Jakarta, Pintu News – Adam Back, yang namanya tercantum dalam white paper Bitcoin (BTC) oleh Satoshi Nakamoto, baru-baru ini menyoroti sebuah grafik cryptocurrency yang sering diabaikan oleh banyak orang. Grafik tersebut adalah overlay dari TradingView yang memplot posisi long Bitfinex BTCUSD terhadap harga Bitcoin (BTC). Grafik ini menunjukkan bagaimana sekelompok pasar tertentu meningkatkan eksposur mereka pada hari-hari ketika harga tampak tidak stabil.
Adam Back memperkenalkan dua garis dalam analisis pasar ini. Garis pertama disebut “garis membosankan” yang merupakan moving average 200 minggu, saat ini berada di sekitar $57.000. Garis kedua, yang disebut “garis yang diabaikan”, adalah overlay longs Bitfinex, sebuah indikator permintaan yang tetap efektif meskipun grafik harian menjadi bising. Grafik ini menunjukkan bagaimana permintaan terus menerus dapat menciptakan persepsi bahwa dasar harga sedang naik, meskipun kondisi pasar yang fluktuatif.
Baca Juga: 7 Fakta BTC Diprediksi Bottom di $37.500 di 2026 — Analisis Pasar Crypto Terbaru

Menurut Back, posisi long margin di Bitfinex meningkat dari 44.000 BTC menjadi sekitar 73.000 BTC dalam waktu tujuh bulan. Ini menunjukkan tingkat akumulasi yang konsisten hampir 1.000 BTC per minggu. Bahkan selama sesi yang lebih lemah, penambahan berkisar antara 300 hingga 450 BTC per hari. Ini menunjukkan aliran pembelian yang terukur saat harga turun, yang mengindikasikan adanya permintaan yang kuat dan berkelanjutan di pasar.
Dalam jangka panjang, grafik yang diperhatikan oleh Back menunjukkan hubungan yang sangat anti-korelasi, terutama selama periode ketika harga mencapai titik terendah di $15.500. Ini menunjukkan bahwa investor di Bitfinex cenderung meningkatkan posisi mereka ketika pasar menunjukkan tanda-tanda penurunan, sebuah strategi yang bisa jadi menguntungkan jika harga Bitcoin (BTC) kembali naik. Grafik ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana sekelompok investor memandang dan bereaksi terhadap volatilitas pasar.
Grafik yang diungkapkan oleh Adam Back memberikan perspektif baru dalam memahami dinamika pasar Bitcoin (BTC). Meskipun sering diabaikan, data ini menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana investor berpengalaman mengelola portofolio mereka dalam menghadapi ketidakpastian pasar. Dengan memahami grafik ini, para pelaku pasar dapat lebih siap dalam mengambil keputusan investasi yang tepat.
Baca Juga: 5 Wawasan Analyst Veteran Menyatakan 2026 Bisa Jadi Puncak Emas & Perak
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). The trading of crypto asset futures contracts is carried out by PT Porto Komoditi Berjangka, a licensed and regulated Futures Broker supervised by BAPPEBTI, and a member of CFX and KKI. Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja and PT Porto Komoditi Berjangka do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.