3 Peristiwa Crypto Penting di Januari 2026: Apa yang Perlu Diwaspadai?

Updated
January 1, 2026

Jakarta, Pintu News – Menjelang penutupan tahun 2025, pasar crypto memasuki Januari 2026 dengan semangat baru dan optimisme yang hati-hati. Per 29 Desember, pasar kripto global mengalami kenaikan sebesar 0,79%, menunjukkan sedikit pemulihan dari kondisi jenuh jual yang terjadi sebelumnya.

Bitcoin (BTC) berhasil bertahan di atas level $87.000, sementara Ethereum (ETH) stabil di atas $2.900. Namun demikian, pasar crypto secara keseluruhan masih menghadapi tekanan. Likuiditas yang rendah dan sentimen yang terpecah memberikan dampak negatif terhadap pergerakan altcoin.

Januari 2026 diperkirakan menjadi pemicu harga yang paling penting, terutama dengan risiko makroekonomi dan keputusan regulasi yang sedang ditunggu. Berikut ini adalah beberapa peristiwa penting terkait kripto di bulan ini yang dapat memengaruhi arah pasar secara signifikan.

Risiko Penutupan Pemerintah Meningkat Jelang Batas Waktu 31 Januari

Kongres AS pergi berlibur saat Natal tanpa membawa anggaran final maupun jadwal pemungutan suara yang jelas. Kurangnya aksi nyata ini membuat pemerintah AS berada di ambang kemungkinan penutupan, hanya beberapa minggu sebelum tenggat waktu 31 Januari.

Baca juga: Harga Saham Nvidia Bisa Capai $300 di Tahun 2026? Ini 2 Katalis Pentingnya!

Meskipun negosiator dari Senat dan DPR telah mencapai kesepakatan soal total anggaran, perdebatan masih berlanjut terkait bagaimana dana tersebut akan didistribusikan. Pihak Demokrat menyatakan kesediaan mereka untuk melanjutkan di bawah batasan anggaran yang baru.

Namun di sisi lain, kaum konservatif fiskal dari Partai Republik bersikeras agar anggaran lembaga tidak dinaikkan dan menolak rancangan undang-undang yang menambah pengeluaran.

Jika tidak tercapai kesepakatan, hal ini dapat mengganggu operasional lembaga-lembaga federal, menunda berbagai layanan, serta menciptakan ketidakpastian di pasar. Situasi ini juga bisa berdampak pada aktivitas regulasi pasar kripto, menjadikannya salah satu isu paling krusial yang perlu dicermati di awal tahun 2026.

Peristiwa Crypto yang Perlu Dicermati: Cadangan Crypto dan RUU CLARITY

DPR AS telah meloloskan Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (dikenal sebagai CLARITY Act), dan kini RUU tersebut menunggu pembahasan lebih lanjut di Senat. Undang-undang ini bertujuan untuk memperjelas definisi aset digital sebagai komoditas, mengecualikan beberapa blockchain mapan dari regulasi SEC, serta menetapkan aturan kepatuhan baru bagi bursa dan broker kripto.

CLARITY Act menjadi salah satu perkembangan penting yang patut diperhatikan, terutama karena menyangkut aset-aset besar seperti Bitcoin, Ethereum, Solana (SOL), dan XRP (XRP)—yang semuanya telah diterima dalam ETF. Jika undang-undang ini disahkan pada Januari, diharapkan akan meningkatkan kepastian regulasi dan menarik lebih banyak modal institusional ke pasar kripto.

Di sisi lain, juga muncul wacana politik mengenai pembentukan cadangan kripto nasional oleh pemerintah AS. Meskipun mantan Presiden Trump mendukung ide tersebut, perpecahan di Kongres masih menghambat realisasinya.

Sumber: Polymarket

Prediksi dari Polymarket memperkirakan kemungkinan AS memiliki cadangan Bitcoin sebelum tahun 2027 hanya sebesar 27%.

Baca juga: Tren Kripto 2026: Fokus pada Penggunaan Sehari-hari, Bukan Hanya Hype!

Taruhan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam pertemuan Federal Reserve pada Januari telah menurun drastis. Menurut CME FedWatch, peluang untuk pemotongan 25 basis poin kini hanya sebesar 13,3% — jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Sementara itu, ada peluang 86% bahwa suku bunga akan tetap dipertahankan.

Perubahan ini terjadi setelah dirilisnya data PDB kuartal ketiga yang melebihi ekspektasi pasar, serta serangkaian pemotongan suku bunga signifikan yang telah dilakukan sepanjang 2025.

Sumber: Polymarket

Pejabat The Fed, seperti Presiden The Fed New York John Williams, juga menyatakan sikap hati-hati dalam menyambut tahun 2026.

Menurunnya harapan akan pemangkasan suku bunga ini bisa memberikan tekanan pada Bitcoin dan aset kripto lainnya, yang sebelumnya cenderung menguat setiap kali ada pelonggaran kebijakan moneter.

Dengan likuiditas yang kembali mengetat, pergerakan suku bunga menjadi salah satu peristiwa kripto penting yang perlu dipantau. Para trader kemungkinan akan menyesuaikan strategi mereka berdasarkan ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga.

Kesimpulan:

Dari potensi penutupan pemerintahan, regulasi kripto yang bersifat historis, hingga keputusan kebijakan The Fed — Januari 2026 dibuka dengan berbagai peristiwa besar. Semua perkembangan ini bisa memicu volatilitas baru atau bahkan membentuk arah pasar kripto ke depan.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). The trading of crypto asset futures contracts is carried out by PT Porto Komoditi Berjangka, a licensed and regulated Futures Broker supervised by BAPPEBTI, and a member of CFX and KKI. Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja and PT Porto Komoditi Berjangka do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8