Jakarta, Pintu News – Pasar crypto mengalami kenaikan yang semakin kuat setelah data inflasi AS menunjukkan angka yang stabil. Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Desember naik 2,7% dibanding tahun sebelumnya, sesuai dengan ekspektasi dan masih menunjukkan tren penurunan.
Hal ini mengurangi tekanan terhadap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat dan meningkatkan sentimen risiko di berbagai pasar. Beberapa investor besar (whale) di dunia kripto pun mulai bergerak.
Namun, pergerakan para whale ini masih tergolong hati-hati, bukan euforia. Alih-alih ikut mengejar kenaikan harga, para pemegang besar justru terlihat menambah eksposur terhadap tiga token dengan tetap memperhatikan level teknikal penting. Ini menandakan bahwa mereka sedang bersiap, bukan mengambil risiko secara gegabah.
Dogecoin (DOGE) mulai kembali menarik perhatian para whale seiring dengan naiknya pasar kripto. Pada 14 Januari, DOGE naik sekitar 5,9%, memperpanjang kenaikan selama 30 hari menjadi sekitar 7,6%. Kenaikan ini memang tidak terlalu besar, tetapi terjadi pada titik teknikal yang penting.
Baca juga: ETF Dogecoin dari 21Shares Siap Meluncur, Apakah Harga DOGE akan Melonjak?
Data on-chain menunjukkan bahwa para whale kripto yang memegang antara 10 juta hingga 100 juta DOGE telah menambah kepemilikannya selama pergerakan ini. Dalam satu hari terakhir, kelompok ini meningkatkan akumulasi mereka dari 17,60 miliar DOGE menjadi 17,76 miliar DOGE—penambahan sebesar 160 juta DOGE atau sekitar $23,5 juta.

Pergerakan ini bisa dijelaskan melalui grafik. Dalam time frame harian, Dogecoin baru saja berhasil kembali berada di atas garis exponential moving average (EMA) 20-hari dan 50-hari. EMA memberikan bobot lebih pada harga terbaru dan sering digunakan untuk mendeteksi perubahan tren lebih awal.
Setup ini penting karena terakhir kali DOGE berhasil menembus EMA 20-hari dan kemudian EMA 50-hari secara berurutan terjadi pada awal Juli. Saat itu, harga DOGE mengalami reli sekitar 73%, dan juga terjadi crossover bullish—di mana EMA 20-hari melintasi EMA 50-hari dari bawah ke atas.
Saat ini, EMA 20-hari sedang mendekati EMA 50-hari, yang bisa membuka peluang crossover bullish berikutnya.
Level harga pertama yang kemungkinan diperhatikan para whale adalah $0,154, sekitar 4,6% di atas harga saat ini. Jika DOGE berhasil menembus level ini dengan kuat, maka EMA 100-hari dan 200-hari akan menjadi titik resistensi selanjutnya.

Menembus level-level tersebut akan mengindikasikan perubahan tren yang lebih signifikan, bukan hanya pantulan sementara, dan bahkan bisa membantu DOGE mencapai kembali level $0,209.
Namun, jika DOGE gagal mempertahankan posisi di atas garis EMA 20-hari dan 50-hari, maka sinyal bullish akan melemah, dan harga DOGE bisa saja turun hingga ke level $0,115.
Chainlink (LINK) mencatat arus masuk dari para whale untuk hari kedua berturut-turut. Meskipun sempat terjadi sedikit penurunan kepemilikan antara 12 dan 13 Januari, reli pasar kripto memicu minat baru terhadap LINK.
Pada 14 Januari, harga LINK naik hampir 6% dan saat ini sedang menguji zona resistensi teknikal penting setelah mengalami penurunan harga yang terkendali.
Data on-chain menunjukkan bahwa para whale telah kembali secara diam-diam. Dalam satu hari terakhir, kepemilikan whale meningkat dari 503,20 juta LINK menjadi 503,42 juta LINK — penambahan sekitar 220.000 LINK atau senilai sekitar $3,1 juta dengan harga saat ini.

Meski jumlah ini lebih kecil dibanding saat akumulasi agresif saat harga turun, namun waktunya cukup signifikan.
Grafik membantu menjelaskan mengapa para whale mulai membangun posisi saat ini. Awal bulan ini, LINK mengalami koreksi setelah muncul sinyal peringatan momentum. Antara 9 Desember hingga 6 Januari, harga membentuk lower high sementara indikator Relative Strength Index (RSI) membentuk higher high.
RSI mengukur kekuatan tren dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Ketidaksesuaian ini menandakan melemahnya momentum dan memicu penurunan harga.
Namun, koreksi tersebut kini terlihat sebagai pergerakan konstruktif, bukan bearish. Selama penurunan ini, pergerakan harga membentuk pola cup and handle, dan sekarang LINK sedang menekan area “neckline” dari pola tersebut.
Untuk mengonfirmasi pola ini, LINK perlu mencetak penutupan harian di atas $14,10, dan dilanjutkan dengan kekuatan menembus $15,04. Jika itu terjadi, proyeksi dari pola ini mengarah ke target sekitar $17,62 — naik sekitar 25% dari level harga saat ini.
Baca juga: 36 Altcoin yang Layak Dipertimbangan di Kuartal Pertama 2026, Menurut Grayscale

Potensi kenaikan inilah yang kemungkinan mendorong para whale kembali masuk, meskipun harga sudah sempat naik.
Sebaliknya, jika LINK turun di bawah $12,97, kekuatan pola ini akan melemah. Dan jika harga menembus di bawah $11,73, maka pola ini akan dianggap gagal sepenuhnya.
Uniswap (UNI) mulai menunjukkan adanya akumulasi hati-hati dari para whale kripto seiring harga mendekati level teknikal yang penting. Pada 14 Januari, UNI naik sekitar 5,5%, namun perilaku para whale menunjukkan bahwa ini masih merupakan langkah yang terukur, bukan aksi beli yang agresif.
Sejak 13 Januari, para whale menambah kepemilikan mereka dari 549,37 juta menjadi 549,57 juta UNI—penambahan sebesar 200.000 UNI atau sekitar $1,1 juta pada harga saat ini.

Grafik menunjukkan alasan di balik kehati-hatian ini. Saat ini, harga UNI berada tepat di bawah garis rata-rata eksponensial 20-hari (20-day EMA). Secara historis, saat UNI berhasil merebut kembali posisi di atas EMA 20-hari, pergerakannya cukup signifikan:

Para whale tampaknya mulai membangun posisi lebih awal, namun masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Penutupan harian di atas garis EMA 20-hari, diikuti dengan pergerakan ke arah EMA 50-hari, akan memperkuat sinyal bullish.
Jika itu terjadi, level resistance penting berikutnya berada di $5,98 lalu $6,57, dan bisa saja mencapai $8,13 jika kondisi pasar tetap mendukung.
Namun, jika UNI gagal merebut kembali EMA 20-hari, risiko penurunan tetap ada. Jika harga turun di bawah $5,28, kekuatan pola teknikal ini akan melemah, dan level $4,74 bisa menjadi target penurunan jangka pendek.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.