Jakarta, Pintu News – Zcash, mata uang kripto yang fokus pada privasi, mengalami lonjakan lebih dari 12% menjadi mendekati $600 pada hari Minggu setelah OKX mengumumkan akan melisting kembali token tersebut. Kenaikan ini menjadikan Zcash sebagai aset dengan performa terbaik di antara mata uang kripto besar dalam 24 jam terakhir, jauh melampaui Bitcoin yang masih berjuang untuk kembali ke level $90.000.
Pada 23 November, OKX mengumumkan bahwa perdagangan spot untuk pasangan ZEC/USDT akan dilanjutkan pada pukul 12:00 UTC esok hari. Meskipun bursa tersebut tidak memberikan alasan tambahan atas keputusannya, langkah ini menandai perubahan regulasi yang signifikan. Sebelumnya pada tahun 2023, Zcash telah dikeluarkan dari daftar oleh OKX karena risiko kepatuhan.
Keputusan ini tampaknya dipengaruhi oleh dua faktor penting. Pertama, performa Zcash yang kuat dibandingkan dengan Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir. Kedua, adanya pelonggaran regulasi pasca-pemilihan, di mana kepemimpinan baru SEC memberikan keberanian kepada platform untuk mengintegrasikan kembali protokol privasi yang sebelumnya dianggap berisiko.
Baca Juga: Robert Kiyosaki Jual Bitcoin di $90.000: Dari Target $250K ke Bisnis Riil, Ini Alasannya!
Kembalinya Zcash ke bursa telah memicu perdebatan filosofis di Wall Street mengenai masa depan privasi digital. Eric Balchunas, Analis ETF Senior di Bloomberg, memperingatkan bahwa peralihan mendadak ke mata uang kripto privasi bisa memecah narasi kripto yang lebih luas.
Menurutnya, pergeseran ini terjadi saat Bitcoin berusaha mengkonsolidasikan dukungan institusional. Di sisi lain, manajer aset berpendapat bahwa kekurangan fundamental dalam Bitcoin adalah yang mendorong rotasi ke Zcash. Jan van Eck, CEO VanEck, menolak karakterisasi Zcash sebagai “pengganggu”. Ia berpendapat bahwa investor veteran memandang Zcash sebagai pelengkap yang diperlukan untuk Bitcoin, bukan sebagai pesaing.
Menurut Jan van Eck, pasar bear Bitcoin saat ini mencerminkan “realitas on-chain” dari risiko pengawasan. Ia berargumen bahwa permintaan yang meningkat untuk kerahasiaan mendorong modal menuju buku besar terenkripsi Zcash. Ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan yang berkembang untuk privasi dalam transaksi keuangan digital.
Kenaikan permintaan untuk privasi ini juga mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang enkripsi yang dapat dipecahkan oleh teknologi kuantum. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mungkin mulai mencari alternatif yang lebih aman dari Bitcoin dalam hal perlindungan data dan transaksi.
Kembalinya Zcash ke OKX dan lonjakannya yang signifikan menandai momen penting dalam evolusi mata uang kripto. Sementara ini mungkin menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Bitcoin, jelas bahwa ada ruang yang berkembang untuk mata uang yang menawarkan privasi yang lebih besar. Bagaimana pasar akan bereaksi terhadap dinamika ini dalam jangka panjang masih harus dilihat.
Baca Juga: Cardano Diprediksi Keluar dari Top 20 pada 2026, CEO Nansen Sebut ‘Ghost Chain’
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
A1: Zcash adalah mata uang kripto yang fokus pada privasi, memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa mengungkapkan informasi pribadi di blockchain.
A2: OKX relisting Zcash karena performa kuat Zcash dibandingkan dengan Bitcoin dan pelonggaran regulasi pasca-pemilihan yang memungkinkan integrasi kembali protokol privasi.
A3: Zcash telah mengalami kenaikan signifikan, dengan lonjakan lebih dari 12% menjadi hampir $600, sementara Bitcoin masih berjuang untuk kembali ke level $90.000.
A4: Relisting Zcash telah memicu perdebatan tentang masa depan privasi digital dan potensi memecah dukungan untuk Bitcoin sebagai aset cadangan global.
A5: “Realitas on-chain” merujuk pada risiko pengawasan dan kebutuhan privasi yang meningkat dalam transaksi blockchain, yang mendorong investor menuju alternatif seperti Zcash.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.