Harga Bitcoin 2025: Mengulas Akurasi Prediksi Para Nama Besar di Dunia Crypto

Updated
January 5, 2026

Jakarta, Pintu News – Pada tahun 2025, Bitcoin (BTC) mencapai $126K, namun hampir semua prediksi harga dari nama-nama besar di dunia kripto tidak terbukti di akhir tahun. Keberanian prediksi dari tokoh-tokoh terkemuka di industri ini terurai setelah terjadi kejatuhan pasar yang tiba-tiba pada Oktober. Perbedaan antara prediksi dan realitas menunjukkan mengapa Bitcoin (BTC) terus mengalahkan ekspektasi.

Target Harga Bitcoin yang Meleset

Sepanjang tahun, tokoh-tokoh profil tinggi membuat klaim yang agresif. Michael Saylor dari MicroStrategy berulang kali menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) akan melampaui $150.000. Robert Kiyosaki memproyeksikan Bitcoin (BTC) bisa mencapai $200.000, sementara kapitalis ventura Tim Draper tetap pada target lamanya yaitu $250.000.

Tom Lee dari Fundstrat memprediksi $150.000, analis JPMorgan mengambang di angka dekat $165.000, dan Eric Trump secara publik menyatakan Bitcoin (BTC) bisa mencapai $1 juta suatu hari nanti. Dalam sebuah podcast, Matt Hougan dari Bitwise memanggil angka $200.000. Tim riset VanEck memprediksi puncak kuartal pertama sebesar $180.000.

Tidak satu pun dari proyeksi ini bertahan hingga paruh kedua tahun. Pada Oktober, Bitcoin (BTC) anjlok hampir $12.000 dalam beberapa menit, penurunan sekitar 10%. Gerakan ini memicu likuidasi lebih dari $19 miliar dalam 24 jam, sementara hampir $500 miliar dihapus dari total kapitalisasi pasar kripto. Dari puncaknya pada Oktober, Bitcoin (BTC) turun sekitar 30%, membuat sebagian besar target harga akhir tahun menjadi tidak terjangkau secara matematis.

Baca juga: 3 Prediksi dan Tren Pasar Crypto yang Berpotensi Mendominasi Tahun 2026

Oktober: Kecelakaan Pasar yang Mengubah Segalanya

Pada 10 Oktober, Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam yang mengguncang pasar. Penurunan hampir $12.000 dalam hitungan menit ini merupakan penurunan sekitar 10%.

Gerakan ini memicu likuidasi lebih dari $19 miliar dalam 24 jam, sementara hampir $500 miliar dihapus dari total kapitalisasi pasar kripto. Dari puncaknya pada Oktober, Bitcoin (BTC) turun sekitar 30%, membuat sebagian besar target harga akhir tahun menjadi tidak terjangkau secara matematis.

Mengapa Prediksi Bitcoin Selalu Meleset

Komentar pasar selama penurunan menunjukkan masalah berulang: Bitcoin (BTC) lebih banyak diperdagangkan berdasarkan sentimen dan leverage daripada model valuasi tradisional.

Seperti yang dicatat dalam analisis dari Everything Money Plus, prediksi sering kali mencerminkan spekulasi daripada proses yang dapat diulang. Komentar tersebut menekankan bahwa Bitcoin (BTC) berperilaku lebih seperti emas atau mata uang, di mana target harga jangka pendek “tidak berarti banyak,” dan disiplin lebih penting daripada prediksi.

Baca juga: Apa Dampak Tarif Trump Terhadap Pasar Crypto di Awal 2026?

Pelajaran yang Ditinggalkan Tahun 2025

Bitcoin (BTC) tidak gagal berkinerja pada tahun 2025 – ekspektasi yang gagal menyesuaikan. Tahun ini menguatkan kebenaran yang sudah dikenal di pasar kripto: prediksi berani cepat menyebar, tetapi kenyataan bergerak dengan ketentuannya sendiri. Memasuki tahun 2026, para pedagang dan investor mungkin lebih baik dilayani oleh aksi harga dan manajemen risiko, bukan mengejar prediksi.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8