Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis Kebijakan Fiskal

Updated
October 18, 2021
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis Kebijakan Fiskal
Reading Time: 4 minutes

Kebijakan fiskal bukanlah istilah yang asing dalam dunia perekonomian. Kebijakan fiskal merupakan peraturan dan keputusan yang dibuat pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian makro. Apa itu kebijakan fiskal? Simak pengertian kebijakan fiskal, tujuan, contoh, dan jenis-jenis kebijakan fiskal secara lebih lengkap dalam artikel berikut ini.

Pengertian Kebijakan Fiskal

pengertian kebijakan fiskal

Konsep kebijakan fiskal pertama kali dicetuskan oleh John Maynard Keynes dan digunakan secara meluas di seluruh dunia sejak Depresiasi Besar (Great Depression) yang terjadi setelah Perang Dunia I pada tahun 1929 silam. Dalam gagasannya, Keynes mengungkapkan bahwa negara memiliki hak untuk mengatur pengeluaran dan pemasukan melalui penetapan pajak dan pembuatan kebijakan lain yang bersifat makro.

Sesuai latar belakang tersebut, pengertian kebijakan fiskal adalah berbagai tindakan yang diambil pemerintah untuk mempengaruhi perekonomian negara supaya tetap stabil dan tumbuh dengan baik. Sementara itu, pengertian kebijakan fiskal menurut OJK adalah segala kebijakan yang terkait dengan perpajakan, utang piutang, dan belanja pemerintah dengan tujuan ekonomi tertentu.

Baca juga: Apa itu Fluktuasi Ekonomi?

Tujuan Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal memiliki beberapa tujuan penting dalam kaitannya dengan perekonomian negara, antara lain:

Menjaga Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Perekonomian

Stabilitas ekonomi menjadi salah satu tujuan utama pembuatan kebijakan. Dengan adanya kebijakan fiskal, pemerintah berharap seluruh sektor ekonomi seperti korporat, perbankan, dan usaha mikro bisa merasakan dampak positifnya dalam bentuk pertumbuhan ekonomi.

Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Masyarakat

Pertumbuhan ekonomi sebuah negara tentu harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Peningkatan kualitas SDM dapat memperkuat daya saing warga negara Indonesia di bursa kerja nasional maupun internasional, yang pada akhirnya akan berdampak positif pula bagi kesejahteraan hidup masyarakat.

Menjaga Harga Barang di Pasar Tetap Stabil

Kestabilan harga barang di pasar sangat penting untuk menjaga iklim perekonomian tetap positif. Banyak hal mempengaruhi perubahan harga seperti jumlah permintaan dan penawaran, atau aktivitas negatif seperti monopoli. Kebijakan fiskal dibuat untuk menjaga kestabilan harga di pasar, sehingga tidak terjadi fluktuasi harga barang yang ekstrim. Dengan demikian, daya beli masyarakat akan tetap tinggi.

Menciptakan Iklim Investasi Positif

Tujuan kebijakan fiskal lainnya adalah untuk menciptakan iklim investasi yang positif di dalam negeri. Harapannya, kondisi ini akan mendatangkan semakin banyak investor yang tidak ragu lagi untuk menanamkan usahanya di Indonesia. Datangnya investor dari dalam maupun luar negeri tidak hanya memajukan perekonomian, tetapi juga menambah penghasilan negara melalui pajak.

Jenis-Jenis Kebijakan Fiskal

jenis-jenis kebijakan fiskal

Dilihat dari segi penerapan atau implementasi, jenis kebijakan fiskal dibedakan menjadi kebijakan fiskal ekspansif dan kebijakan fiskal kontraktif.

Kebijakan Fiskal Ekspansif (Expansionary Fiscal Policy)

Kebijakan ini dibuat ketika kondisi ekonomi melemah, sehingga pemerintah perlu mengambil tindakan konkrit untuk meningkatkan daya beli masyarakat dengan cara memancing permintaan barang dan jasa agar mengalami peningkatan.

Pemerintah menggunakan kebijakan fiskal ekspansif untuk memperlambat jalannya fase resesi dengan cara meningkatkan anggaran belanja, memotong pajak, atau menerapkan kedua kebijakan tersebut sekaligus.

Dengan demikian, kondisi ekonomi masyarakat juga akan semakin baik yang akan berdampak pada meningkatnya aktivitas belanja. Ketika permintaan akan barang dan jasa meningkat, maka penawaran pun juga meningkat sehingga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru.

Kebijakan Fiskal Kontraktif (Contractionary Fiscal Policy)

Berlawanan dengan kebijakan fiskal ekspansif yang dibuat untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, maka kebijakan fiskal kontraktif dibuat untuk melambatkan pertumbuhannya. Pertumbuhan yang terlalu pesat juga bisa menimbulkan bahaya tersendiri bagi perekonomian negara.

Ketika iklim ekonomi menjadi sangat positif, kepercayaan diri para investor yang terlalu tinggi bisa menciptakan market bubble dan bahaya ekonomi lain yang tidak terduga. Kebijakan ini dibuat dengan meningkatkan tarif pajak dan mengurangi belanja pemerintah.

Contoh Kebijakan Fiskal

Untuk bisa memahami lebih lanjut mengenai apa itu kebijakan fiskal, berikut merupakan dua contoh kebijakan fiskal yang diterapkan di Indonesia.

Tax Amnesty

Tax amnesty atau pengampunan pajak adalah kebijakan pembebasan denda pajak dalam kurun waktu tertentu bagi masyarakat (baik individu maupun institusi). Kebijakan ini tertuang dalam UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

Subsidi BBM

Dalam hal ini, pemerintah memberlakukan subsidi BBM agar harganya terjangkau oleh masyarakat kecil. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan akan semakin melancarkan mobilitas perekonomian dan mendorong terjadinya transaksi ekonomi yang lebih banyak lagi.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai apa itu kebijakan fiskal mulai dari pengertian, tujua, contoh, dan jenis-jenis kebijakan fiskal. Sebelumnya, telah dibahas bagaimana kebijakan fiskal bisa mempengaruhi iklim investasi di sebuah negara. Belakangan ini, jenis investasi yang bisa dilakukan masyarakat pun semakin beragam mulai dari saham, forex hingga crypto.

Bitcoin sebagai salah satu aset crypto yang dikenal luas oleh investor telah mengalami peningkatan harga hingga 420% per 18 Oktober 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kamu yang tertarik melakukan investasi dan trading crypto, download Pintu sekarang!

Selain telah terdaftar resmi di Bappebti, kamu bisa melakukan jual beli bitcoin dan aset crypto lainnya mulai dari Rp11.000 di Pintu, lho!

Baca juga: Apa itu Bitcoin? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Referensi:

Adam Hayes, Fiscal Policy. Diakses tanggal: 13-10-2021

Brian O’Connell, What Is Fiscal Policy? Diakses tanggal: 13-10-2021

Kimberly Amadeo, What Is Fiscal Policy? Diakses tanggal: 13-10-2021

Leslie Kramer, What Is Fiscal Policy? Diakses tanggal: 13-10-2021

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->
Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
tampilan aplikasi pintu crypto
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Lisensi aplikasi pintu menkominfo dan bappebti
Foundations/Reg-license/ISO27001
Lisensi ISO
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.
Pintu App Logo
Pintu App
The Easiest way to Trade Bitcoin and other Cryptos
10K+