Jakarta, Pintu News – Dogwifhat (WIF) mencatat kenaikan 12% pada 29 Januari setelah keputusan Federal Reserve (The Fed) mengenai suku bunga. Ketua The Fed, Jerome Powell, mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga tetap menjadi opsi meskipun inflasi belum mencapai target 2%.
Pernyataan ini memicu lonjakan harga Bitcoin (BTC) hingga Rp1,715 miliar, yang kemudian berdampak positif pada altcoin dan memecoin, termasuk WIF. Namun, apakah momentum ini cukup kuat untuk mendorong WIF kembali ke Rp32.616?

Analisis grafik harga harian menunjukkan bahwa indikator On-Balance Volume (OBV) mengalami lonjakan, menandakan peningkatan volume perdagangan yang signifikan. Pada 29 Januari, volume perdagangan WIF mencapai Rp5,3 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Namun, hingga saat ini, OBV belum mencatat level tertinggi baru, yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih belum cukup kuat untuk mendorong harga menembus resistensi utama di Rp32.616. Selain itu, indikator Relative Strength Index (RSI) baru saja pulih dari zona jenuh jual tetapi masih berada di bawah level netral, yang berarti tekanan beli belum cukup dominan.
Kinerja harga WIF ke depan sangat bergantung pada data inflasi AS mendatang. Jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, aset berisiko seperti cryptocurrency bisa mendapatkan dorongan tambahan yang dapat membantu WIF menembus resistensi. Sebaliknya, jika data inflasi tidak mendukung, WIF bisa kembali turun ke bawah Rp16.308.
Baca Juga: Prediksi Pergerakan Harga Polygon (POL): Tren Bearish atau Peluang Pemulihan? (31/1/25)

Menurut data dari Coinalyze, lonjakan harga WIF baru-baru ini didorong oleh peningkatan permintaan dari pasar Spot dan Futures. Open Interest (OI) dalam kontrak berjangka melonjak lebih dari 40% selama reli ini, yang menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan dengan leverage turut berkontribusi terhadap kenaikan harga.
Namun, setelah lonjakan tersebut, OI mulai menurun, sementara Cumulative Volume Delta (CVD) di pasar Spot terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa meskipun minat di pasar Futures mulai melemah, permintaan dari investor di pasar Spot tetap stabil. Jika tren ini terus berlanjut, WIF berpotensi mempertahankan momentum kenaikannya.
Dogwifhat (WIF) menunjukkan pemulihan harga yang kuat setelah keputusan suku bunga The Fed, dengan lonjakan volume perdagangan yang signifikan. Namun, indikator teknikal menunjukkan bahwa tekanan beli masih belum cukup kuat untuk memastikan kenaikan harga di atas Rp32.616.
Keputusan investor dalam beberapa hari ke depan akan sangat dipengaruhi oleh data inflasi AS. Jika data inflasi menguntungkan aset berisiko, WIF bisa terus naik dan menembus resistensi utama. Sebaliknya, jika sentimen pasar berubah bearish, harga WIF bisa kembali turun ke bawah Rp16.308.
Baca Juga: Bitcoin Tembus Rp1,729 Miliar atau Kembali Turun ke Rp1,486 Miliar? Ini Kata Analis! (31/1/25)
Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro. Klik Daftar Pintu jika kamu belum memiliki akun atau pilih Pintu Login Web jika sudah memiliki akun.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.