Cara Menggunakan Indikator Fractal Secara Akurat

Updated
December 15, 2021
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Cara Menggunakan Indikator Fractal Secara Akurat
Reading Time: 4 minutes

Indikator Fractal adalah indikator yang sering diaplikasikan bersama dengan indikator lain seperti Moving Average (MA), Osilator Stokastik (OS), dan Relative Strength Index (RSI). Bagaimana cara menggunakan indikator fractal secara akurat? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Apa itu Leading dan Lagging Indicator di Dunia Crypto?

Apa Itu Indikator Fractal?

Indikator fractal adalah salah satu indikator trading yang digunakan untuk mengidentifikasi titik balik potensial pergerakan harga aset di pasar. Fractal sendiri merupakan pola geometris berulang yang terjadi di berbagai kerangka waktu perdagangan. Indikator ini sering disebut sebagai indikator Fractal Williams karena dikembangkan oleh Bill Williams.

Cory Mitchell dari Investopedia mengatakan bahwa indikator fractal adalah pola candlestick sederhana yang sering dijumpai di pasar keuangan. Indikator fractal akurat digambarkan oleh lima candlestick dan panah yang mengindikasikan adanya pola yang merepresentasikan kemungkinan arah pergerakan harga di pasar.

gambar indikator fractal
(investopedia.com)

Tim Corporate Finance Institute mengungkapkan bahwa pola fractal memiliki bentuk seperti huruf “V” atau “U” pada kondisi bullish dan bentuknya terbalik ketika kondisi pasar sedang bearish. Indikator fractal relatif mudah dikenali pada grafik candlestick dan bisa memberikan sinyal entri dan stop loss yang cukup jelas bagi trader.

Kapan Indikator Fractal Muncul?

Yashu Gola dari Cointelegraph mengungkap bahwa indikator fractal pernah terlihat pada grafik harga ETH pada tahun 2017 telah mendorong harga ETH naik lebih dari 7.000%. Ia menambahkan bahwa indikator fractal bullish yang sama muncul kembali di tahun ini dan membuat harga ETH naik 360% ke angka $3.350.

contoh indikator fractal ETH
(cointelegraph.com)

Fungsi Indikator Fractal

Dalam bukunya yang berjudul “Trading Chaos”, Williams mengungkapkan bahwa indikator fractal akurat dapat digunakan untuk mendeteksi pergerakan harga yang terjadi untuk setiap kerangka waktu trading (per jam, harian, mingguan, dst), serta mengidentifikasi pembalikan pasar.

Trader biasanya menggunakan grafik harian atau mingguan untuk memperoleh gambaran besar mengenai pasar aset. Sementara itu, grafik dalam kerangka waktu yang lebih singkat seperti 1 jam atau 15 menit dapat membantu trader memastikan kapan harus buka atau tutup posisi ketika trading.

Cory Mitchell menyebut bahwa secara umum, kegunaan indikator fractal akurat adalah untuk mendeteksi dua titik pembalikan harga, yaitu:

Mendeteksi Titik Balik Bullish

Pola pembalikan bullish ditandai dengan candle ke-3 yang memiliki level harga terendah, sedangkan candle lainnya terletak lebih tinggi di kedua sisinya, membentuk pola seperti huruf “V” atau huruf “U”

Mendeteksi Titik Balik Bearish

Pola pembalikan bearish dibentuk dengan candle ke-3 yang memiliki level harga tertinggi dan candle lainnya memiliki level harga yang lebih rendah di setiap sisinya, membentuk pola seperti huruf “V” atau huruf “U” yang terbalik.

Selain fungsi yang telah disebutkan, Cory menambahkan bahwa trader bisa mengaplikasikan indikator fractal untuk memperoleh keuntungan. Trader dapat melakukan long position pada fractal bullish dan keluar dari posisi ketika terjadi fractal bearish.

Cara Menggunakan Indikator Fractal

cara menggunakan indikator fractal
(investopedia.com)

Cory Mitchell mengatakan bahwa dengan mengkombinasikan indikator fractal dengan analisis tren di pasar, trader dapat memutuskan kapan mereka harus membeli atau menjual asetnya ketika trading.

Cara Menggunakan Indikator Fractal Bullish

Indikator fractal akurat yang menunjukkan pola bullish mengindikasikan bahwa tren harga sedang mengalami kenaikan. Trader dapat mengambil long position, melakukan pembelian pada penutupan candle ke-5, dan menempatkan stop loss tepat di bawah titik harga terendah dari pola Fractal.

Cara Menggunakan Indikator Fractal Bearish

Sementara itu, indikator fractal yang menunjukkan pola bearish menandakan bahwa sedang terjadi tren penurunan harga. Pada kondisi seperti ini, Cory menyarankan agar trader menutup posisi trading. Trader juga dapat menempatkan stop loss tepat di atas level harga tertinggi dari pola Fractal.

Bagaimana Cara Menggunakan Indikator Fractal Secara Akurat?

Dilansir dari laman Corporate Finance Institute, salah satu cara menggunakan indikator fractal secara akurat adalah dengan menggunakannya bersama dengan indikator support atau resistance lainnya, seperti pivot point harian atau harmonic pattern untuk memastikan kebenaran dari sinyal pembalikan tren yang ditunjukkan indikator fractal.

Misalnya, ketika indikator fractal menunjukkan titik tertinggi yang sama dengan level pembalikan Fibonacci pada harmonic pattern atau indikator MA, maka sinyal yang diberikan indikator Fractal memiliki tingkat akurasi yang tinggi terhadap tren pembalikan pasar.

Itu dia penjelasan detail seputar pengertian dan cara menggunakan indikator fractal secara akurat. Belakangan ini, semakin banyak instrumen investasi yang berkembang dan menawarkan return yang cukup menarik bagi investor.

Aset crypto adalah salah satu aset investasi yang sedang menarik minat banyak investor Indonesia. Jumlah investor crypto di Indonesia bahkan mencapai 6,5 juta orang per Mei 2021 lalu. Untuk kamu yang tertarik memulai investasi atau trading crypto, download Pintu, aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti.

Di Pintu, kamu bisa melakukan jual beli crypto mulai dari Rp11.000 saja, lho!

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset kripto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->