Jakarta, Pintu News – Pada tahun 2025, dolar AS mengalami penurunan nilai yang signifikan, dipicu oleh kebijakan tarif Trump yang kontroversial. Namun, prediksi untuk tahun 2026 menunjukkan bahwa mata uang ini akan menghadapi lebih banyak turbulensi sebelum akhirnya menemukan momentum untuk pemulihan.
Dolar AS diperkirakan akan mengalami penurunan lebih lanjut pada tahun 2026. Analis menyatakan bahwa kombinasi dari pengembangan makroekonomi besar-besaran dan pengeluaran berkelanjutan Trump pada One Big Beautiful Bill akan memperburuk kondisi dolar. Indeks DXY, yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang mata uang lain, diperkirakan akan turun hingga mencapai 94.
Pada saat yang sama, volatilitas yang tinggi akan terus mewarnai pergerakan mata uang ini. Para strategis telah mengamati pembentukan pola V pada grafik nilai tukar, menandakan penurunan tajam yang diikuti oleh pemulihan cepat.
Baca Juga: Prediksi Harga XRP 2026: Apakah Investasi Ini Masih Menjanjikan?
Meskipun menghadapi tantangan berat di paruh pertama tahun, ada harapan bahwa dolar AS akan membalikkan keadaannya di pertengahan 2026. Para ahli menambahkan bahwa kebijakan pemerintah baru yang akan diterapkan di paruh kedua tahun, termasuk tarif perdagangan yang mendukung inflasi, dapat membantu memperkuat posisi dolar.
Jane Foley dari Rabobank, dalam laporannya kepada Reuters, menyatakan bahwa meskipun dolar mungkin terus mengalami penurunan, ia tidak akan jatuh secara drastis. Pergerakan harga diperkirakan akan berlangsung dalam kisaran yang fluktuatif namun terkendali.
Penurunan nilai dolar AS tidak hanya berdampak pada pasar valuta asing, tetapi juga memiliki implikasi yang lebih luas bagi ekonomi global. Mata uang yang lebih lemah dapat mempengaruhi impor dan ekspor, serta nilai tukar global yang berhubungan dengan dolar. Selain itu, kebijakan ekonomi AS yang berubah-ubah dapat mempengaruhi investasi asing langsung dan kepercayaan investor. Ini menunjukkan pentingnya stabilitas mata uang dalam konteks ekonomi global yang saling terkait.
Dengan melihat ke depan, para pelaku pasar dan pembuat kebijakan harus mempersiapkan diri untuk dinamika yang berubah dan tidak terduga. Meskipun tantangan yang ada, langkah-langkah kebijakan yang tepat dan responsif dapat membantu meminimalkan dampak negatif dan memanfaatkan potensi pemulihan dolar AS.
Baca Juga: Prediksi Harga Raydium 2026: Potensi Kenaikan Signifikan di Ekosistem Solana
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.