Apa itu Inkaso dalam Perbankan ?

Updated
January 28, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Inkaso dalam Perbankan ?
Reading Time: 4 minutes

Bank memiliki beragam layanan yang bermanfaat bagi para nasabah. Salah satunya adalah inkaso. Inkaso adalah layanan yang memungkinkan nasabah untuk meminta bank melakukan penagihan pembayaran kepada pihak ketiga. Tentu tidak semua penagihan pembayaran bisa dibuatkan inkaso. Selengkapnya mengenai apa itu inkaso dalam perbankan bisa kamu baca dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Ini Daftar 9 Alat Pembayaran yang Berlaku di Indonesia, Sudah Tau?

Apa itu Inkaso?

apa itu inkaso

Inkaso adalah salah satu layanan bank untuk melakukan penagihan pembayaran atas warkat atau surat berharga untuk menyelesaikan pembayaran tagihan atau piutang kepada pihak ketiga di tempat atau kota lain.

Inkaso muncul ketika ada surat berharga yang tidak mampu diambil alih atau dibayarkan segera kepada pihak tertentu. Pihak tertentu tersebut akan meminta bank untuk melakukan penagihan. Contoh surat berharga yang bisa ditagihkan dengan inkaso misalnya wesel, cek, kuitansi, dan bilyet giro.

Baca juga: 5 Perbedaan Giro dan Deposito, Sudah Tau Belum?

Jenis-Jenis Inkaso

Inkaso dilihat dari lintasnya dibedakan menjadi dua, yaitu inkaso keluar dan inkaso masuk.

  • Inkaso keluar adalah inkaso yang dikeluarkan bank atas perintah nasabah untuk melakukan penagihan kepada pihak ketiga melalui bank cabang sendiri atau bank lain yang ada di luar kota. Inkaso ini nantinya akan dikreditkan ke rekening nasabah pemberi amanat di bank pemrakarsa kalau inkaso sudah berhasil.
  • Inkaso masuk adalah inkaso yang diterima oleh nasabah yang memiliki tagihan surat berharga tertentu.

Mekanisme Inkaso

Sama seperti layanan bank yang lainnya, inkaso juga memiliki mekanismenya sendiri. Metode atau mekanisme inkaso ini diatur berdasarkan penerima maupun pengirimnya. Akan ada beberapa pihak yang terlibat dalam inkaso, yaitu:

  • Bank Pemrakarsa adalah pihak yang mempunyai tugas sebagai penerima surat berharga berupa wesel, giro dan cek dari pihak ketiga untuk ditagihkan. Nantinya hasil keuntungan tersebut akan diberikan setiap akhir bulan sebesar 50% dari total komisi.
  • Bank Pelaksana adalah pihak yang bertugas melakukan penagihan menggunakan media berupa cek dan giro kepada pihak ketiga atas perintah dari bank pemrakarsa.

Penagihan melalui inkaso bisa melibatkan satu bank atau beberapa bank dalam kota yang berbeda. Oleh karena itu, mekanisme inkaso berbeda-beda tergantung pada siapa saja yang terlibat. Untuk lebih jelas, mekanisme inkaso adalah sebagai berikut.

Mekanisme Inkaso via Bank Sendiri

Dalam mekanisme ini, Inkaso dilakukan jika bank tujuan berada di kota yang sama dengan bank pihak penerima inkaso. Dengan begitu layanan Inkaso akan memudahkan nasabah dalam melakukan penagihan meskipun lokasinya jauh.

Mekanisme Inkaso via Bank Koresponden

Jika bank yang ditunjuk untuk melakukan inkaso ternyata tidak memiliki cabang di kota yang sama dengan nasabah, maka dibutuhkan bank koresponden. Bank koresponden ini berupa bank lain yang diperintahkan untuk melakukan inkaso oleh bank penerima inkaso.

Proses dalam mekanisme ini terbilang rumit dan cukup memakan waktu yang lama dibanding memakai cabang bank sendiri. Sebab inkaso harus terlebih dahulu masuk ke bank lain.

Mekanisme Inkaso antar Cabang Bank Sendiri

Mekanisme yang satu ini merupakan proses paling mudah dibandingkan mekanisme yang lain. Dengan mekanisme ini, Inkaso sama-sama menggunakan satu bank induk yang sama dengan lokasi cabang berbeda.

Contoh Inkaso

contoh inkaso

Ada banyak contoh Inkaso yang bisa kamu temukan sehari-hari. Misalnya, A adalah nasabah rekening giro Bank B di cabang Surabaya. Ia menyerahkan selembar giro yang diterbitkan oleh nasabah Bank B Cabang Jakarta sebesar Rp45.000.000,- untuk ditagih ke cabang Jakarta dan hasilnya dikreditkan ke akunnya. Komisi ditetapkan 0.25%.

Saat menerima perintah Inkaso ke Cabang Jakarta, Bank B Jakarta akan memesan:

  • Kredit: Warkat Inkaso Rp45.000.000,-

Apabila beberapa hari kemudian Inkaso dinyatakan berhasil, maka akan dilakukan pembayaran kepada nasabah dengan dipotong biaya inkaso. Oleh Bank B cabang Surabaya akan dibukukan sebagai berikut:

  • Debet : Warkat Inkaso yang Diterima Rp45.000.000,-
  • Kredit : Giro tuan A Rp44.877.500,-
  • Kredit : Pendapatan komisi Inkaso Rp122.500,-
  • Kredit : Pendapatan ongkos kawat Rp10.000,-

Keuntungan dan Manfaat

Dengan melihat cara kerja inkaso, pasti terlihat jelas bahwa ada banyak manfaat yang bisa didapat dari inkaso baik bagi konsumen pemberi perintah maupun pihak bank. Bagi nasabah, manfaat inkaso bank adalah:

  • Menghemat biaya. Menagih warkat di kota yang berbeda membutuhkan biaya yang besar. Dengan Inkaso, biaya penagihan jadi lebih kecil dibandingkan menagih sendiri.
  • Lebih menghemat waktu. Selain menghemat biaya, Inkaso juga membantu nasabah menghemat waktu. Dengan menggunakan layanan Inkaso, maka pihak Bank-lah yang akan menggantikan kamu melakukan penagihan.
  • Terhindar dari resiko kehilangan. Nilai inkaso biasanya tidak kecil. Oleh karenanya, akan rawan kehilangan jika dilakukan penagihan sendiri. Akan lebih aman jika penagihan dilakukan melalui bank dan pembayaran langsung masuk ke rekening.

Sementara bagi bank, manfaat inkaso bisa mendatangkan keuntungan. Sebab pihak bank akan mendapatkan komisi. Biasanya, biaya inkaso adalah sesuai dengan yang ditetapkan oleh pihak bank sehingga berbeda-beda besarannya.

Beda Inkaso dan Kliring

Inkaso dan kliring memiliki perbedaan baik dari segi pengertian maupun objeknya.

  • Kliring adalah layanan perbankan untuk menyelesaikan utang piutang dalam bentuk warkat atau surat berharga bagi para peserta kliring. Sementara inkaso adalah layanan bank dalam bentuk penagihan yang dialamatkan kepada pihak tertentu melalui pihak bank.
  • Contoh kliring misalnya Surat Bukti Penerimaan Transfer dari Luar Kota, Bilyet Giro (BG) dan Lalu Lintas Giral (LLG). Sementara contoh Inkaso adalah Cek, Bilyet giro, Wesel, Kupon, Dividen, dan surat berharga lainnya

Itu dia penjelasan mengenai apa itu inkaso mulai dari pengertian, contoh hingga keuntungan dan manfaat yang bisa kamu peroleh.

Pintu, Aplikasi Investasi Bitcoin dan Crypto

Beberapa tahun belakangan ini, minat masyarakat terhadap investasi crypto dan NFT memang semakin meningkat. Untuk kamu yang tertarik memulai investasi jenis ini namun tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang!

Di Pintu, investasi dan trading berbagai jenis aset crypto bisa kamu lakukan secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Selain itu, kamu juga bisa memperoleh passive income crypto dengan menggunakan fitur Earn dari Pintu.

Selamat berinvestasi!

Referensi:

BNI. Inkaso. Diakses tanggal: 22-01-2022

Julia Kagan. Collection Agency. Diakses tanggal: 22-01-2022

Wartaekonomi. [Apa Itu Inkaso?](https://wartaekonomi.co.id/read328839/apa-itu-inkaso?). Diakses tanggal: 22-01-2022

Wikipedia. Inkaso. Diakses tanggal: 22-01-2022

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->