Mengenal Risiko Investasi Cryptocurrency dan Cara Menghindarinya

Updated
April 19, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Mengenal Risiko Investasi Cryptocurrency dan Cara Menghindarinya
Reading Time: 3 minutes

Cryptocurrency atau mata uang crypto merupakan aset digital yang berfungsi sebagai media pertukaran untuk mengamankan suatu transaksi keuangan. Di antara jenis mata uang crypto, Bitcoin adalah salah satu yang paling terkenal. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan aset crypto sebagai alat investasi semakin popular.

Baca Juga: Cara Mendapat Passive Income dengan Crypto

Inilah mengapa cryptocurrency dianggap sebagai salah satu bentuk investasi baru di kalangan milenial dan Gen Z. Tapi bukan investasi namanya jika tidak memiliki risiko. Meskipun cukup diminati, cryptocurrency juga memiliki risiko investasi. Jadi sebelum memutuskan untuk berinvestasi di cryptocurrency, ada baiknya kita tahu apa saja risikonya untuk meminimalisasi kerugian.

Risiko Investasi Cryptocurrency

Volatilitas Harga Crypto

Seperti halnya nilai tukar mata uang asing, harga mata uang crypto cenderung mengalami naik turun. Volatilitas harga crypto memiliki dampak negatif bagi investor pemula yang menghabiskan seluruh kekayaannya untuk membeli mata uang crypto.

Penipuan

Bagi yang benar-benar awam, investasi aset crypto termasuk memiliki risiko penipuan cukup tinggi. Popularitas cryptocurrency seperti Bitcoin membuat banyak platform jual beli crypto mudah ditemui di internet. Sayangnya, tidak semua kredibel dan bisa dipercaya. Jadi jangan heran bila banyak yang tertipu ketika membeli Bitcoin.

Baca Juga: Hati-hati Atas Penipuan yang Mengatasnamakan Pintu

Kejahatan Cyber

Apapun yang berbentuk digital memang berisiko mengalami kejahatan cyber, seperti, diretas hacking, atau kelalaian pemilik aset crypto. Paling berisiko tentu saja peretasan, karena selain kehilangan, kemungkinan untuk mendapatkan Bitcoin kembali sangat kecil.

Mengenal Risiko Investasi Cryptocurrency

Risiko Teknologi

Business Insider pernah mencatat beberapa kecelakaan kecil akibat kurangnya pemahaman investor cryptocurrency terhadap teknologi. Seorang pria di Amerika Serikat pernah mengalami kerugian mencapai USD600 karena tidak sengaja mengembalikan pengaturan smartphone ke pengaturan pabrik yang mengakibatkan dompet digital Bitcoin terhapus.

Kasus lain menyebutkan bahwa seorang pria lain di Amerika Serikat juga pernah kehilangan USD90.000 karena tidak sengaja memilih tombol hapus saat akan bertransaksi menggunakan uang crypto. Hal semacam ini mungkin saja terjadi sebab tidak semua orang benar-benar paham teknologi cryptocurrency.

Cara Menghindari Risiko

Riset Aset Sebelum Membeli

Lakukan riset terhadap aset yang ingin kamu beli. Hal-hal yang dapat kamu lihat adalah sejarah harga dalam kurun waktu setahun ke belakang dan kapitalisasi pasar yang dimiliki. Kamu juga dapat melihat volatilitas harga dari aset tersebut sehingga kamu bisa mengetahui risiko dari aset tersebut.

Lakukan juga riset terhadap exchange yang akan kamu gunakan agar terhindar dari produk abal-abal yang beredar di internet. Sebagai informasi, cryptocurrency di Indonesia diawasi oleh BAPPEBTI berdasarkan peraturan BAPPEBTI tahun 2019. Hanya perusahaan-perusahaan yang terdaftar resmi di BAPPEBTI yang diperbolehkan untuk menyediakan akses untuk jual beli crypto. Aplikasi Pintu merupakan salah satu dari perusahaan yang sudah terdaftar resmi di BAPPEBTI.

Investasi pada Aset Crypto yang Berbeda

Meskipun Bitcoin dan keuntungannya tampak menggiurkan tapi sebaiknya tidak berinvestasi pada satu jenis aset crypto saja. Pilih beberapa yang dianggap mampu memberikan keuntungan jangka panjang. Jadi meskipun volatilitas beberapa aset crypto naik turun, aset lainnya masih bisa diandalkan.

Menyimpan Private Key dengan Baik

Setiap investor aset crypto pasti memiliki private key. Fungsinya kurang lebih sama dengan pin pada ATM atau kartu kredit. Untuk meminimalisasi penipuan dan kejahatan cyber seperti peretasan, pastikan private key disimpan dengan baik.

Baca Juga: Apa Perbedaan Investasi Vs Trading? Simak Jawabannya di Sini!

Tidak Memberikan Informasi Akun kepada Orang Lain

Salah satu sebab peretasan pada akun cryptocurrency adalah bocornya informasi tentang data pribadi yang membuat hacker mudah masuk ke akun kita. Hindari memberi tahu tentang data diri apalagi mengenai aset, OTP maupun password dari akun kamu.

Itulah ulasan tentang risiko investasi cryptocurrency dan cara menghindarinya. Bagi yang tertarik berinvestasi, kamu bisa unduh aplikasi Pintu yang mudah digunakan oleh pemula di sini. Semoga bermanfaat.

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->