Rasio Utang Terhadap Aset: Rumus dan Cara Hitung

Updated
September 14, 2023
• Waktu baca 2 Menit
Gambar Rasio Utang Terhadap Aset: Rumus dan Cara Hitung
Reading Time: 2 minutes

Rasio utang terhadap aset termasuk ke dalam rasio solvabilitas. Seberapa pentingnya rasio ini dan bagaimana cara memanfaatkannya dalam aktivitas investasi kamu? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!

Apa itu Rasio Utang Terhadap Aset?

Rasio utang terhadap aset adalah salah satu indikator kesehatan keuangan sebuah perusahaan atau negara. Dengan memahami rasio ini, kamu bisa menilai seberapa besar beban utang yang dimiliki dibandingkan dengan total aset yang ada.

Rasio utang terhadap aset memberikan gambaran tentang seberapa besar perusahaan atau negara tersebut mengandalkan pinjaman untuk mendanai asetnya. Semakin tinggi rasio ini, semakin besar pula risiko keuangan yang dihadapi.

Baca juga: Apa Beda Pembukuan dan Pencatatan?

Rumus Rasio Utang Terhadap Aset

rumus rasio utang terhadap aset

Menghitung rasio utang terhadap aset sebenarnya cukup sederhana. Rumus rasio utang terhadap aset adalah:

Rasio Utang Terhadap Aset = Total Utang / Total Aset

Dengan menggunakan rumus di atas, kamu bisa mendapatkan persentase yang menunjukkan seberapa besar beban utang dibandingkan dengan total aset yang dimiliki.

Cara Menghitung Rasio Utang Terhadap Aset

  1. Tentukan Total Utang: Ini adalah jumlah keseluruhan utang yang dimiliki, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
  2. Tentukan Total Aset: Ini adalah jumlah keseluruhan aset yang dimiliki, termasuk aset lancar dan aset tetap.
  3. Masukkan kedua nilai tersebut ke dalam rumus yang telah disebutkan sebelumnya.

Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki total utang sebesar Rp100 juta dan total aset sebesar Rp500 juta, maka rasio utang terhadap asetnya adalah 0,2 atau 20%.

Baca juga: Apa itu Hambatan Tarif dan Non-Tarif dalam Perdagangan Internasional?

Berapa Nilai Rasio Utang Terhadap Aset yang Baik?

Rasio utang terhadap aset sebaiknya berada di kisaran yang aman. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “aman”?

Secara umum, nilai rasuo utang terhadap aset yang baik adalah < 50%. Berikut. Beberapa faktor yang mempengaruhi rasio ini antara lain adalah industri tempat perusahaan beroperasi, struktur modal, dan strategi pertumbuhan.

Sementara itu, berikut implikasi dari nilainya.

Rasio utang terhadap aset yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan memiliki beban utang yang lebih kecil dibandingkan asetnya. Ini menandakan risiko keuangan yang lebih rendah dan stabilitas keuangan yang lebih baik.

Sementara itu, rasio utang terhadap aset yang tinggi menunjukan bahwa perusahaan memiliki beban utang yang besar. Hal ini bisa menandakan risiko keuangan yang lebih tinggi dan potensi kesulitan dalam memenuhi kewajiban utangnya.

Itu dia penjelasan lengkap tentang apa itu rasio utang terhadap aset hingga cara menghitungnya. Semoga informasi ini bermanfaat! Kamu dapat menemukan informasi lain seputar rasio utang dan finansial di Pintu Blog.

Pintu adalah aplikasi crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp11.000 saja. Download Pintu sekarang!

Referensi:

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->