7 Fakta Penting di Balik Denda Rp72 Triliun Binance & Pemberian Grasi untuk Pendiri CZ

Updated
November 18, 2025
Share

Jakarta, Pintu News – Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), kembali menjadi sorotan setelah mengomentari denda besar yang dikenakan pada platform exchange kripto tersebut usai dirinya menerima grasi dari mantan Presiden Donald Trump. Komentar CZ memicu diskusi publik, terutama di kalangan pengamat industri crypto yang menyoroti keterlibatan hukum, politik, serta potensi dampaknya terhadap Binance dan pasar cryptocurrency secara umum.

1. Binance Didenda Rp72 Triliun oleh Otoritas AS

Berdasarkan data dari Departemen Kehakiman AS, Binance setuju membayar denda sebesar $4,3 miliar atau sekitar Rp72 triliun akibat pelanggaran program anti pencucian uang. Dalam penyelesaiannya, exchange ini diwajibkan membayar $2,5 miliar untuk pengguguran aset serta $1,8 miliar sebagai denda pidana.

Sementara itu, CZ secara pribadi juga dikenai denda sebesar $50 juta atau setara Rp838 miliar sebagai bagian dari kesepakatan hukum. Denda tersebut menandai salah satu penalti terbesar dalam sejarah industri cryptocurrency, yang mencerminkan peningkatan pengawasan pemerintah terhadap ekosistem crypto.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Tetap Optimis, Berencana Beli Lebih Banyak Bitcoin!

2. Changpeng Zhao Menerima Grasi dari Donald Trump

Pada Oktober 2025, Donald Trump memberikan grasi kepada CZ yang sebelumnya dijatuhi hukuman penjara empat bulan karena mengaku bersalah melanggar hukum anti pencucian uang. Menurut laporan Decrypt, grasi ini menghapuskan konsekuensi hukum dari pengakuan bersalah CZ.

Trump menyebut CZ sebagai pengusaha yang “dikorbankan oleh politisasi hukum”, sebuah pernyataan yang kemudian memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk anggota Kongres dari Partai Demokrat. Grasi tersebut menuai sorotan karena dinilai memiliki muatan politis terkait dengan keterlibatan Binance dalam proyek crypto keluarga Trump.

3. CZ Menyebut Refund Denda adalah Isu “Sensitif”

Menanggapi pertanyaan dari komunitas crypto, CZ menyatakan bahwa permintaan pengembalian dana denda sebesar $4,3 miliar adalah isu yang sensitif. Ia menyatakan, “saya rasa belum ada permintaan resmi” untuk pengembalian dana tersebut.

CZ juga menekankan bahwa jika pengembalian itu terjadi, dana tersebut akan diinvestasikan di Amerika Serikat sebagai bentuk apresiasi. Namun, ia menggunakan kata “kami”, padahal secara resmi sudah tidak lagi menjabat posisi eksekutif di Binance.

4. Proyek Crypto Trump Diduga Terhubung dengan Binance

Menurut data dari media internasional, Binance sempat memfasilitasi investasi sebesar $2 miliar dari MGX (Abu Dhabi) yang dilakukan menggunakan stablecoin USD1 milik proyek World Liberty Financial milik keluarga Trump.

Informasi ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai indikasi keterkaitan antara Binance dan jaringan finansial Trump, terutama menjelang keputusan grasi. Beberapa anggota Senat bahkan meminta agar seluruh dokumen terkait transaksi tersebut disimpan sebagai bahan investigasi lebih lanjut.

5. Kritik dari Politisi Demokrat terhadap Keputusan Grasi

Beberapa tokoh Demokrat seperti Maxine Waters dan Elizabeth Warren secara terbuka mengkritik keputusan Trump memberikan grasi kepada CZ. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai “korupsi terang-terangan” dan “pembayaran politik.”

Elizabeth Warren bersama Senator Adam Schiff juga mengajukan resolusi untuk mengecam grasi tersebut, sekaligus mengusulkan larangan bagi anggota legislatif untuk memiliki aset crypto. Isu ini menunjukkan meningkatnya ketegangan antara regulator dan sektor crypto yang terus berkembang.

6. Hukuman CZ Dinilai Terlalu Ringan

Setelah mengaku bersalah, CZ hanya dijatuhi hukuman penjara empat bulan dan menjalani masa tahanan di fasilitas minimum security di California. Berdasarkan catatan pengadilan, pengakuan bersalahnya mencakup kelalaian mengatur arus dana mencurigakan melalui platform Binance.

Pengamat hukum menilai hukuman tersebut terlalu ringan mengingat skala pelanggaran yang terjadi, termasuk penggunaan platform untuk transaksi yang diduga terkait terorisme dan peretasan.

7. Dampak Jangka Panjang Terhadap Binance dan Dunia Crypto

Meskipun Binance masih beroperasi, reputasinya sebagai salah satu crypto exchange teratas dunia mengalami tekanan signifikan. Kasus ini menjadi preseden dalam penegakan hukum terhadap pelaku industri crypto, khususnya terkait transparansi dan kepatuhan regulasi.

Berdasarkan analisis pasar, kepercayaan pengguna menjadi metrik penting yang kini dipantau secara ketat, terlebih dalam konteks hubungan Binance dengan entitas politik dan modal asing.

FAQ

Apa alasan utama Binance dikenakan denda oleh otoritas AS?

Binance dikenai denda karena gagal menerapkan program anti pencucian uang yang efektif, sehingga memungkinkan dana ilegal mengalir melalui platformnya.

Kapan Changpeng Zhao menerima grasi dari Donald Trump?

CZ menerima grasi dari mantan Presiden Donald Trump pada Oktober 2025, setelah menjalani hukuman penjara selama empat bulan.

Bagaimana reaksi politisi terhadap grasi yang diberikan kepada CZ?

Politisi Demokrat mengecam grasi tersebut sebagai tindakan korupsi politik dan menyarankan pembatasan kepemilikan aset crypto bagi pejabat publik.

Apakah CZ masih memiliki peran di Binance?

Tidak. CZ mundur dari posisi eksekutif Binance sebagai bagian dari penyelesaian hukum dengan otoritas AS.

Apa hubungan antara Binance dan proyek crypto Trump?

Binance diketahui menangani investasi besar menggunakan stablecoin milik proyek crypto keluarga Trump, yang menimbulkan dugaan konflik kepentingan.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.