Pengertian Struktur Pasar, Jenis dan Cara Menentukannya

Updated
May 9, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Pengertian Struktur Pasar, Jenis dan Cara Menentukannya
Reading Time: 4 minutes

Tempat penjual dan pembeli berinteraksi hingga terjadi transaksi disebut sebagai pasar. Ternyata istilah pasar tidaklah sesederhana sampai di titik tersebut, ada yang disebut sebagai struktur pasar. Apa itu struktur pasar, bagaimana jenis dan cara menentukannya? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Apa Itu Struktur Pasar?

jenis jenis struktur pasar

Struktur pasar adalah sebuah variabel untuk menunjukkan karakteristik kondisi suatu pasar. Mulai dari jumlah pembeli, penjualnya, keadaan produk, sampai rintangan sebuah pasar. Kaitannya erat dengan jumlah dan ukuran distribusi perusahaan ke dalam pasar.

Bisa juga berkaitan dengan mudah atau sulitnya perusahaan masuk dan keluar dari sebuah pasar. Petunjuk tentang aspek yang berpengaruh penting terhadap perilaku usaha dan kinerja pasar, juga akan diperoleh dari struktur ini.

Baca juga: 6 Cara dan Strategi Memasuki Pasar Internasional, Sudah Tau?

Jenis-jenis Struktur Pasar

Struktur pasar bisa dibedakan menjadi beberapa macam. Masing-masing memiliki ciri tersendiri. Jenis-jenis struktur pasar adalah:

1. Struktur Pasar Monopoli

Seperti namanya, strukur pasar monopoli adalah struktur yang berisikan pengusaha tunggal tanpa pesaing. Struktur di pasar ini memiliki barang substitusi tidak sempurna dengan harga bertahan. Permintaan tidak turun meski harga produk lain akan menurun di pasar ini.

Pengusaha tunggal dengan leluasa bisa memutuskan harga jual, kebijakan penjualan, serta kuantitas produksi. Struktur pasar monopoli bisa terbentuk oleh beberapa hal, diantaranya:

  • Penguasaan bahan mentah yang potensial dan strategis
  • Hak penjualan tunggal dan telah ada izin khusus pemerintah untuk menetapkan kebijakan
  • Keterbatasan pasar serta distribusi produk
  • Pembatasan harga dengan investasi awal besar

2. Struktur Pasar Persaingan Sempurna

Struktur pasar persaingan sempurna adalah pasar yang membebaskan pesertanya untuk masuk atau keluar pasar. Ada yang namanya keterbukaan informasi terkait kekuatan pasar serta barang dagangan. Tidak boleh adanya monopoli di dalamnya.

Terdapat juga penyeragaman serta standarisasi produk. Tujuan dari hal ini untuk mencegah pemalsuan atau penipuan dan kecurangan lainnya. Jumlah penjual di struktur pasar ini sangat banyak.

Informasinya juga diberikan sempurna, ada mobilitas terhadap sumber daya. Ketidakjujuran di struktur pasar ini juga menjadi hal tabu dan berpotensi mendapat kecaman.

3. Struktur Pasar Persaingan Monopolistik

Struktur pasar persaingan monopolistik adalah merupakan gabungan persaingan pasar sempurna dan monopoli. Perusahaan diberikan keleluasaan untuk masuk dan keluar pasar di dalam struktur ini. Barang yang dihasilkan juga tergolong beragam, bukanlah satu jenis.

Penjual dan pembelinya cukup banyak dengan produk yang heterogen. Produsen bisa mempengaruhi harga akan tetapi dalam batas-batas tertentu. Akan tetapi perubahan harga ini tidak meningkatkan monopoli.

Baca juga: Apa itu Pasar Global dan Cara Kerjanya?

4. Struktur Pasar Oligopoli

Struktur pasar oligopoli memiliki jumlah penjual dengan barang substitusi yang sangat sedikit. Untuk kurva permintaan yang berlaku memiliki elastisitas silang tinggi. Jumlah perusahaan yang bergerak di jenis pasar ini memang sedikit.

Hal ini membuat struktur pasarnya tidak memberi keleluasaan bagi para pelaku baru untuk memasukinya. Penetapan harganya juga harus berdasarkan kesepakatan bersama para pelaku usaha yang bergerak di pasar oligopoli.

Keseragaman dalam sifat-sifat industri bisa dilihat dalam jenis pasar ini. Selain itu, ada beberapa macam pasar oligopoli berdasarkan jumlah produsennya seperti:

  • Hanya dua penjual berarti disebut duopoli
  • Produknya yang dijual homogen berarti disebut oligopoli murni

5. Pasar Tradisional

Pasar tradisional adalah suatu pasar yang dibangun serta dikelola pemerintah setempat. Bisa dikelola oleh pemerintah daerah, BUMN, BUMD, ada juga yang dikelola oleh swasta. Untuk peran pihak swasta biasanya masuk ke ranah kerjasama.

Misalnya kerjasama dengan toko, kios, dan tenda-tenda pedagang kecil. Proses jual belinya masih tradisional dimana penjual dan pembeli langsung di satu tempat. Ada proses tawar-menawar yang menjadi salah satu ciri khasnya.

Cara Menentukan Struktur Pasar

cara menentukan struktur pasar

Cara menentukan struktur pasar bisa dilihat dari beberapa faktor yang membentuk sebuah strukturnya. Ada dua buah faktor yang bisa dijadikan acuan menentukan struktur pasar, diantaranya:

1. Jumlah Penjual/Produsen

Semakin banyak produsen yang memproduksi barang sama, persaingan di pasar tentu lebih tinggi. Produsen akan terdorong untuk bekerja lebih efisien, agar tercipta produk otentik. Produk yang dihasilkan mungkin sama, tetapi kualitas-lah yang membedakannya.

Struktur pasar ini bisa dimasukkan ke jenis persaingan monopolistik. Akan tetapi jika hanya ada satu penjual berarti masuknya ke pasar monopoli. Untuk barang tertentu dan produsennya cukup banyak, bisa dimasukkan ke kategori struktur oligopoli.

2. Jenis dan Sifat Barang yang Dihasilkan

Selanjutnya cara menentukan struktur pasar adalah dengan melihat variabel jenis/sifat barangnya. Misalnya barangnya bersifat penting dan minim produk pengganti. Bisa dimasukkan ke dalam struktur pasar monopoli. Contohnya minyak bumi yang saat ini minim produk pengganti.

Pertamina merupakan perusahaan yang bergerak di pasar monopoli dengan menjual olahan minyak bumi. Produk penggantinya memang ada tetapi penggunaannya masih sangat minim. Contohnya bahan bakar minyak untuk kendaraan diganti dengan mobil listrik.

5. Pertanyaan Tentang Struktur Pasar yang Paling Sering Diajukan

1. Apa ciri-ciri pasar persaingan sempurna tetapi yang tidak terdapat pada pasar persaingan monopolistik?

Jawaban: Ciri-ciri pasar persaingan sempurna diantaranya:

  • Banyak penjual dan pembelinya
  • Kurva permintaannya horizontal
  • Tanpa hambatan untuk masuk pasar
  • Barangnya bersifat homogen
  • Terdapat pengetahuan sempurna tentang pasar baik pada penjual maupun pembeli

2. Apa saja keseimbangan jangka panjang yang bisa dilihat pada pasar persaingan monopolistik?

Jawaban: keseimbangan jangka panjang di pasar persaingan monopolistik bisa dilihat pada:

  • Harganya lebih tinggi dari biaya marginal
  • Laba normal diperoleh perusahaan
  • Kegiatan produksinya belum pada tingkatan optimal

3. Apakah di pasar persaingan sempurna ada konsekuensinya?

Jawaban: pada pasar persaingan sempurna, konsekuensi yang terjadi adalah penjual tidak dapat mempengaruhi harga jual produk. Hal ini disebabkan oleh banyaknya penjual di pasar jenis ini. Pembeli juga sudah tahu harga barang di pasar persaingan sempurna.

4. Apa yang membuat struktur pasar itu penting?

Jawaban: Struktur pasar penting ada karena bisa mempengaruhi hasil pasar. Terutama dari segi keuntungan. Mengapa demikian? Karena adanya peluang, motivasi, serta keputusan strategis pelaku ekonomi. Perusahaan bisa menganalisisnya untuk memprediksi hasil pasar dan laba.

5. Struktur pasar apakah yang paling ideal?

Jawaban: persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang dianggap paling ideal. Mengapa demikian? Karena keberlangsungan aktivitas produksi terjamin. Selain efisiensinya juga berada pada tingkatan yang tinggi

Mempelajari struktur pasar tentu berguna agar lebih mudah mengenali pasar itu sendiri. Pembahasan di atas tentu menarik untuk menambah pengetahuan, terlebih bagi yang berkecimpung di dunia bisnis. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kamu bisa menemukan informasi lainnya seputar pasar, ekonomi dan finansial di Pintu Blog. Pintu adalah aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi secara mudah mulai dari Rp11.000 saja.

Referensi:

Topik
#pasar
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->