Bitcoin vs Altcoin: Siapa yang akan Menang Saat Breakout Terjadi?

Updated
January 12, 2026

Jakarta, Pintu News – Altcoin secara perlahan menyerap likuiditas sementara Bitcoin (BTC) kesulitan mempertahankan dominasinya. Token-token yang lebih kecil mulai mengambil porsi volume perdagangan yang lebih besar, dan ini bukan sekadar karena dorongan hype semata. Justru, ini menunjukkan adanya aktivitas nyata dari pengguna yang melakukan transaksi dan berkomitmen dalam ekosistem tersebut.

Volume Perdagangan Altcoin Meningkat Tajam hingga 55%

Sejak tahun 2025 hingga awal 2026, telah terjadi pergeseran signifikan dalam kepemimpinan volume perdagangan. Dominasi volume Bitcoin, yang sebelumnya stabil di kisaran 45-50% pada awal 2025, secara bertahap menurun ke level 30-35%.

Baca juga: Prediksi Harga Pi Network: Rilis SDK Developer & Unlock Token $20 Juta, Apa Dampaknya?

Sebaliknya, volume perdagangan altcoin meningkat tajam, menembus angka 55% dan sering kali mencapai kisaran 60-65%. Ini menjadi salah satu periode dominasi altcoin yang paling kuat dan bertahan lama dalam grafik pasar.

Dalam periode yang sama, volume Ethereum mengalami kenaikan yang moderat, bergerak di antara 20% hingga 30%.

Sumber: CryptoQuant

Meskipun Ethereum mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekosistem dan adopsi solusi skala, ia tidak sepenuhnya menarik arus spekulatif yang justru mengalir ke altcoin yang lebih kecil. Di sisi lain, harga Bitcoin sempat naik tajam di awal 2025, namun volume perdagangannya justru tertinggal. Perbedaan ini menunjukkan adanya rotasi keuntungan, bukan akumulasi baru terhadap Bitcoin.

Tingginya selera risiko, peningkatan penggunaan leverage, dan perdagangan yang digerakkan oleh narasi menjadi pendorong utama dominasi altcoin belakangan ini. Namun, agar tren ini terus berlanjut, diperlukan kondisi likuiditas dan sentimen pasar yang tetap kuat.

Guncangan makroekonomi atau lonjakan volatilitas pada Bitcoin bisa dengan cepat membalikkan arah tren ini. Oleh karena itu, investor disarankan untuk memantau dengan cermat pergeseran volume relatif, perbedaan antara harga dan volume BTC, serta kekuatan partisipasi ETH.

Wawasan dari Data On-Chain

Melalui analisis data on-chain, terlihat adanya kesenjangan yang jelas antara pertumbuhan jumlah dompet dan penggunaan sebenarnya. Kesenjangan ini memiliki dampak penting terhadap volume transaksi.

Jumlah alamat Ethereum (ETH) meningkat secara konsisten, dari sekitar 300 juta menjadi 370 juta. Pertumbuhan ini berjalan mulus tanpa lonjakan tajam, yang menunjukkan adanya adopsi secara organik, bukan karena hype sesaat.

Namun, Ethereum tampak tertinggal dalam hal jumlah alamat aktif harian. Akibatnya, banyak dompet yang tidak aktif, yang membatasi volume transaksi dalam jangka pendek.

Sumber: Token Terminal

Sebaliknya, BNB Chain menunjukkan tingkat penggunaan yang lebih kuat. Jumlah alamatnya melampaui 730 juta. Lebih penting lagi, pengguna aktif harian mencapai sekitar 4,4 juta. Karena pengguna sering bertransaksi, volume pun tetap tinggi — dan ini berkontribusi pada penurunan biaya transaksi yang terlihat dalam siklus ini.

Sementara itu, Tron (TRON), Near (NEAR), dan Solana (SOL) juga menunjukkan pola aktivitas yang cukup stabil. Tidak terjadi lonjakan besar atau penurunan tajam. Aktivitas mereka bertahan dari waktu ke waktu, sehingga volume transaksi tetap konsisten.

Singkatnya, aktivitas yang berkelanjutan menghasilkan volume yang berkelanjutan. Transaksi rutin memperdalam likuiditas dan meningkatkan perputaran aset. Aktivitas seperti ini mencerminkan komitmen, bukan sekadar spekulasi. FOMO menciptakan dompet, tetapi penggunaan nyata menciptakan volume.

Baca juga: 3 Best Performing Crypto Today, 12 Januari 2026

Tinjauan Teknis

Perlu dicatat bahwa dominasi pasar saat ini sedang terjepit dalam pola falling wedge yang sempit di grafik. Meskipun tekanan dari penjual terus mendorong terbentuknya lower highs, pembeli tetap bertahan di sepanjang garis support yang terus menyempit.

Ketegangan mulai membangun. Dengan volatilitas yang menurun, pergerakan harga yang terjadi kemungkinan akan tajam. Terlebih lagi karena energi pasar sedang terkonsolidasi — dan secara historis, dominasi Bitcoin cenderung mengalami pergerakan kuat setelah keluar dari pola seperti ini.

Jika terjadi pergerakan yang tegas menembus resistensi wedge, maka sentimen pasar bisa berubah drastis dan mempercepat rotasi aset. Modal yang selama ini “menepi” bisa mulai mengejar aset dengan beta tinggi, mendorong ekspansi parabolik pada pangsa pasar token di luar 10 besar — dari posisi saat ini di 7,09% menuju level target 16,24%.

Namun, selama belum ada breakout, fase kompresi masih mendominasi. Meski begitu, setiap pantulan kecil justru menambah tekanan, yang mengindikasikan bahwa breakout besar kemungkinan sudah semakin dekat — dan bila terjadi, dampaknya akan eksplosif.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8