Apa itu Spot Trading Crypto? Ini Bedanya dengan Futures dan Margin!

Updated
September 28, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Spot Trading Crypto? Ini Bedanya dengan Futures dan Margin!
Reading Time: 4 minutes

Spot trading adalah salah satu aktivitas trading yang paling populer di pasar keuangan seperti saham, forex, crypto dan komoditas pada umumnya. Artikel ini akan membahas lengkap tentang apa itu spot trading serta perbedaannya dengan beberapa jenis trading lain seperti futures, options dan margin.

Apa itu Spot Trading?

spot market crypto

Spot trading adalah aktivitas yang mengacu pada pembelian atau penjualan mata uang asing, instrumen keuangan, atau komoditas secara instan pada waktu dan tanggal tertentu.

Sebagian besar transaksi spot trading memiliki tanggal penyelesaian T+2 (trade date plus 2 days) atau yang berarti penyerahan komoditas antara pembeli dan penjual harus selesai dalam dua hari kerja setelah transaksi terjadi. Sistem T+2 ini ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengejar perubahan harga yang terjadi sangat cepat di pasar spot.

Sementara itu, ada pula istilah spot market. Dalam hal ini, spot market adalah tempat dilakukannya spot trading, yang mana dapat berupa exchange maupun over-the-counter (OTC).

Transaksi di exchange dilakukan antara pembeli dan penjual dalam pasar yang bersifat transparan berdasarkan sejumlah peraturan yang ditetapkan exchange bersangkutan. Sementara transaksi di OTC dilakukan melalui sistem negosiasi antara trader/investor dan dealer-broker.

Salah satu contoh trading spot adalah aktivitas trading yang dilakukan di New York Stock Exchange (NYSE). NYSE adalah salah satu badan exchange saham terbesar di dunia yang bermarkas di Amerika, di mana trader bisa membeli dan menjual saham secara langsung, saat itu juga.

Apa itu Spot Market dalam Crypto?

Lalu, bagaimana dengan spot trading dan spot market dalam crypto? Tidak berbeda dengan yang lain, spot trading crypto adalah aktivitas pembelian atau penjualan aset crypto secara langsung, saat itu juga. Sementara itu, spot market crypto adalah tempat terjadinya spot trading untuk aset crypto.

Spot trading di pasar saham biasanya membutuhkan waktu 2 hari kerja hingga transaksi selesai. Sementara spot trading di crypto dapat dilakukan secara real-time dalam hitungan detik. Selain itu, pasar crypto pun berjalan selama 24/7 yang memberikan fleksibilitas bagi para trader.

Perbedaan Spot Trading dengan Jenis Trading Lainnya

spot trading vs futures dan contract trading

Selain spot trading, terdapat berbagai jenis trading lain yang banyak dilakukan orang-orang, di antaranya adalah futures, options, hingga margin trading. Berikut contoh dari tiap jenis trading tersebut.

Contoh Futures Trading

Trader A membeli kontrak future minyak mentah dengan harga $50 pada bulan Mei dengan spekulasi bahwa harga aset akan meningkat pada akhir tahun. Pada bulan Desember, harga minyak mentah meningkat hingga $65.

Ternyata spekulasi trader A tepat, sehingga ia menjual kontrak future tersebut dan mendapatkan keuntungan sebesar $65 – $50 = $15. Keuntungan tersebut belum termasuk biaya dan komisi yang harus diberikan kepada broker.

Namun, andaikan harga minyak mentah berada di $40 pada akhir Desember, trader A tetap berkewajiban untuk menjual kontrak future-nya dan akan mengalami kerugian sebesar $50 – $40 = $10.

Contoh Options Trading

Sementara itu, pada options trading. Contohnya, trader B membeli call option aset emas dengan premi $2,6 per kontrak dan strike price senilai $1.600. Opsi ini akan kadaluwarsa pada tanggal 22 Februari 2019.

Ternyata, harga emas mencapai $1.800 pada tanggal 20 Februari 2019. Di sini, trader B bisa memanfaatkan call option dan membeli aset emas dengan harga $1.600, lebih rendah dari harga di pasaran.

Opsi ini memberikan hak bagi trader untuk membeli aset dengan harga tertentu selama kontrak berlaku, namun tidak mewajibkan mereka untuk melakukan hal tersebut jika mereka tidak menginginkannya.

Contoh Margin Trading

Cukup berbeda dari kedua jenis trading sebelumnya, margin trading adalah jenis trading yang memungkinkan trader untuk meminjam sejumlah dana dari broker untuk meningkatkan modal yang ia miliki ketika melakukan trading.

Contohnya, trader C ingin membeli 1.000 lembar saham seharga Rp5.000/lembar. Di sini, ia hanya memiliki modal Rp2.500.000. Dengan memasukan dana tersebut ke dalam rekening margin, ia bisa mendapatkan tambahan dana Rp2.500.000 dan membeli 1.000 lembar saham dengan total senilai Rp5.000.000.

Lalu, apa perbedaan di antara ketiga jenis trading tersebut dan spot trading? Berikut penjelasan lengkapnya!

Perbedaan Futures Contract vs Spot Trading

Futures trading adalah jenis aktivitas trading aset derivatif yang memungkinkan trader untuk membeli atau menjual aset pada harga dan waktu tertentu di masa mendatang. Di pasar Indonesia, futures dikenal juga dengan istilah kontrak berjangka.

Dari definisi tersebut, terlihat jelas bahwa futures trading berbeda dengan spot trading yang diperdagangkan untuk pembayaran segera sesuai waktu dan harga transaksi saat ini juga.

Salah satu contoh pasar future adalah Chicago Mercantile Exchange (CME), di mana para trader dapat membeli dan menjual berbagai produk derivatif dari komoditas seperti produk pertanian hingga mata uang dengan harga dan waktu tertentu di masa mendatang.

Perbedaan Options vs Spot Trading

Selain itu, dikenal pula istilah options trading. Tidak terlalu berbeda dengan futures trading, options trading juga merupakan aktivitas trading aset derivatif untuk membeli atau menjual aset di masa mendatang.

Perbedaannya adalah futures trading mewajibkan kamu untuk menjual atau membeli aset tersebut pada waktu yang ditentukan sesuai dengan jenis kontrak yang kamu beli di awal. Sementara pada options trading, kamu diberikan kesempatan (hak) untuk membeli atau menjual aset di masa depan, namun tidak diwajibkan.

Dari penjelasan tersebut, tentunya bisa disimpulkan bahwa perbedaan options vs spot trading adalah terletak pada jenis aset yang dibeli, dimana options trading membeli kontrak atau aset derivatif.

Perbedaan Spot Trading vs Margin Trading

Ada pula istilah margin trading. Perbedaan spot trading vs margin trading terletak pada modal yang digunakan. Pada margin trading, trader bisa “meminjam” sejumlah modal dengan nilai tertentu dari bursa exchange bersangkutan. Modal pinjaman ini digunakan untuk membeli sejumlah aset keuangan.

Margin trading berfungsi untuk memudahkan para trader dalam membuka posisi perdagangan pada harga tertentu dengan modal yang lebih besar dari modal yang semula mereka miliki.

Selengkapnya mengenai kelebihan dan kekurangan margin trading bisa kamu simak di sini.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai apa itu spot trading dan perbedaannya dengan futures, options dan margin trading. Semoga informasi ini bisa membantu aktivitas trading dan investasi kamu, ya!

Untuk kamu para pemula yang ingin berinvestasi crypto namun tidak tau harus mulai dari mana, Pintu memiliki fitur Pintu Earn di mana kamu bisa menyimpan sejumlah aset crypto dan mendapatkan bonus tahunan hingga belasan persen. Download Pintu sekarang di  App Store atau Play Store kamu masing-masing

Referensi:

Cleartax, Spot Market – Definition, What is Spot Market, Advantages of Spot Market, and Latest News. Diakses pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Investopedia, Spot Market Definition. Diakses pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Investopedia, Spot Trade Definition. Diakses pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Jason Fernando, Futures in Stock Market. Diakses pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Saloodo, What is a Spot Market? Logistics Terms and Definitions | Saloodo!. Diakses pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

The Balance, Futures vs Options. Diakses pada Jumat, 9 September 2022.

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->