7 Fakta Prediksi Crypto Super Cycle oleh CZ yang Bisa Mengubah Pasar Cryptocurrency

Updated
January 12, 2026

Jakarta, Pintu News – Pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menyatakan bahwa pasar cryptocurrency mungkin sedang memasuki fase crypto super cycle, sebuah periode pertumbuhan struktural jangka panjang yang berbeda dari siklus pasar biasa. Prediksi ini muncul setelah pergeseran signifikan dalam pendekatan regulasi di Amerika Serikat dan peningkatan partisipasi modal institusional, yang bersama-sama mendorong diskusi baru tentang arah pasar aset digital.

1. Apa Itu Crypto Super Cycle Menurut CZ

CZ menggambarkan crypto super cycle sebagai fase di mana adopsi pasar dan partisipasi investor mencapai momentum yang jauh lebih kuat dibanding siklus standar. Definisi ini berbeda dari bull run tradisional karena bukan hanya soal kenaikan harga sementara, tetapi mengenai pergeseran fundamental dalam permintaan dan penerimaan aset digital global. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa periode pertumbuhan ini bisa berlangsung lebih lama dan lebih luas dibanding siklus yang terlihat selama beberapa tahun terakhir.

Gagasan super cycle ini mendapatkan sorotan karena tidak hanya berfokus pada Bitcoin (BTC), tetapi juga pada bagaimana arus modal institusional dapat memperluas pasar crypto secara keseluruhan, termasuk altcoin dan infrastruktur blockchain lainnya.

Baca Juga: Prediksi Harga XRP 2026: Apakah Investasi Ini Masih Menjanjikan?

2. Peran Regulasi AS dalam Mendorong Super Cycle

CZ mengaitkan prediksinya tentang super cycle dengan perubahan tajam dalam kebijakan regulasi di Amerika Serikat yang mulai memfasilitasi industri cryptocurrency. Salah satu momen penting adalah pengesahan Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins (GENIUS) Act, yang memberikan kerangka hukum pertama untuk stablecoin di tingkat federal.

Selain itu, kemajuan legislasi seperti potensialnya CLARITY Act dipandang bisa menyederhanakan regulasi digital asset di bawah SEC dan CFTC secara kolaboratif, sehingga memberi kejelasan hukum yang lebih besar bagi pelaku pasar.

3. Pengaruh Kejelasan Regulasi terhadap Permintaan Institusional

Klarifikasi regulasi ini telah membantu membuka arus modal institusional ke pasar cryptocurrency, terutama melalui produk seperti ETF Bitcoin spot yang telah menarik lebih dari $56 miliar modal baru sejak peluncurannya pada 2024. Kondisi ini menunjukkan minat investor besar untuk berpartisipasi dalam pasar kripto sebagai aset kelas baru.

Arus masuk modal seperti itu dianggap sebagai salah satu pendorong utama di balik potensi super cycle, dengan institusi melihat aset digital bukan hanya sebagai spekulasi, tetapi sebagai bagian strategi investasi jangka panjang.

4. Caution dalam Pernyataan CZ

Meski optimis, CZ juga menekankan bahwa prediksinya bukan jaminan mutlak dan bahwa pasar bisa berkembang secara bertahap. Pernyataan seperti “I could be wrong, but a super cycle is coming” menunjukkan kehati-hatian dan mengakui ketidakpastian inheren di pasar aset digital.

Hal ini memberi konteks bahwa pergeseran menuju super cycle membutuhkan waktu dan bukan berarti kenaikan harga instan terjadi dalam hitungan minggu.

5. Peran Bitcoin di Tengah Super Cycle

Dalam prediksi ini, Bitcoin tetap berada di pusat narasi sebagai aset dominan yang kemungkinan besar akan memimpin fase pertumbuhan super cycle. Keterlibatan lembaga keuangan besar seperti bank yang mengakumulasi Bitcoin dianggap bagian dari pola baru permintaan yang lebih stabil dan berdampak jangka panjang.

Sentimen positif ini juga mencerminkan potensi peran Bitcoin sebagai store of value dan alat penyangga terhadap ketidakpastian ekonomi global, yang berkontribusi pada prospek super cycle.

6. Implikasi Terhadap Pasar Altcoin

Pernyataan CZ tidak hanya berdampak pada Bitcoin, tetapi juga memberi efek ke pasar altcoin di mana meningkatnya kepercayaan pasar dan modal institusional dapat memicu pertumbuhan aset digital lain seperti BNB, Ethereum (ETH), atau projek baru yang dinilai fundamentalnya kuat.

Partisipasi modal institusional yang lebih luas sering dikaitkan dengan diversifikasi portofolio yang mencakup altcoin sebagai komponen tambahan dari pasar crypto yang matang.

7. Kontroversi dan Tantangan Prediksi Super Cycle

Prediksi super cycle CZ juga diiringi diskusi tentang tantangan yang masih ada, terutama dalam hal regulasi, adopsi ritel, dan dinamika pasar global. Faktor-faktor seperti volatilitas, kebijakan moneter, dan sentimen investor tetap menjadi variabel yang mempengaruhi kemungkinan realisasi super cycle.

Diskusi ini menegaskan bahwa sementara prediksi super cycle menarik perhatian, hal itu tidak terlepas dari risiko dan variabel eksternal yang kompleks dalam ekosistem cryptocurrency.

Baca Juga: Prediksi Harga Raydium 2026: Potensi Kenaikan Signifikan di Ekosistem Solana

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari iniharga Solana hari iniPepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8