Lonjakan Pasokan XRP di 2025: Analis Sebut Bukan Lagi Spekulasi!

Updated
October 24, 2025
Share

Jakarta, Pintu News – Pada sebuah siaran langsung tanggal 22 Oktober 2025, komentator kripto, Zach Rector, mengungkapkan bahwa lonjakan pasokan Ripple (XRP) pada tahun 2025 sudah tidak dapat dihindarkan. Hal ini didukung oleh rencana peluncuran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan inisiatif perusahaan untuk menyimpan aset digital sebagai bagian dari kas mereka. Rector menegaskan bahwa fenomena ini akan mengakibatkan kenaikan harga XRP yang signifikan.

Alasan Potensi Lonjakan Pasokan XRP

Menurut Rector, ketika ETF mulai beroperasi, akan terjadi aliran dana masuk yang signifikan ke XRP. “Ini bukan lagi spekulasi,” ujar Rector. Dengan asumsi konservatif mengenai aliran dana masuk dan menggunakan perhitungan sederhana, Rector memprediksi bahwa harga XRP akan meningkat drastis dan akan terjadi lonjakan pasokan pada tahun ini, kecuali jika penutupan pemerintah AS berlanjut hingga 2026.

Pada November 2024, inflow netto ke XRP hanya mencapai 118 juta, sementara kapitalisasi pasar meningkat sebesar $105 miliar. Hal ini menunjukkan pengganda kapitalisasi pasar sebesar 883 kali dalam periode satu bulan. Rector menambahkan bahwa dinamika ini juga berlaku saat terjadi penjualan besar-besaran, yang menunjukkan bahwa model ini efektif baik dalam kondisi pasar yang bullish maupun bearish.

Baca Juga: 5 Fakta Mengejutkan: Volume Pasar Prediksi Meledak 5 Kali Lipat, Tembus Rp49,9 Triliun!

Proyeksi Masa Depan dengan ETF

Rector mengemukakan bahwa bahkan dengan asumsi yang sangat konservatif, harga XRP bisa mencapai dua digit. Dia merujuk pada perkiraan dari pihak eksternal yang menyebutkan permintaan pada tahun pertama atau bulan pertama antara $4 hingga $8 miliar. Dengan menggunakan pengganda 100 kali sebagai kasus dasar, Rector yakin bahwa ini akan mendorong harga XRP lebih tinggi.

Selain ETF, Rector juga menyoroti adanya pembeli yang menggunakan neraca keuangan untuk membeli aset digital. Salah satunya adalah Evernorth, yang berencana untuk terdaftar di Nasdaq dengan ticker “XRP” melalui sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC) pada awal 2026. Evernorth, bersama dengan investor lain seperti SBI Holdings dan Ripple, berencana menggunakan dana sebesar $200 juta untuk membeli XRP di pasar terbuka.

Resiko Waktu dan Penutupan Pemerintah

Rector menekankan bahwa risiko waktu, terutama terkait dengan penutupan pemerintah AS yang telah berlangsung selama 21 hari, dapat menghambat persetujuan ETF. Namun, dia menegaskan bahwa kecuali pemerintah tetap tutup hingga akhir tahun, lonjakan pasokan XRP pada tahun 2025 sangat mungkin terjadi.

Dia juga memprediksi bahwa akan ada penarikan harga pada hari peluncuran produk spot, meskipun secara keseluruhan dia tetap bullish terhadap aliran dana masuk dalam beberapa minggu dan bulan setelahnya. Saat ini, harga XRP berada pada $2,39.

Kesimpulan

Dengan berbagai faktor yang mendukung, lonjakan pasokan XRP tampaknya akan menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari di tahun 2025. Investor dan pengamat pasar harus memperhatikan dinamika ini untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Baca Juga: 2 Top Crypto yang Lagi Trending Sebelum November 2025: Ramai Dipantau Whale!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari iniharga solana hari inipepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.