Aset tetap adalah salah satu jenis aset yang sangat penting bagi perusahaan untuk keperluan produksi dan operasional. Apa itu aset tetap dalam dunia akuntansi? Simak pengertian, karakteristik, dan contoh aset tetap dalam artikel berikut ini!
Menurut Warren, Reeve, dan Fess (2010), aset tetap adalah aset berjangka panjang atau bahkan aset yang bersifat permanen. Aset tetap sering juga disebut sebagai tangible assets karena bentuknya nyata secara fisik.
Salah satu peran aset tetap adalah sebagai faktor produksi. Selain itu, posisi aset tetap dalam laporan keuangan berada pada bagian neraca bersamaan dengan investasi jangka panjang, aset lancar, dan aset lainnya.
Sesuai beberapa penjabaran di atas, aset tetap merupakan aset perusahaan yang bukan untuk diperjualbelikan serta memiliki masa manfaat lebih dari satu periode.
Secara umum, berikut beberapa ciri dan karakteristik aset tetap:
Masa manfaat dari aset tetap merupakan periode dari suatu aset tetap yang diharapkan bisa digunakan untuk aktivitas perusahaan. Cara menentukan masa manfaat adalah dengan memperhatikan faktor prakiraan, yaitu daya pakai dan tingkat keusangan. Biasanya, masa manfaat dari aset tetap adalah lebih dari 12 bulan.
Menurut Baridwan (2013), klasifikasi aset tetap sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Seperti telah disebutkan sebelumnya, beberapa contoh aset tetap adalah sebagai berikut.
Berbicara tentang aset tetap, dikenal pula istilah revaluasi aset tetap. Sederhananya, revaluasi aset tetap adalah penilaian kembali aset tetap oleh perusahaan. Revaluasi aset tetap dilakukan pihak manajemen dengan mempertimbangkan perkembangan nilai serta harga aset tetap yang tidak lagi sesuai dengan nilai buku yang tertuang pada laporan keuangan.
Itu dia penjelasan mengenai apa itu aset tetap mulai dari pengertian, karakteristik hingga contoh aset tetap. Berbicara tentang aset, investasi bisa menjadi salah satu aset penting yang bisa memberikan kamu penghasilan sampingan, lho! Belakangan ini, investasi crypto sendiri sedang banyak menarik minat masyarakat Indonesia. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia sendiri telah mencapai 6,5 juta orang. Untuk kamu yang tertarik berinvestasi dan trading crypto secara mudah, download Pintu sekarang!
Referensi:
Cut Annisa dan Musfiari, Pengaruh Negosiasi Debt Contracts, Political Cost, Fixed Asset Intensity, dan Market to Book Ratio Terhadap Perusahaan Melakukan Revaluasi Aset Tetap. Diakses tanggal: 25-12-21.
Kristanto, Buku Skripsi Akutansi. Diakses tanggal: 25-12-21.
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1/PMK.06/2013. Diakses tanggal: 25-12-21.