Jakarta, Pintu News – Standard Chartered mengejutkan pasar crypto dengan proyeksi bullish terhadap Ripple (XRP), yang diperkirakan berpotensi naik hingga 330% pada 2026. Target harga yang disebutkan mencapai US$8, jauh di atas harga saat ini di kisaran US$1,86. Prediksi ini bukan sekadar spekulasi, melainkan didukung oleh sejumlah faktor struktural dan institusional. Berikut lima alasan utama mengapa Standard Chartered optimistis terhadap masa depan XRP.
Prediksi ini disampaikan langsung oleh Geoffrey Kendrick, Kepala Riset Aset Digital Global di Standard Chartered. Ia menyebut XRP sebagai salah satu aset crypto dengan potensi pertumbuhan paling menarik dalam siklus berikutnya.
Target harga US$8 mencerminkan keyakinan bank tersebut terhadap fundamental Ripple yang semakin menguat. Kenaikan ini setara dengan potensi upside sekitar 330% dari level harga saat ini.
Salah satu katalis utama dalam proyeksi ini adalah peluncuran produk ETF Ripple (XRP) di Amerika Serikat. Hingga akhir Desember 2025, ETF tersebut dilaporkan telah menarik arus investasi sekitar US$1,15 miliar.

Kehadiran ETF memudahkan institusi untuk mendapatkan eksposur XRP tanpa harus menghadapi risiko kustodi aset digital secara langsung. Hal ini secara signifikan menurunkan hambatan masuk bagi investor institusional.
Baca juga: Proyeksi Harga XRP 2026: Berpotensi Tembus $8, Menurut Analis Wall Street
Ripple Ledger (XRPL) dinilai memiliki keunggulan teknologi yang kuat dibandingkan sistem pembayaran lintas negara tradisional seperti SWIFT. Transaksi di XRPL dapat diproses dalam hitungan detik dengan biaya yang jauh lebih rendah.
CEO Ripple, Brad Garlinghouse, bahkan memperkirakan XRPL berpotensi menangani hingga 14% volume pembayaran SWIFT dalam lima tahun ke depan. Jika tercapai, permintaan XRP sebagai mata uang jembatan akan meningkat signifikan.
Adopsi institusional XRP juga diperkuat oleh peluncuran futures XRP berbasis harga spot oleh CME Group pada pertengahan Desember. Produk ini memungkinkan institusi berpartisipasi dengan kebutuhan margin yang lebih efisien. Kehadiran futures di bursa derivatif besar seperti CME sering dipandang sebagai legitimasi pasar. Ini memperluas akses dan likuiditas XRP di kalangan investor profesional.
Baca juga: Siapa Penguasa XRP? Rich List Ungkap Tantangan bagi Investor Ritel
Ripple tidak hanya mengandalkan sektor pembayaran, tetapi juga agresif mengembangkan ekosistem tokenisasi dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menilai Ripple dan proyek Midnight bergerak pada skala yang jauh lebih besar dibandingkan tokenisasi keuangan tradisional.
Pembaruan teknologi pada XRPL meningkatkan efisiensi jaringan dan membuka peluang use case baru. Hal ini memperkuat posisi XRP dalam lanskap crypto jangka panjang.
Meski masih ada pandangan bearish dari sebagian analis yang memprediksi XRP bisa kembali turun, Standard Chartered menilai risiko tersebut tertutupi oleh kekuatan fundamental dan adopsi institusional. Kombinasi ETF, teknologi unggul, dukungan derivatif, dan ekspansi tokenisasi menjadi fondasi utama proyeksi bullish ini. Jika skenario tersebut berjalan sesuai rencana, XRP berpotensi memainkan peran yang jauh lebih besar dalam sistem keuangan global pada 2026.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). The trading of crypto asset futures contracts is carried out by PT Porto Komoditi Berjangka, a licensed and regulated Futures Broker supervised by BAPPEBTI, and a member of CFX and KKI. Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja and PT Porto Komoditi Berjangka do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.