Jakarta, Pintu News – Hyperliquid (HYPE) mengalami penurunan untuk kelima kalinya berturut-turut pada hari Selasa, dengan penurunan sekitar 6% menjadi zona $45–$46 setelah mengalami penolakan tajam di garis tren yang baru saja direbut kembali.
Meskipun momentum jangka pendek menunjukkan tanda-tanda bearish, beberapa indikator on-chain dan struktur pasar masih menunjukkan potensi rebound ke kisaran $55–$60, asalkan pembeli dapat segera menstabilkan harga di atas dukungan kunci.
Posisi futures telah beralih ke mode defensif, dan menurut data dari Coinglass, rasio long-to-short turun menjadi 0,80, yang merupakan titik terendah dalam lebih dari sebulan, menandakan bahwa para trader cenderung bersikap bearish. Indikator momentum seperti RSI harian yang berada di angka 45 dan MACD yang menunjukkan persilangan bearish keduanya mengindikasikan pelemahan kekuatan tren.
Secara teknis, HYPE gagal dalam pengujian kembali garis tren naik yang telah terputus dan terkoreksi hampir 7% dari hari Jumat hingga Senin, dengan grafik menunjukkan dukungan besar berikutnya ada di kisaran $39–$40 jika penjualan terus berlanjut.
Baca Juga: Trading Modal Rp20 Ribu, Emang Bisa? Ini Cara Trading Crypto dengan Modal Murah!

Meskipun terjadi penurunan, aktivitas di pasar spot masih menunjukkan hal yang positif. Hyperliquid berhasil mempertahankan harga di pertengahan $40-an, dan konsolidasi sebelumnya di atas $45–$47 sering kali diikuti oleh gerakan penguatan yang signifikan.
Di balik layar, staking token lebih dari 660.000 HYPE ($30 juta) dan pembelian kembali yang sistematis telah mengurangi suplai yang beredar, menciptakan kondisi yang mendukung ketika permintaan kembali meningkat. Selain itu, pendapatan biaya protokol sekitar $3 juta per hari menunjukkan penggunaan yang stabil meskipun ada persaingan baru dari perp-DEX yang menawarkan insentif.
Titik perdagangan segera berada di kisaran $44–$49. Penutupan harian kembali di atas $49 akan menetralkan penurunan dan membuka peluang menuju $52, kemudian $55–$60 sebagai target momentum. Jika tidak dapat mempertahankan $46–$47, ini dapat memicu pengujian kembali $44, dengan penurunan lebih dalam berisiko mencapai zona permintaan $39–$40 di mana pembeli mungkin akan masuk.
Faktor internal pasar yang perlu diawasi antara lain: jika pembiayaan tetap teratur, likuidasi tetap terkendali, dan pembelian yang dipimpin oleh pasar spot melebihi short yang dilakukan dengan leverage, kemungkinan pemulihan berbentuk V akan meningkat.
Meskipun menghadapi beberapa sesi penurunan, Hyperliquid (HYPE) masih memiliki potensi untuk rebound yang signifikan. Dengan dukungan dari aktivitas staking dan pembelian kembali, serta pertahanan harga di pasar spot, HYPE mungkin akan segera mengalami pemulihan harga. Investor dan pengamat pasar harus terus memantau indikator internal dan eksternal untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
Baca Juga: 5 Meme Coin yang Diprediksi Meledak Setelah Bitcoin Tembus $125.000
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari ini, harga solana hari ini, pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.