Pengertian Supply dan Demand di Crypto Serta Cara Kerjanya

Updated
August 25, 2022
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian Supply dan Demand di Crypto Serta Cara Kerjanya
Reading Time: 3 minutes

Supply dan demand adalah istilah penting dalam dunia perekonomian karena mempengaruhi nilai harga barang, termasuk di dalam dunia crypto. Lebih jelas terkait arti demand crypto dan supply crypto dapat kamu simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Pengertian Supply dan Demand di Crypto

Arti Supply di Crypto

Supply crypto adalah jumlah token yang terdapat di blockchain, termasuk juga token yang tidak beredar di kalangan publik. Istilah ini dikenal pula dengan total supply. Ketika suatu proyek crypto meluncurkan token baru, biasanya mereka akan membuat lebih banyak token crypto dibandingkan yang telah mereka distribusikan saat itu.

Selain itu, salah satu metrik yang paling banyak dijadikan sebagai acuan bagi para trader dan investor cypto adalah maximum supply. Pada dasarnya, maximum supply atau suplai maksimum merupakan jumlah maksimal token yang bisa dicetak ke depannya.

Contohnya, maximum supply Bitcoin adalah 21 juta token. Inilah yang menyebabkan terjadinya kelangkaan dan mempengaruhi harga bitcoin di pasaran.

Namun, tentunya masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi harga crypto mengingat Ethereum tetap menjadi salah satu aset favorit investor dan trader serta menempati posisi kedua dari segi kapitalisasi pasar meskipun tidak memiliki supply maximum.

Arti Demand di Crypto

Sementara itu, arti demand crypto adalah banyaknya jumlah permintaan atas token crypto. Jumlah demand akan crypto dipengaruhi akan banyak hal, mulai dari eksposur dan kepopuleran crypto yang secara umum terus meningkat hingga implementasi crypto dalam berbagai bidang kehidupan dan institusi, sebut saja El Salvador yang bahkan telah menerbitkan obligasi bitcoin.

Bagaimana Hubungan antara Supply dan Demand Menurut Hukum Ekonomi?

Untuk memudahkan kamu memahami demand dan supply crypto, maka kamu perlu memahami terlebih dahulu bagaimana hubungan supply dan demand berdasarkan hukum ekonomi yang berlaku biasanya.

Secara umum, hubungan supply dan demand adalah ketika jumlah supply melampaui jumlah demand, maka harga barang akan turun. Sebaliknya, ketika jumlah demand melampaui jumlah supply, maka harga barang biasanya akan naik.

Dalam hal ini ketika jumlah demand tetap, terdapat hubungan yang berbanding terbalik antara harga barang dan jumlah supply.

Berikut merupakan kurva demand dan supply.

kurva supply dan demand di crypto

(researchgate.net)

Bagaimana Cara Kerja Supply dan Demand di Crypto?

Lalu, bagaimana dengan supply dan demand dalam crypto? Sebenarnya, konsepnya tidak berbeda jauh dengan hukum supply dan demand dalam ilmu ekonomi.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jumlah suplai maksimum bitcoin hanyalah 21 juta, tidak bisa bertambah lagi. Saat ini, terdapat sekitar 19 juta Bitcoin yang telah ditambang. Bitcoin diperkirakan akan habis ditambang pada 2140.

Sementara itu, atensi masyarakat terhadap crypto, terutama bitcoin pun semakin meningkat drastis dengan adanya eksposur dari pihak media, entrepreneur, millionaire hingga selebritas ternama. Hal ini pun menyebabkan meningkatnya jumlah permintaan atau demand crypto.

Dalam hal ini, supply bitcoin yang semakin menipis ke depannya, diiringi dengan demand yang semakin meningkat dapat meningkatkan harga bitcoin di pasaran. Namun, perlu diperhatikan pula bahwa nilai aset crypto sangatlah fluktuatif, sehingga pastikan untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi di aset crypto manapun.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai pengertian supply dan demand di crypto. Bagaimana menarik sekali, bukan? Untuk kamu yang ingin belajar crypto secara lebih lengkap dan gratis, kamu bisa mengunjung Pintu Academy. Sementara untuk kamu yang ingin memulai investasi atau trading crypto, download Pintu di App Store dan Play Store kamu masing-masing.

Pintu adalah aplikasi jual beli crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp11.000 saja.

Referensi:

Analytics Insight. Why is Cryptocurrency in Demand? Get All Your Answers Here. Diakses pada Selasa, 14 Juni 2022.

CoinDesk. Crypto Token Supply: What’s the Difference Between Maximum, Circulating and Total Supply? Diakses pada Selasa, 14 Juni 2022.

CV Citra Praya. EKONOMI. Diakses pada Selasa, 14 Juni 2022.

Day Trade the World. Supply and Demand Cryptocurrencies. Diakses pada Selasa, 14 Juni 2022.

Genesis Learning. BITCOIN. Diakses pada Rabu, 15 Juni 2022.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->