Pengertian, Contoh, dan Ciri Sistem Ekonomi Liberal

Updated
January 20, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Pengertian, Contoh, dan Ciri Sistem Ekonomi Liberal
Reading Time: 4 minutes

Jika membahas tentang perekonomian, tentu tidak lepas dari istilah sistem ekonomi, salah satunya sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi liberal adalah salah satu sistem ekonomi yang banyak diadopsi oleh negara-negara di seluruh dunia. Apa itu sistem ekonomi liberal? Simak pengertian, contoh, dan ciri sistem ekonomi liberal selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Apa itu Tapering the Fed dan Pengaruhnya Terhadap Instrumen Investasi?

Apa Itu Sistem Ekonomi Liberal?

gambar ekonomi liberal

Sistem ekonomi liberal adalah sebuah ideologi politik dan ekonomi yang didasarkan atas dukungan kuat untuk ekonomi pasar individualis. Selain itu, sistem ekonomi ini cenderung memberikan dukungan penuh kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi.

Dalam sistem ekonomi liberal, pemerintah tidak berhak melakukan intervensi pasar, yang mana menurut para penganut ekonomi liberal, hal ini akan berdampak pada terhambatnya perdagangan bebas dan ekosistem persaingan terbuka tidak akan bisa diterapkan secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah hanya boleh melakukan intervensi sebatas untuk urusan hak milik dan dalam hal mengatasi kegagalan pasar.

Ciri yang paling menonjol dalam sistem ekonomi liberal adalah kepemilikan pribadi atas aset modal. Sistem yang identik dengan kebebasan ini secara historis muncul atas tanggapan dari ketidaksetujuan akan sistem merkantilisme dan feodalisme.

Siapa Pencetus Ekonomi Liberal?

Tokoh pencetus ekonomi liberal adalah Adam Smith. Dalam bukunya yang berjudul “An Inquiry into the Nature and Causes of Wealth of Nations” pada tahun 1776, Beliau mengungkapkan gagasan ekonomi liberal yang pada dasarnya berisikan tentang anjuran kepada pemerintah untuk meminimalisir campur tangannya dalam ekonomi pasar.

Menurut pandangan Smith, jika individu dibiarkan mengelola ekonomi dan kekayaannya sendiri, tanpa adanya kendali oleh negara, akan tercipta tatanan masyarakat yang lebih harmonis serta akan meningkatkan kemakmuran.

Daftar Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ekonomi liberal salah satu sistem ekonomi yang paling banyak digunakan di dunia. Menurut The Economic Freedom of the World, tercatat ada 178 negara yang menganut sistem ekonomi liberal. Beberapa di antaranya adalah:

SingapuraRepublik Ceko
Selandia BaruNorwegia
AustraliaJerman
SwissLatvia
IrlandiaQatar
TaiwanArmenia
InggrisSiprus
EstoniaKazakhstan
KanadaBulgaria
DenmarkMalta
IslandiaBelgia
GeorgiaAzerbaijan
MauritaniaSpanyol
Uni Emirat ArabBahrain
LithuaniaPolandia
BelandaThailand
FinlandiaRumania
LuksemburgUruguay
ChiliJamaika
Amerika SerikatMakedonia Utara
SwediaRwanda
JepangSlovenia
Korea SelatanColombia
AustriaPeru
IsraelMalaysia

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal

ciri-ciri ekonomi liberal

Sistem ekonomi liberal memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan sistem ekonomi lainya. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal, antara lain:

Diatur Oleh Individu

Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi di mana semuanya menjadi urusan individual atau tiap pribadi. Dalam hal ini, keputusan ekonomi sebanyak mungkin dibuat oleh perorangan dibandingkan oleh lembaga maupun organisasi kolektif.

Digambarkan Sebagai Kapitalisme Liberal

Individu yang memegang kendali sepenuhnya atas berbagai keputusan ekonomi juga bisa digambarkan sebagai kapitalisme liberal. Dukungan terhadap perdagangan bebas dan pasar terbuka pun sangat besar.

Filosofi Politik Erat dengan Kebijakan Fiskal

Filosofi politik dari ekonomi liberal sangat berkaitan dengan kebijakan fiskal terkendali. Walaupun urusan ekonomi hanya boleh dipegang secara individual, namun negara juga tetap mengeluarkan kebijakan tanpa mengganggu kepentingan ekonomi individual. Mulai dari pajak rendah, meminimalisir utang pemerintah, perdagangan bebas, privatisasi, dan sejenisnya.

Menentang Intervensi Pemerintah

Selanjutnya, ciri sistem ekonomi liberal adalah sangat menentang adanya intervensi dari pemerintah dalam hal perekonomian. Walaupun demikian, pemerintah tetap diharapkan perannya hanya untuk melindungi hak properti dan mengatasi kegagalan pasar.

Baca juga: Apa itu Ekonomi Kreatif dan Jenis-Jenisnya?

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal

Sama seperti sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi liberal juga tidak sempurna. Berikut merupakan beberapa kelebihan dan kelemahan sistem ekonomi liberal.

Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

  • Investor luar bebas masuk ke dalam negeri. Hal ini disebabkan atas longgarnya kebijakan pemerintah dalam hal pajak, pembatasan investasi asing, dan sebagainya.
  • Aliran modal tidak terbatas karena bebasnya investor luar untuk berinvestasi ke dalam negeri.
  • Beragamnya produk tercipta berkat kebebasan individu dalam melakukan tindakan ekonomi.
  • Para produsen akan berlomba dalam menjual barang maupun jasanya. Persaingan bebas membuat harga di pasar relatif terjangkau.

Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal

  • Bebasnya individu dalam hal ekonomi berdampak pada eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya, baik itu sumber daya manusia maupun alam yang tentu merugikan dalam jangka panjang.
  • Kebebasan ekonomi juga dapat berdampak pada munculnya persaingan tidak sehat antar pelaku ekonomi.
  • Investor luar yang terlalu bebas masuk ke dalam negeri juga berdampak pada melemahnya kekuatan ekonomi dalam negeri.

Perbedaan Sistem Ekonomi Liberal dan Campuran

Sebelum membahas tentang perbedaan ekonomi liberal dan campuran, kamu harus mengetahui terlebih dahulu tentang definisi mixed economic system.

Berbeda dengan sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi campuran (mixed economic system) merupakan gabungan antara kapitalisme serta sosialisme. Berikut merupakan perbedaan sistem ekonomi liberal dan campuran.

Aspek PerbedaanCampuranLiberal
Keterlibatan PemerintahBoleh ikut serta demi tercapainya kesejahteraan sosialTidak diperkenankan atau sangat minim
Kendali Terhadap BisnisBisnis diatur sedemikian rupa agar bisa dinasionalisasi, terutama untuk bisnis yang berkaitan dengan penyediaan barang publikSwasta bisa berperan sepenuhnya dalam memegang kendali bisnis tanpa intervensi pemerintah.
Lingkup Peran PemerintahMelibatkan pemerintah dalam merencanakan penggunaan beberapa sumber daya, serta melakukan kontrol atas bisnis swastaPeran pemerintah hanya sebatas kebijakan fiskal. 

Itu dia penjelasan mengenai pengertian, contoh, dan ciri sistem ekonomi liberal. Cukup mudah dipahami, bukan?

Pintu, Aplikasi Investasi Bitcoin dan Crypto

Belakangan ini, investasi dan trading crypto mulai menarik perhatian banyak orang. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia bahkan telah mencapai 6,5 juta orang.

Untuk kamu yang tertarik untuk mulai berinvestasi dan trading crypto secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, download Pintu sekarang!

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->