Cara Investasi Perak, Bisa Online? Bagaimana Potensinya?

Updated
May 25, 2023
• Waktu baca 7 Menit
Gambar Cara Investasi Perak, Bisa Online? Bagaimana Potensinya?
Reading Time: 7 minutes

Sejak zaman kuno, perak telah menjadi simbol kekayaan dan daya tarik. Selama berabad-abad, logam berharga ini telah digunakan sebagai alat tukar, bentuk investasi, dan komponen penting dalam berbagai aplikasi industri. Kali ini, tim Pintu Blog akan membahas lengkap tentang perak, mulai dari sejarah hingga cara investasi perak bagi pemula. Simak selengkapnya di sini!

Apa itu Perak?

Perak adalah logam mulia yang telah digunakan selama berabad-abad dalam berbagai bidang, mulai dari perhiasan hingga teknologi. Dikenal karena keindahan dan ketahanannya, perak telah menjadi bagian integral dari sejarah manusia.

Baca juga: Ini 5 Investasi Paling Aman Menurut Para Ahli!

Manfaat dan Kegunaan Perak

Perak memiliki berbagai manfaat dan kegunaan yang menjadikannya berharga. Dalam industri, perak digunakan dalam pembuatan panel surya, elektronik, dan peralatan medis. Selain itu, perak juga populer dalam dunia perhiasan dan seni. Berikut penjelasan lengkapnya.

  1. Perhiasan dan Perak Murni: Perak merupakan bahan utama dalam pembuatan perhiasan. Karena sifatnya yang dapat ditempa dan ditarik, perak sering dicampur dengan logam lain untuk membuat perhiasan, peralatan makan, dan objek dekoratif lainnya.
  2. Perangkat Elektronik: Perak memiliki konduktivitas listrik dan termal tertinggi di antara semua unsur, yang membuatnya sangat berharga dalam pembuatan komponen elektronik. Dari sakelar hingga konduktor, perak memainkan peran penting dalam teknologi modern.
  3. Fotografi: Meski penggunaannya telah berkurang karena munculnya fotografi digital, perak tetap berperan dalam proses pembuatan film dan kertas foto. Ion perak membantu dalam penangkapan dan reproduksi gambar.
  4. Aplikasi Medis: Dalam dunia medis, perak digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, perak digunakan dalam pembuatan peralatan medis dan sebagai bahan antiseptik dan antibiotik. Nanopartikel perak juga digunakan dalam beberapa jenis perban dan peralatan medis lainnya karena sifat antibakterinya.
  5. Energi Terbarukan: Perak memiliki peran kunci dalam industri energi terbarukan. Perak digunakan dalam produksi sel surya, yang memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan listrik.
  6. Pembuatan Cermin dan Kaca Berlapis: Perak digunakan dalam proses pembuatan cermin berkualitas tinggi dan kaca berlapis, yang mengurangi kebutuhan akan pemanasan dan pendinginan di bangunan dan kendaraan.
  7. Baterai Berdaya Tinggi: Perak digunakan dalam pembuatan baterai berdaya tinggi. Baterai ini sering digunakan dalam alat elektronik portabel dan kendaraan listrik.

Bagaimana Sejarah Harga Perak Hingga Saat Ini?

Harga perak, seperti logam mulia lainnya, dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dan penawaran, kondisi geopolitik, dan kebijakan moneter global. Dalam konteks investasi, pemahaman akan dinamika harga perak sangat penting untuk mengambil keputusan yang tepat.

Perak memiliki sejarah panjang sebagai aset berharga dan investasi. Dengan penyesuaian inflasi, harga perak telah naik sekitar 40% sejak Februari 1915. Hal ini menguntungkan bagi investor yang menginginkan perlindungan terhadap inflasi dan berencana untuk menahan investasi dalam jangka waktu yang lama.

Fluktuasi Harga Perak

Namun, dalam rentang waktu yang lebih singkat, perak, seperti banyak komoditas lainnya, bisa sangat fluktuatif.

Misalnya, perak yang dibeli pada tahun 1915 telah kehilangan setengah dari nilainya yang telah disesuaikan dengan inflasi pada tahun 2001. Harga perak melonjak hingga sekitar $64 per ons pada tahun 2011 karena kekhawatiran tentang program pelonggaran kuantitatif dari Federal Reserve dan ketidakstabilan geopolitik di Eropa setelah krisis keuangan global.

Namun, pada tahun 2020, harga perak telah turun di bawah $12 selama pandemi. Harga kemudian melonjak hingga sekitar $30 di awal 2021 seiring dengan ekspektasi pemulihan ekonomi global.

Dampak Kenaikan Suku Bunga Terhadap Harga Perak

Belakangan ini, harga perak telah berada di bawah tekanan karena Fed telah menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga membuat daya tarik perak sebagai investasi berkurang karena logam ini tidak memberikan bunga seperti Treasury AS.

“Data inflasi AS terbaru menunjukkan penurunan laju kenaikan harga konsumen, dan harga perak telah menurun,” kata Sam Boughedda, pedagang ekuitas dan penulis berita pasar saham utama di AskTraders.com.

Peluang Investasi Perak di Masa Depan

“Namun, dengan prospek peningkatan permintaan industri, terutama dari ladang panel surya, perak mulai mengejar reputasi emas sebagai lindung nilai inflasi”, kata Collin Plume, CEO Noble Gold Investments, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam akun pensiun individu berbasis logam mulia, atau IRA, dan pengiriman ke rumah.

Perak memiliki sejarah volatilitas harga, tetapi juga memiliki potensi sebagai investasi jangka panjang dan lindung nilai inflasi. Dengan pertumbuhan industri teknologi dan energi terbarukan, perak bisa memiliki peluang investasi yang menarik di masa depan.

Selengkapnya untuk grafik harga perak hingga saat ini bisa kamu simak di bawah ini.

sejarah perkembangan harga perak dari tahun ke tahun
(Sumber: silverprice.org)

Baca juga: 7 Manfaat Emas dan Perak, Ini Alasannya Mahal?

Cara Investasi Perak

Investasi perak dapat dilakukan dalam berbagai cara, baik fisik maupun digital. Investasi secara fisik biasanya melibatkan pembelian batangan atau koin perak, sementara investasi digital atau investasi perak online dapat melibatkan pembelian sertifikat perak, ETF perak, atau bahkan kontrak berjangka perak. Berikut panduang lengkap investasi perak bagi pemula.

Investasi Perak Fisik

Membeli perak fisik adalah salah satu cara paling sederhana untuk berinvestasi dalam logam ini. Kamu bisa membeli perak dalam bentuk koin, batangan, atau bahkan perhiasan. Meskipun cara ini memiliki keuntungan berupa kepemilikan langsung, juga ada beberapa pertimbangan lain, seperti biaya penyimpanan dan asuransi, dan potensi kesulitan dalam menjual kembali perak fisik.

Buat yang masih pemula di bidang ini mungkin bertanya-tanya, “Di Mana Perak Bisa Dibeli?” Di Indonesia sendiri, perak antam dapat dibeli lewat dua metode, yaitu:

Membeli Langsung di Butik atau Gerai Antam

  1. Kunjungi gerai atau butik Antam terdekat. Pastikan kamu membawa kartu identitas (KTP atau Paspor).
  2. Pilih produk perak yang kamu inginkan. Antam menawarkan perak dalam bentuk batangan dengan berbagai ukuran, mulai dari 5 gram hingga 1 kilogram.
  3. Lakukan pembayaran. Gerai Antam menerima pembayaran tunai maupun non-tunai.
  4. Simpan bukti pembayaran dan sertifikat autentikasi yang kamu terima. Sertifikat ini penting jika kamu ingin menjual kembali perakmu di kemudian hari.

Investasi Perak Online

  1. Kunjungi situs resmi Antam atau aplikasi online partner resmi Antam, seperti Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee.
  2. Pilih produk perak yang kamu inginkan dan tambahkan ke keranjang belanja.
  3. Lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang tersedia.
  4. Tunggu hingga produk perak dikirim ke alamatmu. Simpan bukti pembayaran dan sertifikat autentikasi yang kamu terima.

Jual Beli Sertifikat Perak

Sertifikat perak adalah produk keuangan yang memberimu hak atas sejumlah perak fisik tanpa perlu menyimpannya secara fisik. Sertifikat ini bisa dibeli dan dijual dengan mudah, tetapi kamu harus memastikan bahwa penerbit sertifikat tersebut dapat diandalkan dan memiliki perak fisik yang mencukupi untuk menjamin sertifikatnya.

Rekening Perak

Beberapa bank dan institusi keuangan menawarkan apa yang disebut rekening perak, di mana kamu bisa membeli dan menjual perak dengan cara yang sama seperti membeli dan menjual mata uang asing. Seperti halnya sertifikat perak, penting untuk memastikan bahwa institusi tersebut memiliki perak fisik untuk menjamin rekeningnya.

Kontrak Berjangka dan Opsi Perak

Kontrak berjangka dan opsi perak adalah instrumen keuangan yang lebih kompleks yang memungkinkanmu untuk bertaruh pada pergerakan harga perak di masa depan. Meski berpotensi memberikan keuntungan besar, instrumen ini juga memiliki risiko yang cukup tinggi dan mungkin tidak cocok untuk investor pemula atau mereka yang tidak suka risiko.

Fondasi Pertukaran yang Diperdagangkan (ETF)

ETF perak memungkinkanmu untuk berinvestasi dalam perak tanpa perlu memiliki logam fisik. ETF ini melacak harga perak dan diperdagangkan di bursa saham seperti saham biasa. Sebagai catatan, ETFs tidak selalu mencerminkan harga perak secara akurat dan mungkin juga menimbulkan biaya manajemen yang bisa menggerus keuntungan.

Bagaimana Peluang Investasi Perak?

cara investasi perak untuk pemula

Menurut Roberta Caselli, analis komoditas di Global X ETFs, perak sering dianggap sebagai ’emas kedua’ dan oleh karena itu menjadi perlindungan terhadap inflasi. Prediksi harga perak di masa depan tergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global, tingkat inflasi, kebijakan moneter bank sentral, dan dinamika penawaran dan permintaan di pasar perak. Ada beberapa elemen kunci yang bisa mempengaruhi masa depan perak.

Kondisi Ekonomi Global

Perak, seperti emas, sering dianggap sebagai aset safe haven dalam situasi inflasi atau ketidakstabilan ekonomi. Jika kondisi ekonomi global memburuk, permintaan terhadap perak mungkin akan naik, yang bisa berdampak positif pada harga perak.

Tingginya Permintaan Industri

Perak tidak hanya digunakan dalam bentuk koin dan emas batangan, tetapi juga merupakan salah satu logam yang paling umum digunakan dalam perhiasan. Perak juga memiliki sejumlah aplikasi industri yang luas, termasuk dalam bidang panel surya, elektronik, dan kendaraan listrik. Menurut World Silver Survey terbaru yang diproduksi oleh Metals Focus untuk The Silver Institute, pada tahun 2021, fabrikasi perak industri naik lebih dari 9% menjadi lebih dari 508 juta ons.

Peluang investasi perak di masa depan terlihat cukup positif, terutama dengan pertumbuhan sektor teknologi dan energi terbarukan yang bisa meningkatkan permintaan industri terhadap perak. Namun, seperti semua jenis investasi, berinvestasi dalam perak juga melibatkan risiko, dan penting untuk melakukan penelitian yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. Selalu pertimbangkan dinamika unik dari pasar perak, termasuk volatilitasnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan emas.

Keuntungan dan Kekurangan Investasi Perak

Kelebihan Investasi Perak

Investasi perak menawarkan berbagai keuntungan, seperti:

  1. Perlindungan terhadap Inflasi: Seperti emas, perak sering dianggap sebagai aset safe haven yang bisa membantu melindungi nilai kekayaan dalam situasi inflasi atau ketidakstabilan ekonomi.
  2. Permintaan Industri yang Kuat: Perak digunakan secara luas dalam berbagai industri, termasuk elektronik, medis, dan energi terbarukan. Permintaan industri yang kuat ini membantu mendukung harga perak.
  3. Potensi Pertumbuhan Harga: Seiring dengan pertumbuhan industri teknologi dan energi terbarukan, permintaan terhadap perak diperkirakan akan terus meningkat, yang bisa mengarah pada kenaikan harga di masa depan.
  4. Aksesibilitas: Dibandingkan dengan emas, perak lebih terjangkau bagi investor dengan anggaran yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam investasi logam mulia.
  5. Fleksibilitas Investasi: Perak dapat diinvestasikan dalam berbagai bentuk, dari perak fisik hingga ETF dan kontrak berjangka. Ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk memilih metode investasi yang paling sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko mereka.
  6. Diversifikasi Portofolio: Menambahkan perak ke portofoliomu dapat membantu diversifikasi aset kamu dan mengurangi risiko secara keseluruhan.
  7. Kemudahan Likuiditas: Perak adalah aset yang cukup likuid, artinya dapat dengan mudah dijual kembali di pasar jika dibutuhkan.

Kekurangan Investasi Perak

Namun, investasi perak juga memiliki beberapa kekurangan.

  1. Volatilitas Harga: Harga perak bisa sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar mata uang, dan permintaan industri. Ini berarti kamu bisa menghadapi kerugian jika harga perak turun secara signifikan.
  2. Biaya Penyimpanan: Jika kamu memilih untuk berinvestasi dalam perak fisik, kamu mungkin harus menanggung biaya penyimpanan dan asuransi untuk menjaga perakmu tetap aman.
  3. Kesulitan dalam Penjualan Kembali: Meskipun perak cukup likuid, menjual kembali perak fisik (seperti batangan atau koin) bisa menjadi tantangan tergantung pada kondisi pasar dan jenis perak yang kamu miliki.
  4. Risiko Produk Keuangan: Jika kamu memilih untuk berinvestasi dalam produk keuangan seperti ETF atau kontrak berjangka perak, kamu harus menyadari bahwa produk-produk ini memiliki risiko tersendiri, seperti risiko counterparty dan risiko likuiditas.
  5. Risiko Geopolitik: Karena produksi perak dipengaruhi oleh stabilitas politik di negara-negara produsen utama, perubahan politik atau konflik dapat berdampak pada penawaran dan harga perak.
  6. Tidak Menghasilkan Pendapatan: Berbeda dengan investasi seperti saham atau obligasi, perak tidak memberikan dividen atau pendapatan bunga. Keuntungan dari investasi perak datang dari apresiasi harga.

Investasi Perak vs Emas: Mana yang Lebih Baik?

Memilih antara investasi perak dan emas bergantung pada tujuan investasi, toleransi risiko, dan preferensi individual. Emas sering dianggap sebagai investasi yang lebih stabil, sementara perak mungkin menawarkan peluang pertumbuhan yang lebih tinggi tetapi dengan risiko yang lebih besar. Sementara itu, Caselli, analis komoditas di Global X ETFs juga menekankan bahwa “Pasar emas sangat besar; pasar perak, bagaimanapun, jauh lebih kecil dan cenderung lebih fluktuatif.”

Selain investasi komoditas perak, cryptocurrency juga telah menjadi fokus investasi yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Seperti perak dan komoditas lainnya, cryptocurrency juga menawarkan potensi keuntungan yang besar namun juga memiliki risiko yang tinggi.

Buat kamu yang ingin memulai investasi crypto namun bingung, yuk belajar crypto secara gratis melalui Pintu Academy! Sudah siap berinvestasi, download Pintu sekarang, di mana kamu bisa nabung crypto dan mendapatkan bonus hingga 13%!

Referensi:

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->