Pengertian dan Cara Menghitung CAR (Capital Adequacy Ratio)

Updated
January 16, 2022
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian dan Cara Menghitung CAR (Capital Adequacy Ratio)
Reading Time: 3 minutes

Capital Adequacy Ratio adalah salah satu rasio penting dalam dunia perbankan. Apa itu Capital Adequacy Ratio? Simak selengkapnya mengenai pengertian, rumus cara menghitung CAR (Capital Adequacy Ratio) dalam artikel berikut ini.

Baca juga: 12 Konsep Dasar Akuntansi dalam Pelaporan Keuangan

Apa itu Capital Adequacy Ratio?

apa itu capital adequacy ratio

Capital Adequacy Ratio atau CAR adalah rasio untuk menggambarkan kecukupan modal yang dapat digunakan untuk menampung risiko kerugian yang dihadapi oleh bank.

Semakin tinggi nilai CAR, maka semakin baik kemampuan bank guna menanggung risiko dari setiap aktiva atau kredit produktif yang berisiko.

Ketentuan CAR menurut Bank Indonesia Nomor: 6/10/PBI/2004 adalah sebagai berikut.

KriteriaHasil Rasio
Sehat≥8%
Cukup Sehat7,999% – 8%
Kurang Sehat6,5% – 7,999%
Tidak Sehat≤6,5%

Untuk bisa dikatakan sehat, nilai CAR minimum menurut Bank Indonesia adalah sebesar 7,999%.

Pengertian Capital Adequacy Ratio Menurut Para Ahli

Sementara itu, berikut merupakan pengertian Capital Adequacy Ratio (CAR) menurut para ahli.

Kusuno (2003)

Capital Adequacy Ratio adalah rasio permodalan yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyediakan dana guna keperluan pengembangan usaha serta menampung kemungkinan risiko kerugian yang diakibatkan dalam operasional bank. Semakin besar rasio tersebut, maka semakin baik.

Wardiah (2013)

Wardiah mengungkapkan bahwa CAR adalah rasio kecukupan modal bank atau kemampuan bank dalam permodalan yang ada untuk menutup kemungkinan kerugian dalam perkreditan atau perdagangan surat-surat berharga.

Rumus Capital Adequacy Ratio

Menurut Surat Edaran Bank Indonesia No 3/30/DPNP, rumus Capital Adequacy Ratio adalah sebagai berikut.

CAR = (Modal / Aktiva Tertimbang Menurut Risiko) x 100%

Modal sendiri meliputi laba ditahan, ekuitas pemegang saham, dan lainnya. Sementara aktiva tertimbang menurut risiko adalah jumlah aset bank yang ditimbang menurut risikonya. Bank biasanya mempunyai kelas aset yang berbeda-beda, contohnya uang tunai, surat utang, serta obligasi. Nah, setiap kelas aset dikaitkan dengan tingkat risiko yang berbeda pula. Pembobotan risiko diputuskan berdasarkan kemungkinan menurunnya nilai suatu aset.

Contoh Cara Menghitung CAR (Capital Adequacy Ratio)

Untuk lebih memahami rumus Capital Adequacy Ratio di atas, simak contoh cara menghitung Capital Adequacy Ratio berikut ini.

Diketahui, berikut beberapa data keuangan dari bank A.

Modal: Rp4.000.000.000

Surat Utang: Rp9.000.000.000

Utang Hipotek: Rp45.000.000.000

Utang kepada Pemerintah: Rp4.000.000.000

Berapa nilai CAR-nya?

Menghitung Nilai dari Tiap Aset Berdasarkan Bobotnya

Berikut merupakan cara menghitung nilai Capital Adequacy Ratio dari Bank A.

Karena Bank A memiliki 3 jenis aset, yaitu surat utang, hipotek, dan utang kepada pemerintah, maka perlu mengalikan dulu nilai setiap jenis aset dengan bobotnya masing-masing.

JumlahPembobotan Risiko
Surat UtangRp9.000.000.00090%
Utang HipotekRp45.000.000.00075%

Surat Utang = Rp9.000.000.000 x 90% = Rp8.100.000.000

Hipotek = Rp45.000.000.000 x 75% = Rp33.750.000.000

Menghitung Total Nilai Aset Tertimbang Menurut Risiko

Selanjutnya, semua aset dikalkulasikan untuk mengetahui nilai aset tertimbang menurut risiko.

Aset tertimbang menurut risiko = nilai aset surat utang + nilai aset hipotek

Aset tertimbang menurut risiko = Rp8.100.000.000 + Rp33.750.000.000

Aset tertimbang menurut risiko = Rp41.850.000.000

Menghitung Nilai CAR

Sekarang, kamu sudah bisa mencari nilai CAR dari BANK A

CAR = (Modal / Aktiva Tertimbang Menurut Risiko) x 100%

CAR = (Rp4.000.000.000 / Rp41.850.000.000) x 100%

CAR = 0,096 x 100%

CAR = 9,6%

Karena nilai CAR Bank A adalah 9,6%, maka bank A masuk ke dalam kriteria yang sehat.

Itu dia penjelasan mengenai apa itu Capital Adequacy Ratio atau CAR, mulai dari pengertian, rumus hingga contoh cara menghitung CAR. Cukup mudah, bukan?

Pintu, Aplikasi Investasi Crypto dan Bitcoin

Halo kami adalah Pintu, aplikasi investasi bitcoin dan crypto di Indonesia. Untuk kamu yang tertarik memulai investasi crypto tapi tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang! Di Pintu, jual beli berbagai aset crypto bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

 

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->