Apa itu Sistem Ekonomi dan Apa Saja Jenis-Jenisnya?

Updated
December 9, 2021
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Sistem Ekonomi dan Apa Saja Jenis-Jenisnya?
Reading Time: 4 minutes

Ekonomi adalah hal yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari setiap orang. Tiap negara pun memiliki sistem ekonominya masing-masing. Lalu, apa itu sistem ekonomi? Simak pengertian, macam-macam, kelebihan, dan kekurangan sistem ekonomi dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Apa itu Ekonomi Kreatif?

Pengertian Sistem Ekonomi

pengertian sistem ekonomi

Sistem ekonomi adalah jaringan yang membentuk hubungan ekonomi antara individu di dalam sebuah lingkungan. Dalam hal ini, sistem ekonomi bisa terdiri dari orang-orang di suatu daerah yang melakukan berbagai transaksi keuangan antara satu sama lain.

Selain itu, sistem ekonomi juga bisa diartikan sebagai sarana di mana masyarakat atau pemerintah mengatur distribusi sumber daya, layanan, dan produk yang tersedia di dalam satu negara.

Di dalam sistem ekonomi, semua hal diatur, mulai dari proses produksi, modal, tenaga kerja, hingga sumber daya. Di dalam sistem ekonomi sendiri, juga terdapat berbagai lembaga, institusi, hingga individu.

Macam-macam Sistem Ekonomi

Pada dasarnya, sistem ekonomi bisa terbagi menjadi empat jenis, yaitu tradisional, komando, pasar, dan campuran. Apa yang membedakan keempatnya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang hanya mengikuti tren atau tradisi yang memang sudah ada sejak lama, mulai dari produksi barang, layanan, maupun cara kerja.

Biasanya, sistem ini banyak digunakan di daerah terpencil yang terdapat di negara berkembang, yang mana aktivitas ekonomi masyarakatnya kebanyakan adalah bertani atau aktivitas tradisional lainnya.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Ciri khas sistem ekonomi tradisional adalah hanya terdapat sedikit sumber daya alam dan manusia di komunitas atau daerah tersebut, sehingga ekonominya cenderung berkembang secara lambat.

Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

Sementara itu, kelebihan sistem ekonomi tradisional adalah karena hanya bergantung pada apa yang ada di alam, maka sistem ekonomi tradisional biasanya akan cenderung berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ekonomi di sistem ini juga berlangsung secara cukup efektif dan hemat biaya.

Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah yang paling primitif dibandingkan tiga jenis sistem ekonomi lainnya. Kelemahan sistem ekonomi tradisional adalah relatif sulit untuk mendapatkan keuntungan besar, karena hanya mengikuti tradisi yang sudah ada. Selain itu, pelaku ekonomi di sistem ini juga sulit untuk berkembang.

Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando sendiri dipimpin oleh satu pusat atau sentral yang bersifat dominan, biasanya adalah pemerintah. Di sini, pihak yang dominan akan mengontrol perencanaan ekonomi. Dalam hal ini, negara akan menjadi pemegang peran terpenting dalam menentukan proses produksi hingga distribusi barang.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando

Salah satu ciri sistem ekonomi komando adalah adanya akses ke banyak sumber, sehingga diperlukan kontrol dari pemerintah untuk mengaturnya. Idealnya, kontrol yang terpusat ini bisa mengatur berbagai sumber yang berharga seperti minyak dan emas.

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

Jika peraturan diterapkan secara tepat oleh pemerintah, sistem ekonomi komando bisa menjadi salah satu sistem yang bisa memudahkan tercapainya kesejahteraan masyarakat dan pemerintah, terlebih untuk negara yang kaya akan sumber daya alam.

Kelemahan Sistem Ekonomi Komando

Sementara itu, salah satu kelemahan sistem ekonomi komando adalah sering disalahgunakan oleh pihak yang berwenang, yaitu pemerintah dan berbagai pihak lainnya yang memegang kendali. Sistem ini juga relatif kaku dan sulit beradaptasi terhadap perubahan ekonomi dan krisis yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca juga: Apa itu Resesi Ekonomi?

Sistem Ekonomi Pasar

Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang didasari oleh pasar bebas, yang mana campur tangan pemerintah sangatlah minimum. Dalam hal ini, pemerintah memiliki kontrol yang terbatas pada sumber daya dan tidak memegang peran penting pada segmen ekonomi yang utama.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar

Salah satu ciri utama sistem ekonomi pasar adalah regulasi yang berasal dari warga, serta jumlah permintaan dan penawaran. Namun, sistem ekonomi pasar yang murni sebenarnya nyaris tidak ada karena bagaimanapun juga sebuah sistem harus tunduk pada satu aturan.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

Salah satu kelebihan sistem ini adalah perkembangan ekonomi yang relatif cepat karena warga mempunyai peluang besar untuk mengembangkan berbagai jenis bisnis karena tidak adanya atau minimnya aturan yang mengikat.

Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar

Namun di lain sisi, salah satu kelemahan sistem ekonomi pasar yang paling besar adalah kemungkinan pihak swasta untuk menguasai sumber daya. Jika hal ini terjadi, maka distribusi sumber daya tidak akan merata. Mereka yang memiliki modal akan berkuasa.

Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sistem yang memadukan karakter yang dimiliki oleh sistem ekonomi pasar dan komando, serta banyak digunakan oleh negara berkembang di Barat.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran

Kebanyakan industri di sistem ekonomi ini merupakan milik swasta. Pemerintah hanya mengatur industri yang sifatnya untuk melayani publik, misalnya transportasi. Sistem ini bisa berlaku di mana saja, tidak terbatas di area tertentu.

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran memberi banyak peluang untuk warganya agar bisa berkembang di berbagai sektor, baik itu dalam pendidikan maupun bisnis. Warga bisa melakukan banyak hal dan inovasi ekonomi secara lebih bebas tanpa tergantung oleh pemerintah .

Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran

Meskipun lebih bebas dan bisa memberikan keleluasaan pada masyarakat untuk berkembang, sistem ekonomi campuran terkadang kesulitan untuk menyelaraskan pasar bebas dan kontrol pemerintah. Sering kali yang terjadi pada akhirnya adalah pemerintah tetap memegang kontrol yang dominan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu sistem ekonomi, jenis-jenisnya,serta kelebihan dan kekurangan dari tiap sistem tersebut. Cukup sederhana, bukan?

Investasi dan Trading Crypto di Pintu

mulai trading crypto

Belakangan ini, investasi dan trading crypto semakin menarik minat masyarakat. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia bahkan telah mencapai 6,5 juta orang. Untuk kamu yang tertarik berinvestasi dan trading crypto, download Pintu sekarang!

Pintu adalah aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti dan dapat diakses secara mudah lewat smartphone kamu. Jual beli crypto di Pintu bisa dimulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->