Jakarta, Pintu News – Harga Pi Network sempat diperdagangkan di kisaran $0,2085 setelah tim pengembang merilis pembaruan besar pertama mereka di tahun 2026, dengan memperkenalkan paket alat pengembang yang dapat memangkas waktu integrasi menjadi kurang dari sepuluh menit.
Namun, peningkatan infrastruktur ini belum berhasil mendorong harga naik, karena para trader lebih fokus pada pembukaan kunci 95 juta token yang dijadwalkan terjadi bulan ini.
Pi Network telah merilis Software Development Kit (SDK) terpadu lengkap dengan API backend yang dirancang untuk mempermudah integrasi pembayaran pada berbagai platform seperti JavaScript, React, Next.js, dan Ruby on Rails.
Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (12/1/26)
Paket alat ini bertujuan mempercepat peralihan dari penambangan lewat ponsel menuju ekosistem berbasis utilitas, di mana PI berfungsi sebagai lapisan penyelesaian transaksi.
Langkah ini menandai kemajuan nyata dalam peta jalan pengembangan mereka, namun pasar belum menunjukkan respons. Harga PI cenderung datar dalam jangka harian, mingguan, hingga bulanan, meskipun ada pencapaian infrastruktur yang signifikan.
Ketidaksesuaian antara kemajuan teknis dan pergerakan harga ini mencerminkan kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai likuiditas, akses ke bursa, dan apakah basis pengguna yang besar benar-benar akan menghasilkan aktivitas ekonomi nyata.
Protokol v23 yang mengintegrasikan Stellar Core v23.0.1 telah diluncurkan untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan transaksi. Saat ini, jaringan telah mendukung lebih dari 15,8 juta pengguna Mainnet Pioneers. Tim juga mengumumkan rencana peluncuran bursa terdesentralisasi (DEX) pada awal 2026, dengan kontrak pintar berbasis Rust yang sudah aktif.
Hampir 95 juta token PI, senilai sekitar $19,88 juta, dijadwalkan akan dirilis pada bulan Januari. Meskipun jumlah ini 22 persen lebih rendah dibandingkan dengan jumlah token yang akan dibuka pada Februari, pasar tetap berhati-hati terhadap kemampuan permintaan untuk menyerap pasokan baru tanpa menimbulkan tekanan penurunan harga.
Lebih dari 2,7 juta token PI telah keluar dari bursa selama minggu pertama Januari, yang merupakan sinyal agak positif karena menunjukkan bahwa para pemegang lebih memilih memindahkan koin ke dompet pribadi daripada menjualnya. Namun, dominasi sosial Pi Network turun menjadi 0,004 persen akibat minimnya sorotan di media kripto dan rendahnya minat dari investor ritel.
Kombinasi antara menurunnya perhatian publik dan meningkatnya pasokan menciptakan kondisi yang sulit bagi apresiasi harga. Tanpa adanya permintaan baru yang datang dari listing di bursa tambahan atau aplikasi ekosistem yang menarik, jadwal pembukaan token justru menjadi hambatan yang tidak bisa diatasi hanya dengan kemajuan pengembangan teknis.

Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu: Reli 30% Disambut Aksi Jual Whale, Tren Naik atau Sekadar Hype?
Harga Pi Network saat ini diperdagangkan di bawah semua rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) utama, menunjukkan struktur bearish yang telah berlangsung sejak Juni. Rangkaian EMA menunjukkan:
Harga berada tepat di bawah EMA 20-hari, yang telah membatasi setiap upaya pantulan sejak Desember. Di atasnya, EMA 50, 100, dan 200 membentuk zona resistensi tebal dari $0,2159 hingga $0,3717. Untuk mengubah tren dari bearish ke netral, pembeli perlu merebut kembali seluruh zona ini.
Support saat ini berada di garis tren naik di sekitar $0,2060, yang berhasil menahan tekanan selama fase konsolidasi terakhir. Bollinger Bands menunjukkan harga bergerak di dekat pita bawah pada $0,1998, sementara pita tengah di $0,2140 bertindak sebagai resistensi langsung.

Pada kerangka waktu 2 jam (10/1), PI terlihat berkonsolidasi sepanjang garis tren naik yang terbentuk sejak akhir Desember. Indikator RSI berada di 46,29, netral namun di bawah titik tengah. MACD juga datar di 0,0001, menunjukkan bahwa tidak ada dominasi dari bull maupun bear.
Harga telah beberapa kali menguji garis tren tanpa menembus ke bawah, menandakan bahwa pembeli masih bertahan. Namun, tanpa katalis yang mampu mendorong PI menembus EMA 20-hari, konsolidasi ini tetap terjebak dalam pola descending channel yang telah membimbing penurunan sejak pertengahan 2025.
Prediksi analis sangat beragam:
PI merebut kembali $0,22 dengan volume yang kuat dan menembus zona EMA, membuka potensi menuju $0,24 – $0,26, terutama jika peluncuran DEX mendorong adopsi.
Kehilangan support garis tren di $0,2060 membuka potensi penurunan ke $0,19, bahkan bisa meluncur ke $0,15 jika pelepasan token Januari membanjiri pasar melebihi permintaan. Selama harga bertahan di atas $0,2060, struktur teknikal masih utuh. Namun jika level ini jebol, risiko koreksi yang lebih dalam akan meningkat.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.