NVIDIA vs AMD: Saham Mana yang Lebih Baik?

Updated
November 15, 2025
Share

Jakarta, Pintu News – Dalam lanskap teknologi semikonduktor global, dua nama yang konsisten menjadi pusat perhatian investor adalah NVIDIA (NVDAX) dan AMD. Keduanya bersaing dalam pasar GPU, AI computing, dan data center, namun strategi bisnis dan posisi investor besar seperti Coatue Management menunjukkan perbedaan arah yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Pergerakan Coatue Management: Preferensi ke NVIDIA

Data dari laporan F13 terbaru mengungkap bahwa hedge fund milik Philippe Laffont, Coatue Management, meningkatkan kepemilikannya di saham NVIDIA sebesar 34% dengan membeli 2,9 juta saham tambahan. Total investasinya kini bernilai sekitar $1,8 miliar. Sementara itu, posisi di AMD justru dipangkas sebesar 53%, dengan penjualan 1,7 juta saham dan menyisakan posisi senilai $217 juta.

Langkah ini menunjukkan preferensi yang jelas terhadap prospek jangka panjang NVIDIA dibanding AMD, meskipun keduanya berada di sektor yang sama.

Baca Juga: Market Crash? Ini 5 Crypto yang Diprediksi Meledak Karena Aktivitas Whale di Futures Market

Fundamental NVIDIA dan AMD: Siapa Lebih Unggul?

NVIDIA memimpin pasar GPU global dengan pangsa dominan, terutama dalam AI dan high-performance computing. GPU mereka menjadi tulang punggung banyak sistem AI generatif, cloud server, dan pelatihan model AI skala besar. Kapitalisasi pasarnya telah melampaui $1 triliun, didukung oleh margin laba tinggi dan permintaan yang terus tumbuh dari sektor AI.

Sementara itu, AMD tetap kompetitif dengan arsitektur Zen dan produk-produk EPYC untuk server. Performa harga saham AMD juga impresif dalam beberapa tahun terakhir, namun mereka masih berjuang melawan dominasi teknis dan ekosistem software milik NVIDIA.

Valuasi dan Risiko

Valuasi NVIDIA lebih tinggi, baik dari sisi rasio P/E maupun rasio harga terhadap penjualan, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih agresif. Sebaliknya, AMD menawarkan valuasi yang lebih konservatif, namun juga lebih rentan terhadap tekanan persaingan dan margin.

Keduanya sensitif terhadap siklus permintaan hardware global, volatilitas geopolitik, dan persaingan teknologi, namun ekosistem CUDA milik NVIDIA memberi mereka moat kompetitif yang tidak dimiliki AMD.

Pilih Aplikasi Investasi yang Menyediakan Saham AS

Langkah pertama membeli saham AS adalah memilih platform atau aplikasi investasi yang memungkinkan kamu membeli saham luar negeri, khususnya pasar saham AS (NASDAQ). Salah satu opsi terbaik di Indonesia adalah menggunakan aplikasi yang menyediakan saham berbasis aset digital seperti XStocks di Pintu.

Di aplikasi Pintu, kamu bisa membeli saham NVIDIA dalam bentuk NVDAX, yaitu token saham berbasis aset digital yang mereplikasi harga saham NVIDIA secara real-time. Kelebihannya, kamu bisa beli mulai dari jumlah kecil tanpa harus beli 1 lot (minimal 1 lembar saham full) seperti di bursa saham tradisional.

Mana yang Lebih Baik?

Dari perspektif institusional, arah pergerakan Coatue Management menunjukkan keyakinan yang lebih tinggi terhadap prospek NVIDIA dalam konteks AI dan data center. Namun, bagi investor ritel, keputusan tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, horizon investasi, dan preferensi sektor.

Jika mencari pertumbuhan agresif dari sektor AI, NVIDIA adalah pilihan utama. Namun, jika lebih tertarik pada valuasi lebih rasional dan potensi rebound, AMD tetap relevan.

Bagi investor Indonesia yang ingin mulai berinvestasi di saham-saham seperti NVIDIA , kini tersedia opsi melalui token saham berbasis aset digital di aplikasi investasi seperti Pintu xStocks. Kamu bisa membeli saham NVIDIA (NVDAX) mulai dari nominal kecil tanpa perlu beli satu lot penuh.

Baca Juga: Cara Beli Saham NVIDIA di Indonesia (2025) – Step-by-Step Lengkap

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari iniharga solana hari inipepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8