Rp473 juta, naik sekitar 250% dibandingkan tahun lalu.
Mau investasi crypto secara mudah mulai dari Rp 11.000 saja? Download aplikasi crypto Pintu dan mulai investasi crypto sekarang!